Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aspek Metodologi Dalam Penelitian Ergonomi

Aspek Metodologi Dalam Penelitian Ergonomi

Ratings: (0)|Views: 54 |Likes:
Published by gigicopot

More info:

Published by: gigicopot on Aug 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

 
1
ASPEK METODOLOGIDALAM PENELITIAN ERGONOMI
Oleh
Dr. Drs. I Made Gede Arimbawa, M.Sn
PROGRAM STUDI KRIYA SENIFAKULTAS SENI RUPA DAN DESAININSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR2011
 
2
DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL
………………………………………………………...
 
i
DAFTAR ISI
 
………………………………………………………………...
 
ii
I PENDAHULUAN
............................................................................................
 
1
II PEMBAHASAN
..................................………….....……………………….
 
1
2.1 Tahap
 Diagnosis
dalam Penelitian Ergonomi
…..…………………...
 
1
2.2 Tahap
Treatment
dalam Penelitian Ergonomi
…..........………......…
 
25
2.3 Tahap
 Follow-up
dalam Penelitian Ergonomi
..................................... 35
III PENUTUP
........................................................................................................
 
36
DAFTAR PUSTAKA
......................................................................
……………
 
37
 
3
 ASPEK-ASPEK METODOLOGIDALAM PENELITIAN ERGONOMII PENDAHULUAN
Istilah ergonomi berasal dari bahasa Yunani:
ergein 
artinya bekerja dan terdiri daridua kata, yaitu:
ergos 
yang berarti kerja dan
nomos 
berarti hukum alam ( 
natural law 
 ),sehingga ergonomi berarti peraturan atau tata cara kerja yang alamiah (Hafid, 2002;Shadily, 1990). Menurut Manuaba (1992) ergonomi adalah ilmu, teknologi dan seni yang berupaya menserasikan alat, cara dan lingkungan kerja terhadap kemampuan, kebolehandan batasan manusia untuk terujudnya kondisi lingkungan kerja yang sehat, aman,nyaman dan efisien yang setinggi-tingginya. Batasan ini senada dengan yang disampaikanoleh Bridger (1995) dan Phesant (1991) bahwa ergonomi mempelajari tentang manusiabaik sosok fisik sosio psikologis dalam berinteraksi dengan lingkungan.Ergonomi terkait dengan industri juga disebut
human engineering atau applied/industrial ergonomic,
karena
 
banyak hal yang dihubungkan dengan aplikasi datamaupun pertimbangan faktor manusia ( 
human factors engineering 
 ) dalam prosesperancangan, modifikasi dan evaluasi dari produk (peralatan atau fasilitas) yang digunakan dalam sebuah sistem kerja (Wignjosoebroto, 2006, Moroney, 1995).Dari pengertian tersebut, maka ergonomi adalah merupakan ilmu yang multidisiplin, sehingga dalam penelitian ergonomi terdapat banyak faktor yang terkait danberpengaruh, oleh sebab itu permasalahan yang dihadapi tidak dapat dipecahkan secaraparsial, melainkan harus dipecahkan secara komprehensif dengan memper-hitungkansebanyak mungkin faktor atau variabel yang berpengaruh. Terkait dengan hal tersebut,maka dalam penelitian ergonomi dimungkinkan untuk menerapkan berbagai metodepenelitian yang terkait untuk mencapai tujuan penelitian. Hal ini sesuai dengan strategigabungan atau
triangulation strategies 
artinya pemecahan masalah dengan memadukanbeberapa metode secara sekaligus (Axelsson, 2000). Dengan cara ini pemecahan masalahergonomi dapat lebih menyeluruh dan dapat memenuhi kebutuhan semua pihak,manusiawi, competitif serta berkesinambungan.
II PEMBAHASAN
Secara garis besarnya metodologi ergonomi terdiri dari tiga tahap proses dasarpenelitian dan perancangan (Depkes RI. 2006), yaitu: (1) tahap
diagnosis 
; (2) tahappenentuan perlakuan atau
treatment 
dalam bentuk intervensi ergonomi, dan (3)
Follow-up
.
2.1 Tahap
Diagnosis
dalam Penelitian Ergonomi
 Dalam penelitian ergonomi, pelaksanaan tahap diagnosis atau dalam pengumpulandata agar efektif dan tearah, maka perlu berpedoman pada delapan aspek ergonomi,yaitu: data yang berkaitan dengan gizi, aplikasi tenaga otot, posisi tubuh, lingkungan kerja,kondisi berhubungan dengan waktu, kondisi sosial-budaya, kondisi informasi daninteraksi manusia/mesin.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->