P. 1
Diktat Kuliah s2 Analisis Real

Diktat Kuliah s2 Analisis Real

Ratings: (0)|Views: 1,292 |Likes:
Published by Onny Khaeroni
Diktat Kuliah Analisis Real S2 Matematika Terapan IPB
Diktat Kuliah Analisis Real S2 Matematika Terapan IPB

More info:

Published by: Onny Khaeroni on Jul 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2013

pdf

text

original

 
AAnnaalliissiiss
 
RReeaall
 
Khaeroni,
 
S.Si
 
onny_11_49@yahoo.com
 
Lisensi 
 
Dokumen:
 
Copyleft 
 
on
 
khaeroni.net 
 
Seluruh
 
dokumen
 
di 
 
khaeroni.net 
 
dapat 
 
digunakan,
 
dimodifikasi 
 
dan
 
disebarkan
 
secara
 
bebas
 
untuk 
 
tujuan
 
bukan
 
komersial 
 
(nonprofit)
 
atau
 
akademis
 
(kenaikan
 
 pangkat,
 
sertifikasi,
 
dan
 
sebagainya).
 
Dibolehkan
 
melakukan
 
 penulisan
 
ulang,
 
dengan
 
tanpa
 
mendapatkan
 
ijin
 
terlebih
 
dahulu
 
dari 
 
khaeroni.net.
 
Karena
 
sifatnya
 
bukan
 
referensi,
 
maka
 
diperkenankan
 
 juga
 
untuk 
 
tidak 
 
menyertakan
 
link 
 
dari 
 
dokumen
 
ini.
 
Tentang
 
Dokumen:
 
Dokumen
 
ini 
 
dibuat 
 
untuk 
 
kepentingan
 
 pribadi 
 
dan
 
golongan,
 
sehingga
 
segala
 
kesalahan
 
dan
 
‘ketersesatan’ 
 
yang
 
diakibatkan
 
oleh
 
 penggunaan
 
dokumen
 
ini,
 
 penulis
 
tidak 
 
bertanggung
 
 jawab.
 
Ketersediaannya
 
di 
 
internet 
 
bukan
 
berarti 
 
ditujukan
 
untuk 
 
 penggunaan
 
umum,
 
ketersediaan
 
tersebut 
 
dimaksudkan
 
sebagai 
 
dokumentasi 
 
on
line
 
yang
 
dimiliki 
 
 penulis
 
dan
 
diperbolehkan
 
dimiliki 
 
oleh
 
siapa
 
saja.
 
Tulisan
 
ini 
 
merupakan
 
salinan
 
ulang
 
dari 
 
catatan
 
 perkuliahan
 
 Analisis
 
Real 
 
di 
 
Institut 
 
Pertanian
 
Bogor 
 
Sekolah
 
Pascasarjana
 
Program
 
Magister 
 
Sains
 
Mayor 
 
Matematika
 
Terapan
 
yang
 
diampu
 
oleh
 
Bapak 
 
Dr.
 
 Jaharuddin,
 
MS
 
dan
 
Ibu
 
Berlian
 
(Bu
 
 Anggi)
 
Outline:
 
1.
 
Teori 
 
Himpunan
 
2.
 
Sistem
 
Bilangan
 
Real 
 
3.
 
Ukuran
 
Lebesgue
 
4.
 
Integral 
 
Lebesgue
 
5.
 
Turunan
 
dan
 
Integral 
 
6.
 
Ruang
 
Banach
 
Referensi:
 
1.
 
H.L.
 
Royden,
 
1988,
 
Real 
 
 Analysis,
 
Mc.
 
Milan
 
Pub,
 
New 
 
York 
 
2.
 
Bartle,
 
R.G.,
 
&
 
D.R.
 
Sherbert,
 
2000,
 
Introduction
 
to
 
Real 
 
 Analysis,
 
 John
 
Wiley,
 
New 
 
York 
 
3.
 
Goldberg,
 
Richard 
 
R.,
 
1976,
 
Methods
 
of 
 
Real 
 
 Analysis,
 
 John
 
Wiley,
 
New 
 
York 
 
Thank’s
 
To:
 
 Allah
 
swt 
 
atas
 
hidayah
Nya
 
dan
 
nikmat 
 
waktu
 
luang,
 
Nabi 
 
Muhammad 
 
saw 
 
atas
 
bimbingan
 
beliau
 
mengenalkan
 
kita
 
kepada
 
rabb
 
kita.
 
