Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Akulturasi Agama Budaya Dan Islam

Akulturasi Agama Budaya Dan Islam

Ratings: (0)|Views: 22 |Likes:
Published by M Firman Agniansyah

More info:

Published by: M Firman Agniansyah on Jul 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2012

pdf

text

original

 
Oleh KH. Drs. Shiddiq Amien, MBADalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah Saw pernah mengingatkan bahwa perjalanan sejarah Islam tidak tetap dalam satu keadaan tapi berubah dan bersifatfluktuatif (pasang surut) dalam sabdanya, “Innal islaama bada`a ghariiban wa saya’udughariiban kama bada`a.”Islam pertama kali dibawa oleh Nabi Muhammad Saw di tengah masyarakat kafir Quraisy, mereka merasa asing dan aneh. Islam mengajak untuk bertauhid (mengesakanAllah) sementara mereka terbiasa menyembah berhala dengan jumlah yang banyak.Islam menuntun untuk beraklakul karimah (mulia) sementara mereka telah terbiasadengan ahlak madzmumah (tercela) bergelimang dosa. Sabda Nabi, Islam akan kembalidianggap aneh seperti pertama kali datang kepada kafir Quraisy. “Fatuuba lighuraba`i,” beruntunglah orang-orang yang dianggap aneh. yang dimaksud aneh disini bukanlahmereka yang membuat hal-hal yang aneh-aneh apalagi nyeleneh! Waktu itu juga parasahabat bertanya, “Man hum ya Rasulallah?” siapakah orang yang dianggap aneh ituwahai Rasul? Beliau menjawab, “Alladziina yushlihuuuna ‘inda fasaadinnaas.” Merekaadalah orang-orang yang tetap istiqomah (konsisten) melaksanakan kebaikan sesuaidengan ajaran Alquran dan assunah disaat orang-orang lain sudah berbuat kerusakan.Islam sampai ke Indonesia tidaklah straight on (langsung) dibawa oleh para sahabat darimadinah ke Indonesia. Sebagaimana kita baca di dalam sejarah, Islam sampai keIndonesia setelah melewati pusat-pusat agama budaya yang merupakan agama buatandan hasil olah pikir manusia, sebalik dari agama wahyu yang berdasar kepada wahyuilahi. Pusat-pusat agama budaya yang dilewati para pembawa ajaran Islam sebelumsampai ke Indonesia adalah Persia (Iran), India (anak benua asia), dan China.Terjadi proses akulturasi antara pembawa ajaran Islam dengan masyarakat di pusat- pusat agama budaya tersebut. Terjadi proses “Iltibas bainal haq wal bathil,” percampuradukan antara nilai-nilai yang datang dari Islam dengan nilai-nilai batil yang bersumber dari ajaran-ajaran agama di pusat agama budaya tersebut.Dari Persia ada agama Zarathustra (Zoroaster) dengan kitab suci Parasutra, pengaruhnya sampai saat ini masih melekat dari kisah Zaratusta yang ada dikitabtersebut jika kita bandingkan dengan Manakib Syeikh Abdul Qodir Zailani. Hanya
 
