Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah 2 hakikat manusia

makalah 2 hakikat manusia

Ratings: (0)|Views: 62 |Likes:
Published by Kirigaya Kazuto

More info:

Published by: Kirigaya Kazuto on Jul 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

 
STUDI ISLAM TENTANGMANUSIA
A.HAKIKAT KEJADIAN DAN TUGAS MANUSIA
Allah SWT,telah meciptakan manusia untuk mengolah bumi dan memanfaatkanyasebanyak mungkin,untuk kebahagiaan manusia itu sendiri.manusia terdiri dari duaunsur,yaitu jasmani dan rohani.manusia di karuniai akal untuk  berpikir,mengerti,memahami,sehingga sanggup membedakan antara yang benar dan yangsalah.manusia di berikan tanggung jawab dan kewajiban yang paling utama yaitumenyembah dan mengabdikan diri hanya kepada allah SWT.Sebagai mana firman allah yang artinya "Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia itumelainkan supaya mereka menyembah-ku"(Q.S.Adz-Dzariyat:56) .
Hakikat manusia dalam islam
Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna, berbagai ayat dalam al-Qur’anmenjelaskan tentang kesempurnaan penciptaan manusia, kesempurnaan penciptaan manusia itukemudian semakin “disempurnakan” oleh Allah dengan mengangkat manusia sebagai khalifahdi muka bumi yang mengatur alam dan ekosistem ilahiyah yang rahmatan lil alamin,menaburkan potensi keselarasan, kemanfaatan, musyawarah dan kasih sayang ke penjuru alamserta memberdayakan seluruh ciptaanNya agar bermakna.Menurut Islam, manusia adalah makhluk ciptaan Allah; ia tidaklah muncul dengan sendirinyaatau berada oleh dirinya sendiri. Al-Quran surat al-’Alaq ayat 2 menjelaskan bahwa manusiaitu diciptakan Tuhan dari segumpal darah; Al-Quran surat al-Thariq ayat 5 menjelaskan bahwamanusia dijadikan oleh Allah; Al-Quran surat al-Rahman ayat 3 menjelaskan bahwa Al-Rahman (Allah) itulah yang menciptakan manusia. Masih banyak sekali ayat Al-Quran yangmenjelaskan bahwa yang menjadikan manusia adalah Tuhan. Jadi, manusia adalah makhluk ciptaan Allah.
 
8 Definisi Manusia Menurut al- Toumy al- Syaibani
1.Manusia sebagai makhluk Allah yang paling mulia di muka bumi.2.Manusia sebagai khalifah di muka bumi.3.insan makhluk sosial yang berbahasa.4.insan mempunyai tiga dimensi yaitu: badan, akal dan ruh5.insan dengan seluruh perwatakannya dan ciri pertumbuhannya adalah hasil pencapaian2 faktor, yaitu faktor warisan dan lingkungan6.manusia mempunyai motivasi, kecenderungan dan kebutuhan awal baik yang diwarisimauun yang diperoleh dalam proses sosialisasi.7.manusia mempunyai perbedaan sifat antara yang satu dengan yang lainnya.8.insan mempunyai sifat luwes, lentur, bisa dibentuk , bisa diubah.
 Makhluq
(yang diciptakan)
 
Manusia secara umum diciptakan oleh Allah untuk beribadah sebagai konsekuensi darikesempurnaan yang diperolehnya. [QS Adz Dzaariyaat:56] Khilafah Allah mengetahui siapasebenarya manusia, sehingga Allah tetap menjadikan manusia sebagai khalifah di bumiwalaupun malaikat tidak setuju. [QS Al Baqarah:30].
 Mukarram
(yang dimuliakan)
 
Sebagai makhluk yang dimuliakan Allah Swt. manusia diberikan keistimewaan. Bentuk fisik yang bagus dengan tata letak yang tepat menjadikan dirinya berbeda dengan makhluk lainnya.Letak kepalanya, hidungnya, alisnya, mulutnya dan beberapa organ lainnya yang sesuai dengan posisi dan porsinya. Dengan tampilan seperti itu manusia kelihatan cantik dan ganteng.Sehingga manusia tidak pernah malu pada hewan atau tetumbuhan lantaran tampilan fisiknya.Keistimewaan bentuk fisik yang dimiliki manusia merupakan karunia Allah Swt. yangmembuatnya tidak pernah merasa minder bila berada di kebun binatang sekalipun binatangyang terdapat di dalamnya adalah binatang-binatang pilihan.
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”
(QS. AtTiin: 4)Dengan tampilan fisik dan bentuk yang bagus manusia juga diberikan keistimewaan lainnya.Yakni ditundukkannya alam semesta untuk kehidupannya. Manusia bisa mengarungi samuderayang luas. Mengelilingi dunia, menikmati panorama indahnya alam raya. Diberikan kepadanya
 
tumbuh-tumbuhan baik yang dapat dikonsumsinya ataupun untuk dipandangnya. Jugadijinakkan hewan-hewan kepadanya sehingga ada yang dapat dimakan, ditunggangi atau untuk membantu kehidupan umat manusia. Semua anugerah itu merupakan bentuk pemuliaan AllahSwt. kepada manusia. Agar karunia tersebut dapat dipergunakan bagi kehidupannya dalammengabdi dan beribadah kepada-Nya. Namun jika kenikmatan itu tidak dipergunakansebagaimana aturan-Nya maka Allah Swt. akan memandang hina dan rendah manusia itu.Mereka disamakan derajatnya dengan hewan bahkan lebih dari itu.
 Na’udzubillahi min dzalik.
 Mukallaf 
(yang mendapatkan beban)
Dengan kelebihan dan karunia yang diberikan kepada mereka, manusia dibeban tugaskan untuk  beribadah dan mengatur serta merawat jagat raya yang menjadi sarana hidupnya dengan sebaik- baiknya. Agar mereka menyadari bahwa karunia itu tidak datang dengan sendirinya melainkania adalah pemberian Tuhan sehingga mereka seharusnya berterima kasih pada-Nya dengansenantiasa beribadah.
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”
(QS.Ad Dzariyat: 56)Begitu pula manusia harus menyadari bahwa sarana hidupnya telah tersebar di penjuru bumiagar mereka menggalinya, memanfaatkannya dan merawatnya untuk kehidupannya. Pada posisi peran ini manusia menjadi pemimpin di alam semesta ini (khalifah) yang menjalankanajaran Allah Swt. dan merealisasikannya dengan benar. Bukan malah melakukan kerusakan dimuka bumi, dengan menghancurkan alam raya, merusak ekosistem hidup atau membiarkannya punah dan musnah. Agar manusia dapat menjaga kelestarian hidupnya dan jagat raya sebagaisarana hidupnya.
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya aku hendak menjadikan Khalifah dimuka bumi”……….
(QS. Al Baqarah: 30).
Mukhayyar (yang bebas mamilih)
Manusia diberi kebebasan memilih untuk beriman atau kafir pada Allah. [QS Al kahfi :29]
Majziy (yang mendapat balasan)
Dalam menjalankan beban tugasnya manusia pun mendapatkan balasan atas amalannya.Mereka yang menunaikan tugasnya dengan baik manusia berhak meraih anugerah keridhaan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->