Bapak 
 
Dr.
 
 Jaharuddin,
 
MS
 
dan
 
Ibu
 
 Anggi.
 
Rekan
rekan
 
senasib
 
dan
 
sependeritaan
 
menghadapi 
 
 Analisis
 
Real 
 
dan
 
 Aljabar 
 
Linear.
 
My 
 
Tiny 
 
Web
 
Site,
 
My 
 
Wonderfull 
 
laptop
 
yang
 
sangat 
 
setia.
 
Serta
 
 Al 
Hafidz
 
Munsyari 
 
Rasyid 
 
yang
 
senantiasa
 
menemani 
 
telinga
 
ini 
 
dengan
 
lantunan
 
ayat 
ayat 
Nya
 
yang
 
menggugah
 
semangat.
 
Dan
 
tak 
 
lupa,
 
Istri 
ku
 
tercinta
 
dan
 
kusayangi 
 
atas
 
dukungannya.
 
Bagi setiap lisan yang telah terkunci, bahkan sampai kepada hatinya…Maka izinkan dan biarkanlah selembar  pengaduan ini menjadi kata maaf yang sangat tulus…Namun, jika ia terlambat, maka biarkanlah lembaran ini hanya menjadi baris yang memperindah keranjang sampah. Gunakanlah, jika ia berkenan memaafkan…dan buanglah, jika memang tidak berkenan…
 
Bab 1
 Teori Himpunan
1.1.
 
Pendahuluan
Salah satu dari sekian banyak alat-alat yang penting dalam matematika modern adalah mengenaiteori himpunan. Dalam tulisan ini, jika dituliskan himpunan
 X 
, maka yang dimaksud adalah himpunanbilangan real. Bagian pertama, dijelaskan beberapa simbol-simbol dari teori himpunan yang akan sangatberguna nantinya.
Definisi :
Himpunan didefinisikan sebagai kumpulan objek-objek. Objek dari suatu himpunan disebut anggota/elemen dari himpunan tersebut.
Definisi :
 Jika x anggota himpunan X, ditulis x 
 X. Jika x bukan anggota himpunan X, ditulis x 
 X 
Himpunan
 X 
secara lengkap ditentukan berdasarkan anggota-anggotanya.
Definisi :
 Jika dua himpunan X dan Y memiliki sifat x 
 X jika dan hanya jika x 
Y untuk semua x, maka  X = Y 
 
Definisi :
 X disebut himpunan bagian dari Y, ditulis X 
Y, jika dan hanya jika untuk setiap x 
 X 
Dari sini, jelas bahwa setiap himpunan
 X 
merupakan himpunan bagian dari
 X 
.
Definisi :
Dua himpunan X dan Y dikatakan sama, yaitu X = Y, jika dan hanya jika X 
Y dan Y 
 X 
Karena himpunan ditentukan oleh elemen-elemennya, salah satu cara yang sering dilakukanuntuk mendefisikan sebuah himpunan adalah dengan menyatakan keanggotaannya (elemen),sebagaimana didefinisikan berikut ini:
Definisi :
 Jika A adalah himpunan dengan anggota-angggota-nya x 
 X yang memiliki sifat P maka A dapat ditulis: 
=
{|()}
 AxXP
Sehingga
dan ()
xAxXP
. Karena
 X 
sudah dijelaskan sebelumnya, maka terkadang pendefinisian
 A
bisa ditulis:
 A
= {
:
 )}Himpunan yang tidak mempunyai anggota dinamakan dengan himpunan kosong, dandilambangkan dengan
Ø
.
 Teorema 1.1 :
Himpunan kosong merupakan himpunan bagian dari setiap himpunan.
 
