Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FISIOLOGI KEHAMILAN

FISIOLOGI KEHAMILAN

Ratings: (0)|Views: 111 |Likes:
Published by adam_abdurochim

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: adam_abdurochim on Jul 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Ilmu keperawatan merupakan salah satu displin ilmu dalam lingkup ilmukesehatan. Spesifikasi dalam Keperawatan salah satunya adalah tetang keperawatanmaternitas, keperawatan maternitas ini membahas tentang ruang lingkupkeperawatan pada wanita dengan berbagai tingkat umur, diantarnya, pada remaja,wanita usia subur, pasangan usia subur, ibu hamil, wanita menopause, dankeluarganya, salah satunya tentang ibu hamil.Maka dari itu diperlukan materi pengajaran yang dasar tentang maternitas yaitutentang fisiologi kehamilan dan bagaimana tumbuh kembang janin didalam rahim.Pada umumnya semua wanita dengan kehamilan pasti akan terjadi perubahanfisiologis pada tubuhnya, keseluruhan system dalam tubuh akan terjadi perusesadaptasi unuk mengkompensasi terhadap kebutuhan tubuhnya karena dalamtubuhnya terdapat janin yang memerlukan kebutuhannya untuk tumbuh kembangselam masa 3 trimster.Fisiologi kehamilan adalah suatu perubahan normal yang terjadi pada tubuhwanita dalam keadaan hamil, dimulai dari terjadinya pembuahan untuk beradaptasiterhadap kebutuhan baik ibu maupun janin dalam rahimnya. Seluruh system dalamtubuh berperan penting dalam proses kehamilan, seperi dikatakan bahwa makhluk hidup adalah makhluk holistic. Dan makhluk homeostatic. Yakni seluruh systemdalam tubuh salingg berkaitan dan tidak berdiri sendiri serta tubuh berusaha untuk memenuhi kebutuhannya untuk keseimbangan dalam tubuhnya.
B.Tujuan Peulisan
a.Memahami tentang bagaimana perubuhan fisiologi kehamilan b.Memahami tentang bagaimana proses tumbuh kembang janin didalam rahim1
 
BAB IIPEMBAHASAN
A.FISIOLOGI KEHAMILANPelepasan telur (ovum) hanya terjadi satu kali setiap bulan, sekitar hari ke-14 pada siklus menstruasi normal 28 hari. Siklus menstruasi bervariasi pada setiap orang. Bila pada masa subur terjadi hubungan seks, maka spermaakan ditampung diliang senggama bagian dalam. Setiap mililiter spermamengandung sekitar 35-40 juta spermatozoa, sehingga setiap hubungan seksterdapat sekitar 110-120 juta spermatozoa. Setiap spermatozoa membawakromosom pembawa tanda 22 buah kromosom seks Y untuk laki-laki dankromosom seks X untuk perempuan. Pada telur (ovum) yang dilepaskanmembawa 22 pasang pembawa tanda dan kromosom seks X. Pertemuanspermatozoa Y dengan telur X menjadi zigot laki-laki, sedangkan bilaspermatozoa X bertemu dengan telur X maka terbentuk zigot perempuan.Pertemuan terlaksana setelah telur lepas sekitar 12 jam dan spermatozoamelalui proses kapasitasi disebut fertilisasi, pembuahan ”konsepsi” atauimpregnancy.Untuk tiap kehamilan harus ada spermatozoon, ovum, pembuahanovum (konsepsi), dan nidasi hasil konsepsi. Tiap spermatozoon terdiri daritiga bagian yaitu kaput atau kepala yang berbentuk lonjong agak gepeng danmengandung bahan nukleus, ekor, dan bagian yang silindrik menghubungkankepala dengan ekor. Dengan getaran ekotnya spermatozoon dapat bergerak cepat. Jutaan spermatozoon dikeluarkan di forniks vagina dan disekitar porsio pada waktu koitus. Hanya beberapa ratus ribu spermatozoon dapatmeneruskan kekavum uteri dan tuba, dan hanya beberapa ratus yang dapatsampai kebagian ampulla tuba dimana spermatozoon dapat memasuki ovumyang telah siap dibuahi. Hanya satu spermatozoon yang mempunyai2
 
kemampuan (kapasitasi) untuk membuahi. Pada spermatozoon itu ditemukan peningkatan konsentrasi DNA di nukleusnya, dan kaputnya lebih mudahmenembus oleh karena diduga dapat melepaskan hialuronidase.Ovum yang dilepas oleh ovarium disapu oleh mikrofilamen-mikrofilamen fimbria infundibulum kearah ostium tuba abdominale, dandisalurkan terus kearah medial. Ovum dilingkari oleh zona pellusida. Hanyasatu spermatozoon yang telah mengalami proses kapasitasi dapat melintasizona pellusida masuk ke vitellus. Sesudah itu zona pellusida segeramengalami perubahan dan mempunyai sifat tidak dapat dilintasi lagi olehspermatozoon lain. Masuknya spermatozoon kedalam vitellusmembangkitkan nukleus ovum yang masih dalam metafase untuk  pembelahan-pembelahannya. Sesudah anafase kemudian timbul telofase , dan benda kutub (polar body) kedua menuju keruang perivitellina. Ovumsekarang hanya mempunyai pronukleus yang haploid dan pronukleusspermatozoon telah mengandung juga jumlah kromosom yang haploid. Kedua pronukleus dekat mendekati dan bersatu membentuk zigot yang terdiri atas bahan genetik dari wanita dan pria. Pada manusia terdapat 46 kromosom,ialah 44 kromosom otosom dan 2 kromosom kelamin yang pada seorang priasatu X dan satu Y. Setelah pembelahan kematangan maka ovum matangmempunyai 22 kromosom otosom serta 1 kromosom X, dan suatuspermatozoon 22 kromosom otosom serta 1 kromosom X atau 22 kromosomotosom serta 1 kromosom Y . Zigot sebagai hasil pembuahan yang memiliki44 kromosom otosom serta 2 kromosom X akan tumbuh sebagai seorang janin wanita, sedangkan 44 kromosom otosom serta 1 kromosom X dan 1kromosom Y akan tumbuh sebagai seorang janin pria.Dalam beberapa jam setelah pembuahan terjadi, mulailah pembelahanzigot. Hal ini dapat berlangsung olek karena sitoplasma ovum mengandung banyak zat asam amino dan enzim. Segera setelah pembelahan ini terjadimaka pembelahan-pembelahan selanjutnya akan berjalan dengan lancar, dan3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->