Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perbandingan Hukum Pidana Benny Sumardiana, S.H.,M.H

Perbandingan Hukum Pidana Benny Sumardiana, S.H.,M.H

Ratings: (0)|Views: 252 |Likes:
Published by Benny Sumardiana

More info:

Published by: Benny Sumardiana on Jul 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2013

pdf

text

original

 
PERBANDINGAN HUKUM PIDANA
Oleh : Benny Sumardiana, S.H., M.H.
1
Soal 1.
1.Pasal 54 (1) KUHP Bulgaria:The court shall determine punishments within the limits provided by law for the crimecommited, guided by the provisions of the general part of this Code and taking infoconsideration the following: the degree of social danger of the act and the perpetrator, themotives for perpetration of the crime, and other attenuating aggravating circumstances.a. Jelaskan materi yang diatur dalam pasal-pasal di bawah ini (sarinya saja). b. Bandingkan ketentuan tersebut dengan KUHP Indonesia yang berlaku saat ini.
Jawab:
a)Artinya Pengadilan menetapkan pidana dalam batas-batas yang dilakukan, dengan berpedoman pada aturan-aturan dalam bagian umum KUHP ini dan denganmempertimbangkan hal-hal sebagai berikut : tingkat bahaya sosial dari perbuatandan pelaku, motif dilakukannya kejahatan dan keadaan-keadaan lainnya yangmeringankan atau memperberat. b)Ketentuan Pasal 54 (1) KUHP Bulgaria tersebut, bila dibandingkan dengan KUHPIndonesia (WvS) juga berlaku sama, dengan berdasarkan Pasal 1 (1) KUHPIndonesia yang berbunyi: Tiada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali ataskekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada, sebelum perbuatan dilakukan (Asas Legalitas).
Soal 2.
Pasal 54 Paragraf 1 KUHP Polandia:If the offense is threatened only by penalty of deprivation of liberty, the lower limit of sanctionis not higher than 3 month and the penalty imposed would not exceed 6 month deprivation of liberty, the cuort recognizing that the sentencing to such a penalty would not serve a purpose,may adjudge the penalty of limitation of liberty or a fine.a. Jelaskan materi yang diatur dalam pasal-pasal di bawah ini (sarinya saja). b. Bandingkan ketentuan tersebut dengan KUHP Indonesia yang berlaku saat ini.
Jawab:
Apabila tindak pidana hanya diancam dengan pidana perampasan kemerdekaan yangminimalnya tidak lebih dari tiga bulan dan pidana yang dijatuhkan tidak akan lebih dari enam bulan, dan pengadilan mengakui/menyadari bahwa pemidanaan serupa itu tidak akanmenunjang tercapainya tujuan, pengadilan boleh menjatuhkan pidana pembatasan kemerdekaanatau pidana denda.a).Dari makna pasal 54 paragraf 1 KUHP Polandia tersebut di atas mengandung materi tentangPerumusan Ancaman Pidana Secara Tunggal dan secara Alternatif. Menurut ketentuan diatas walaupun suatu tindak pidana hanya diancam dengan pidana perampasan kemerdekaan(kalau di Indonesia pidana penjara), namun hakim boleh menjatuhkan pidana pembatasankemerdekaan (“limitation of liberty”: dapat juga disebut “pidana penjara terbatas”), atau pidana denda. Ketentuan pada ayat 1 di atas, tidak akan diterapkan terhadap pelanggar yang
1
Tugas saat kuliah di Magister Ilmu Hukum Universitas Diponegoro 2010
 
melakukan tindak pidana sengaja ringan, yang sebelumnya pernah dijatuhi pidana perampasan kemerdekaan untuk tindak pidana sengaja. Namun kebijaksanaan hakim yg demikian, harus memenuhi syarat-syarat sbb:-Tindak pidana yang bersangkutan hanya diancam dengan pidana penjara;
-
Ancaman pidana penjara untuk tindak pidana yg bersangkutan minimalnya tidak lebih dari 3 bulan;
-
Pidana penjara yang akan dijatuhkan tidak lebih dari 6 bulan;
-
Pidana penjara yang akan dijatuhkan itu dipandang tidak akan menunjang tercapainyatujuan;
-
Terdakwa belum pernah dijatuhi pidana penjara untuk tindak pidana sengaja. b). Sedangkan KUHP Indonesia menganut perumusan Ancaman Pidana secara Tunggal dansecara Alternatif, hanya saja KUHP Indonesia merumuskan dengan mengancamkan pidana berat lebih dahulu, baru kemudian yang lebih ringan sebagai perumusan pidana alternatif (pidana bersyarat).
Soal 3.
Article 132-27 KUHP Perancis:Where compelling medical, family, professional or social reasons are established, the courtmay decide that a custodial sentence of a year or less imposed for a misdemeanour is served ininstalments over a period not exceeding three years. None of those instalments may be shorter than two days.a. Jelaskan materi yang diatur dalam pasal-pasal di bawah ini (sarinya saja). b. Bandingkan ketentuan tersebut dengan KUHP Indonesia yang berlaku saat ini.
Jawab:
a)Bilamana ditetapkan adanya pemaksaan medis, pemaksaan keluarga, karena alasan profesioanal atau alasan sosial, pengadilan dapat memutuskan bahwa pidana kustodialdari 1 tahun atau kurang, dilakukan untuk kejahatan ringan dikenakan dengan tahapandalam jangka waktu tidak melebihi 3 tahun, tidak ada tahapan bagi mereka yangmungkin lebih banyak dari dua hari. b)Sedangkan di Indonesia, Pidana penjara merupakan jenis sanksi yang paling banyak ditetapkan dalam perundang-undangan pidana selama ini.
Soal 4.
 Article104. National Environment Protection Act of Bhutan 2007.When the Bhutan Penal Code does not expressly provide penalties for criminal offences thendepending on the magnitude of the offence and the intention of the offender, a criminal penaltyof inprisonment ranging from one month to one year my be applied in addition to cost of theenvironmental damages.a. Jelaskan materi yang diatur dalam pasal-pasal di bawah ini (sarinya saja). b. Bandingkan ketentuan tersebut dengan KUHP Indonesia yang berlaku saat ini.
Jawab:
a)Apabila Code (KUHP) Bhutan, tidak menjumpai pidana secara tegas memberikanhukuman untuk pelanggaran pidana, maka tergantung pada besarnya keseriusan pelanggaran dan kesengajaan pelaku, hukuman pidana penjara mulai dari 1 bulansampai 1 tahun dapat diterapkan, disamping biaya kerusakan lingkungan. b)Sedangkan di KUHP (WvS) Indonesia, mengandung makna, yaitu: perumusan ancaman pidana penjara dengan menempuh dua sistem perumusan; sistem perumusan tunggal,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->