Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume Malaria (199)

Resume Malaria (199)

Ratings: (0)|Views: 102 |Likes:
Published by alfredrtg

More info:

Published by: alfredrtg on Jul 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2012

pdf

text

original

 
RESUME
 Black Water Fever - Malaria
Skenario D :
Seorang ibu 26 tahun hamil 3 bulan, datang ke Puskesmas dengan keluhan demam, suhu37,5
o
C dan buang air kecil berwarna hitam seperti kopi. Dari anamnesis diketahui bahwa ibutersebut bertempat tinggal di Manokwari sejak 10 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik :keadaan umum tampak sakit sedang, konjungtiva agak pucat. Pemeriksaan laboratorium : Hb9,3g/dl, leukosit 7000/µl, pada pemeriksaan darah tepi didapat eritrosit yang mengandung trofozoit.
Uraian :
Penyakit malaria telah diketahui sejak zaman Yunani. Gejala klinis penyakit malaria khasdan mudah dikenal, karena demam yang naik turun dan teratur disertai mengigil. Saat itu,malaria diduga disebabkan oleh hukuman dewa karena pada waktu itu ada wabah di sekitar kota Roma. Penyakit ini banyak ditemukan di daerah rawa yang mengeluarkan bau busuk kesekitarnya, sehingga disebut “malaria” (mal area = udara buruk =
bad air 
).Pada abad ke-19, Laveran menemukan gametosit berbentuk pisang dalam darah seorang penderita malaria. Kemudian Ross (1897), menemukan bahwa malaria ditularkan oleh nyamuk yang banyak terdapat di sekitar rawa.Malaria adalah penyakit infeksi parasit yang disebabkan oleh plasmodium yangmenyerang sel darah merah (eritrosit) dan ditandai dengan ditemukannya bentuk aseksual didala darah. Infeksi malaria memberikan gejala berupa demam, menggigil, anemia, dansplenomegali, dan dapat berlangsung akut maupun kronis. Infeksi malaria dapat berlangsungtanpa komplikasi ataupun mengalami komplikasi sistemik yang dikenal sebagai malaria berat.
A.
 
Etiologi
Penyebab infeksi malaria adalah plasmodium, yang selain menginfeksi manusia jugamenginfeksi binatang seperti golongan burung, reptil, dan mammalia. Termasuk genus plasmodium dari famili plasmodidae. Plasmodium ini pada manusia menginfeksi eritrosit (seldarah merah) dan mengalami pembiakan aseksual di jaringan hati dan di eritrosit. Pembiakan
1
 
seksual terjadi pada tubuh nyamuk yaitu anopheles betina. Secara keseluruhan ada lebih dari100 plasmodium yang menginfeksi binatang (82 pada jenis burung dan reptil dan 22 pada binatang primata).Plasmodium malaria yang sering dijumpai ialah
 Plasmodium vivax
yang menyebabkanmalaria tertiana (Benign Malaria) dan
 Plasmodium falciparum
yang menyebabkan malariatropika (Malignan Malaria).
 Plasmodium ovale
pernah dijumpai di Irian Jaya, pulau Timor, dan pulau Owi (utara Irian Jaya).
B.Epidemiologi
Infeksi parasit malaria pada manusia mulai bila nyamuk anopheles betina menggigitmanusia dan nyamuk akan melepaskan sporozoit ke dalam pembuluh darah di mana sebagian besar dalam waktu 45 menit akan menuju ke hati dan sebagian kecil sisanya akan mati di darah.Di dalm sel parenkim hati mulailah perkembangan aseksual (
intrahepatic schizogony atau pre-erythrocytes schizogony
). Perkembangan ini memerlukan waktu 5,5 hari untuk Plasmodiumfalciparum dan 15 hari untuk 
 Plasmodium malariae
. Setelah sel parenkim hati terinfeksi,terbentuk sizont hati yang apabila pecah akan mengeluarkan banyak merozoit ke sirkulasidarah. Pada
 P.vivax
dan
 P.ovale
, sebagian parasit di dalam sel hati membentuk hipnozoit yangdapat bertahan sampai bertahun-tahun, dan bentuk ini yang akan menyebabkan terjadinyarelaps pada malaria.Setelah berada dalam sirkulasi darah, merozoit akan menyerang eritrosit dan masuk melalui reseptor permukaan eritrosit. Eritrosit yang berparasit menjadi lebih elastik dan dinding berubah lonjong, pada
 P. falcifarum
dinding eritrosit membentuk tonjolan yang disebut knobyang nantinya penting dalam proses
cytoaherence
dan
rosetting 
. Setelah 36 jam, invasi kedalam eritrosit, parasit berubah menjadi sizont, dan bila sizont pecah akan mengeluarkan 6-36merozoit dan siap menginfeksi eritrosit yang lain. Siklus aseksual ini pada
 P. falcifarum, P.vivax,
dan
 P.ovale
adalah 48 jam dan pada
 P.malariae
adalah 72 jam.Di dalam darah, sebagian parasit akan membentuk gamet jantan dan betina, dan bilanyamuk menghisap darah manusia yang sakit akan terjadi siklus seksual dalam tubuh nyamuk.Setelah terjadi perkawinan akan terbentu
 zygote
dan menjadi lebih bergerak menjadi
ookinet 
yang menembus dinding perut nyamuk dan akhirnya menjadi bentuk oocyst yang akan menjadi
2
 
matang dan mengeluarkan sporozoit yang akan bermigrasi ke kelenjar ludah nyamuk dan siapmenginfeksi manusia.Tingginya side positive rate (SPR) menentukan endemisitas suatu daerah dan pola klinis penyakit malaria akan berbeda. Secara tradisi, endemisitas daerah dibagi menjadi :
Hipoendemik 
: bila
 parasit rate
atau
 spleen rate
0-10%
Mesoendemik 
: bila
 parasit rate
atau
 spleen rate
10-50%
Hiperendemik 
: bila
 parasit rate
atau
 spleen rate
50-75%
Holoendemik 
: bila
 parasit rate
atau
 spleen rate
> 75%
C.Patofisiologi dan Gejala Klinis
Patogenesis malaria yang banyak diteliti adalah patogenesa malaria yang disebabkan oleh
 P.falcifarum
. Patogenesis malaria
 falsifarum
dipengaruhi oleh faktor parasit dan faktor pejamu(
host 
). Yang termasuk dalam faktor parasit adalah intensitas transmisi, densitas parasit, danvirulensi parasit. Sedangkan yang masuk dalam faktor pejamu adalh tingkat endemisitas daerahtempat tinggal, genetik, usia, status nutrisi, dan status imunologi. Parasit dalam eritrosit (EP)secara garis besar mengalami dua stadium, yaitu stadium cincin pada 24 jam I dan stadiummatur pada 24 jam ke II. Permukaan EP stadium cincin akan menampilkan antigen RESA(
 Ring-erythrocyte surgace antigen
) yang menghilang setelah parasit masuk stadium matur.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->