Bab 1 Teori Himpunan Compiled by : Khaeroni, S.Si
 
2
Bukti :Diketahui
Ø
himpunan kosong. Misalkan
 X 
adalah sebarang himpunan. Akan dibuktikan bahwa
Ø
 
 
 X 
, yaitu:
 
Ø
 X 
Pernyataan di atas merupakan pernyataan implikasi dengan antesedennya bernilai salah, karena
Ø
tidak mempunyai anggota. Berdasarkan tabel kebenaran untuk pernyataan implikasi,pernyataan implikasi di atas selalu bernilai benar. Jadi, terbukti bahwa
Ø
 
 
 X.
  Jika
,
 y 
, dan
adalah elemen-elemen
 X 
, didefinisikan himpunan-himpunan sebagai berikut:Himpunan {
} yaitu himpunan yang anggotanya hanya
 Himpunan {
,
 y 
} yaitu himpunan yang anggota-anggotanya hanya
dan
 y 
 Himpunan {
,
 y 
,
} yaitu himpunan yang anggota-anggotanya hanya
,
 y 
, dan
 dan sebagainya.Himpunan {
} disebut dengan unit set atau singleton atas
. Satu hal yang sebaiknya hati-hatiantara
dan {
}. Sebagai contoh, kita mempunyai
 
{
} tetapi tidak benar
 
 
.Dalam {
,
 y 
} tidak diberlakuan urutan antara
atau
 y 
, yaitu {
,
 y 
} = {
 y 
,
}. Begitu juga dengan{
,
 y 
,
} = {
,
,
 y 
} = {
 y 
,
,
} = {
 y 
,
,
} dan sebagainya. Karena alasan inilah kita menyebut {
,
 y 
}sebagai pasangan tak terurut (unordered pair). Sementara itu, kita menuliskan <
,
 y 
> sebagai pasanganberurut (ordered pair). Dalam pasangan berurutan <
,
 y 
>,
merupakan elemen pertama dan
 y 
elemenkedua.
Definisi :
<x, y> = <a, b> jika dan hanya jika x = a dan y = b 
Dari definisi di atas, disimpulkan bahwa :
 
 
 y 
 
<
,
 y 
>
<
 y 
,
>.Misalkan
 X 
dan
adalah dua himpunan. Didefinisikan Perkalian Kartesian atau PerkalianLangsung (Cartesian, or Direct Product),
 X 
 
×
 
sebagai berikut:
Definisi :
 X 
 
×
 
Y = {<x, y> | x 
X dan y 
} Jika
 X 
bilangan real, maka
 X 
 
×
 
 X 
merupakan himpunan pasangan berurutan-pasanganberurutan atas bilangan real dan ekuivalen dengan himpunan titik-titik pada bidang. Terkadang, kitasering menulis
 X 
2
untuk 
 X 
 
×
 
 X 
,
 X 
3
untuk 
 X 
 
×
 
 X 
 
×
 
 X 
, dan sebagainya.
Latihan :
 Tunjukkan bahwa {
|
 
 
} =
Ø
 Bukti :Misal
 A
= {
|
 
 
}. Akan dibuktikan bahwa
 A
=
Ø
. Andaikan
 A
 
 
Ø
, maka ada
 
 
 A
. Karena
 
 
 A
maka
 
 
. Timbul kontradiksi. Jadi,pengandaian salah, yang benar
 A
=
Ø
.
 
1.2.
 
Fungsi
Misalkan
 X 
dan
adalah dua himpunan. Fungsi
 f 
dari (atau pada)
 X 
ke (atau kepada)
 diartikan sebagai aturan yang mengaitkan setiap
di
 X 
dengan tepat satu anggota
 y 
di
sehingga
 y 
=
 f 
 ).Grafik fungsi
 f 
, ditulis
G
, adalah kumpulan pasangan dalam bentuk <
,
 f 
 )> di dalam
 X 
 
×
 
. Jadi,
G
 
 
 X 
 
×
 
disebut grafik dari sebuah fungsi
 f 
pada
 X 
jika dan hanya jika untuk setiap
 
 
 X 
 terdapat dengan tunggal pasangan dalam
G
yang elemen pertamanya adalah
atau ditulis:

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
Adesuryani Hamur liked this
1 hundred reads
Aziz liked this
Suzie Aja Deh liked this
Suzie Aja Deh liked this
Afif Yudiyanto liked this
As Med liked this
Reziana Zie liked this
Tuppy Ceriaa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->