Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Anak Semua Bangsa Pramoedya Ananta Toer

Anak Semua Bangsa Pramoedya Ananta Toer

Ratings: (0)|Views: 468|Likes:

More info:

Published by: Little Rain Rezhard Pratama on Jul 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/09/2013

pdf

text

original

 
 
"Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan:dijahati atau menjahati. (
 Mama, 4
)
 
 
"Nama berganti seribu kali dalam sehari, makna tetap. (
 Mama, 20
)
 
 
"Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanyapada Tuhan juga orang berseru? (
Panji Darman/Jan Dapperste, 33
)
 
 
"Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harusbikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, denganbahasa yang mereka tahu. (
 Jean Marais, 55
)
 
 
"Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutandengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran? (
 Jean Marais, 59
)
 
 
"Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. kan kau sendiri pernah berceritapadaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannyaingin mengesani dunia dengan kehebatannya
 — 
kehebatan dalam kekosongan. Eropatidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya.Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu danpengetahuannya. (
 Mama, 77 
)
 
 
"Benih yang tidak sempurna akan punah sebelum berbuah. (
 Mama, 79
)
 
 
"Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat.Di mana pun ada malaikat dan iblis. Di mana pun ada iblis bermuka malaikat, danmalaikat bermuka iblis. Dan satu yang tetap, Nak, abadi : yang kolonial, dia selaluiblis. (
 Mama, 83
)
 
 
"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis.Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.(
 Mama, 84
)
 
 
"Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, danmanusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuanmodern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. (
Khouw Ah Soe,90
)
 
 
"Pernah kudengar orang kampung bilang: sebesar-besar ampun adalah yang dimintaseorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya. (
 Robert Suurhorf, 98 
)
 
 
"Inilah jaman modern, Minke, yang tidak baru dianggap kolot, orang tani, orang desa.Orang menjadi begitu mudah terlena, bahwa di balik segala seruan, anjuran, kegilaantentang yang baru menganga kekuatan gaib yang tak kenyang-kenyang akan mangsa.Kekuatan gaib itu adalah deretan protozoa, angka-angka, yang bernama modal.(
 Miriam de La Croix, 107 
)
 
 
"Apa akan bisa ditulis dalam Melayu? Bahasa miskin seperti itu? Belang bontengdengan kata-kata semua bangsa di seluruh dunia? Hanya untuk menyatakan kalimatsederhana bahwa diri bukan hewan. (
 Minke, 114
)
 
 
"Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri.(
Kommer, 119
)
 
 
"Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian. (
Kommer,121
)
 
 
"Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannyasaja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit.(
Kommer, 199
)
 
 
"Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan. (
Kommer, 199
)
 
 
"Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisadilawan oleh manusia. (
Kommer, 204
)
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->