 pelaku utamanya saja yang berbeda. Ceritanya tetap sama aneh-aneh.Demikian pula dari agama Sumeria Akkadia (thn 4000 sM), Tuhan tertingginya disebut Nebuila mempunyai anak laki-laki bergelar Bil dan anak perempuan bergelar Biltu(bahasa Arab; Bin dan Bintu). Anak laki-laki Nebuila bernama Bil Samek berwujudkepalanya manusia sedangkan tubuhnya ikan (kuda laut). Anak perempuan bernamaBiltu Firish berkepala perempuan cantik bertubuh kuda. Karena keduanya merupakan“dewa” maka sayap menjadi pelengkap agar mereka bisa terbang. Jika kita bandingkangambaran tersebut dengan gambaran “Buroq” pembawa Nabi isra mi’raj yang seringkita lihat di kalender-kalender kepercayaan dahulu mirip sekali; tubuhnya kudawajahnya perempuan cantik dan bersayap. Demikian itu pengaruh agama SumeriaAkkadia.Ketika masuk ke India disana terdapat banyak macam-macam agama. Diantaranya yang berpengaruh hingga detik ini pengaruh dari agama Upanisad yaitu Yoga; mengatur nafas dengan membaca puji-pujian, yang dibaca “Aham Brahmasmi berarti “Akuseorang brahma.”. Ketika membaca “Aham” nafas ditarik dan kepala menengok kekanan, membaca “Brahmasmi” nafas dilepas kepala menengok ke kiri. Mempengaruhiagama Islam kalimat Aham Brahmasmi diganti dengan tahlil “Laa Ilaaha Illallahsedangkan gerakan menengok ke kanan-kirinya tetap sama.Dari China ada sebuah agama tertua di dunia, Hiyang. Ada yang disebut dengan HiyangFirasat; dewa yang suka memberi firasat dengan menunggang berbagai binatang; Jikamenunggang kupu-kupu maka Hiyang tersebut memberi isyarat akan ada tamu. Jikamenunggangi burung peniang (cungcuing) memberi firasat ada orang mati. Jikamenunggangi burung hantu lantas berbunyi memberi firasat ada orang mati. Dsbnya.Ada yang disebut Hiyang Poh-Yan (Dewa hujan) konon berbentuk ular naga jumlahnyaada empat untuk mengatur hujan di keempat penjuru angin. Ular naga itu tinggal tigakarena yang melanggar amanah Hiyang Ambu dan Hiyang Bapa dewa tertinggisehingga hujan menjadi tidak merata. Ketika dewa tertinggi membuat istana, HiyangPoh-Yan yang berbentuk ular menangis karena tidak bisa membantu. Air matanya jatuhmengkristal seperti mutiara. Gundukan airmata tersebut diuntai oleh istrinya diberinama Aksamala yang berarti untaian biji airmata. Itulah konon menurut ajaran agamaHiyang menjadi alat untuk menghitung puji-pujian. Mempengaruhi agama kristendikalungkan dengan liontin Salib namanya berubah menjadi Rosario. Mempengaruhi
 
agama Islam digunakan untuk menghitung bacaan subhanallah diberi nama tasbe berasal dari kata tasbih terkena gejala bahasa apoko (pembuangan ponem diakhir seperti; bapak menjadi bapa, nenek menjadi nene) demikian tasbih menjadi tasbe. Namaaslinya Aksamala yang berasal dari agama Hiyang.Ada pula yang disebut Hiyang Kunyang (Dewa kucing) dengan kepercayaan jika kitamembunuh kucing akan dibalas oleh Hiyang Kunyang. Di kalangan sopir kepercayaantersebut masih kuat. Mereka lebih menghargai nyawa kucing daripada manusia. Bahkan pada masyarakat dahulu ketika musim kemarau melanda mereka memandikan kucingagar hujan turun.Dongeng Kuntilanak pun pengaruh dari agama Hiyang yang asalnya bernamaPuntianak. Kepercayaannya jika ada perempuan melahirkan dan meninggal duniaarwahnya tidak diterima diakhirat berpunggung bolong jika dimasukkan paku akankembali lagi menjadi manusia. Itu semua bersumber dari kepercayaan agama Hiyangyang sampai hari ini masih banyak dipercaya.Upacara tiga dan tujuh bulan ketika wanita hamil termasuk ibadah dalam agamaHiyang. Wanita hamil memasuki bulan ketujuh harus mandi tujuh kali di tujuh sumur,mengganti pakaian tujuh kali, membuat manisan rujak tujuh macam, mandi kembangtujuh rupa terus dijual kepada anak-anak dengan uang pecahan genting.Ketika seseorang meninggal dunia dalam agama Hiyang ada upacara tiga hari, 7 hari,40 hari, 100 hari sampai 1000 hari. Sampai detik ini masih banyak dilakukan oleh kaummuslimin. Kalangan awam muslim menganggap itu semua bersumber dari ajaran Islamkarena oleh kalangan pemuka agama dibumbui dengan membaca ayat quran dan do’a-do’a sehingga nampak seperti dari ajaran Islam. Dalam agama Hiyang air bekasmemandikan orang yang meninggal digunakan untuk mencuci muka keluarga kononuntuk menghapus bayangan orang yang meninggal. Kemudian dipakaikan pakaian bekas pernikahan bahkan jika dia orang berada dalam mulutnya dimasukan mutiara,tujuannya supaya lancar menjawab pertanyaan Hiyang Akhirat. Bahkan umat Islamyang berangkat Haji terpengaruh dengan mencari sobekan qiswah ka’bah (baju ka’bah)tujuannya sama ketika meninggal dimasukkan ke mulut supaya lancar menjawab pertanyaan malaikat Munkar-Nakir.Hal-hal tersebut di atas sekedar ilustrasi saja bagaimana ajaran Islam masuk keIndonesia melewati pusat-pusat agama budaya dan terjadi akulturasi pencampuradukan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->