Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pendekatan_PEMBELAJARAN_PERMAINAN

Pendekatan_PEMBELAJARAN_PERMAINAN

Ratings: (0)|Views: 420|Likes:
Published by Dwi Cusanto

More info:

Published by: Dwi Cusanto on Aug 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2012

pdf

text

original

 
1
PEMBELAJARAN PERMAINAN
Pendahuluan
Materi utama dari kurikulum Penjas di sekolah-sekolah lebih banyak terdiri dariberbagai macam permainan, baik yang bersifat beregu maupun perorangan. Untuk permainan beregu yang kompleks, yang banyak menggunakan keterampilan terbuka,seperti volley, basket, sepak bola, atau bola tangan, permainannya sendiri memerlukanpertimbangan khusus.Persiapan permainan beregu tentunya tidak cukup hanya mempersiapkan individumenguasai keterampilan-keterampilan yang ada dalam permainan itu, tetapi mencakuppersiapan bagaimana anak mengkombinasikan keterampilan itu, menggunakannya dalamcara yang lebih kompleks, dan menghubungkannya dengan anak lain baik dalamkaitannya dengan konsep pertahanan atau penyerangan. Bagian ini akan menyajikan carauntuk melihat pada pengembangan pemain dari sudut pandang yang lebih makro, yangmempertimbangkan pengembangan keterampilan dan strateginya. Dalam pembelajaranPermainan, dewasa ini dikenal dua pendekatan, yaitu yang disebut
Pendekatan Teknis
 dan
Pendekatan Taktis.
Pendekatan mana yang akan dipilih, semuanya diserahkankepada guru masing-masing, disesuaikan dengan pemahaman untuk mencapai hasil yangdipandang optimal.
A. Pendekatan Teknis
Pendekatan teknis dalam pembelajaran permainan di dasarkan pada pemahamanbahwa siswa akan dapat melakukan permainan jika mereka sudah menguasai teknik dasarnya. Oleh karena itu, dalam pendekatan ini, guru akan memulai pembelajaranpermainan dengan memberikan pelajaran teknik dasar.Pandangan terhadap permainan ini mengedepankan kerangka pengembangan dandisebut
 tahapan permainan.
Pentingnya aspek tahapan permainan ini telah timbul daristudi bagaimana keterampilan digunakan dalam permainan. Setiap tahapan pengajaranharus melibatkan pergerakan (perpindahan) dari latihan yang secara bertahap meningkattingkat kesulitannya ke kondisi seperti permainan.
 
2
Perkembangan pemain dari permainan dapat dianggap terdiri dari empat tahap,yang digambarkan dalam kotak 1. Tahapan-tahapan tersebut dideskripsikan dalambagian-bagian berikut:
1.
Tahap satu
 
Dalam tahap satu guru berkepentingan dengan kemampuan siswa untuk mengontrolbenda (obyek) atau tubuh. Siswa pemula dihadapkan dengan masalah ketidaktahuantentang apa yang akan terjadi ketika mereka memukul, melempar, menangkap ataumengumpulkan benda tertentu. Tingkat kemampuan mengontrol benda yang sangatmendasar akan dikuasai pada tahapan pembelajaran permainan ini. Pengontrolan yangdimaksud adalah kemampuan-kemampuan sebagai berikut:
Aksi melontarkan
(misalnya memukul, menendang, melempar). Anak dapatmengarahkan benda ke suatu tempat dengan besaran daya yang sesuaikepentingannya secara konsisten.
Aksi menerima
(misalnya menangkap, mengumpulkan). Anak dapat menguasaisuatu benda yang datang padanya dari arah, kecepatan, dan ketinggian yang berbeda.
Aksi membawa dan melepaskan
(misalnya mendribbling, menggiring, dsb.). Anak dapat menjaga penguasaan terhadap benda yang bergerak dalam berbagai cara danpada berbagai kecepatan.Perkembangan keterampilan dalam tahap satu melibatkan pemberian pengalamandalam menangkap dan melempar. Pengalaman demikian pertama-tama diberikan dalamkondisi yang paling mudah, dan bertahap pengontrolannya dilakukan dalam situasi yanglebih sulit dengan memanipulasi ketinggian, arah, tenaga dari benda yang dilemparkanatau ditangkap. Perkembangan dalam tahap satu juga memasukkan perubahan dari posisibenda diam ke benda yang bergerak dan dari posisi penerima diam ke posisi bergerak.Bandingkan tahapan pembelajaran antara anak SD dan siswa SMA yang tengah belajarpass atas pada bola voli.
Menangkap bola Pass atas
Menangkap dari lontaran ringan sendiri Pass atas dari lontaran ringanTingkatkan ketinggian lontaran Tingkatkan ketinggian lontaranTingkatkan jarak lontaran Tingkatkan jarak lontaranLontarkan ke arah kiri dan kanan Terima lontaran dari kiri dan kanan
 
3
Menangkap bola dari lontaran orang lain Berpindah-pindah dari melontarkan ke passatasTingkatkan jarak dan daya lontaran Tingkatkan jarak dan daya lontaranVariasikan ketinggian lemparan Variasikan ketinggian lemparanTingkatkan jarak dan daya lontaran Lakukan pass bola dari bola service dariTangkap sambil bergerak arah yang berbeda.
Tahapan Permainan
Tahap satu
Berkepentingan meningkatkan keterampilan tunggalKemampuan mengontrol suatu benda: Aksi melontarkan
 –
mengarahkan benda ke satu tempat dengan besaran daya yangdiperlukan, ketinggian, dan arah secara konsisten, pada posisi diam dan bergerak.
Contoh: 
sederhana
 –
passing atas ke tosser dengan bola yang di toss ringan oleh guru ataupasangan.kompleks
 –
passing atas dengan bola dari serve ke arah pemain kiri atau pemain kanan. Aksi menerima
 –
menguasai benda yang datang ke arah anak dari arah, ketinggian, ataukecepatan yang berbeda, dalam posisi diam atau bergerak.
Contoh: 
sederhana
 –
lempar bola menggelinding dari jarak pendek langsung ke arah anakkompleks
 –
lempar bola dengan keras ke kiri atau kanan dari anak.
Tahap dua
Menggunakan keterampilan dengan menggabungnya dengan keterampilan lain.Menghubungkan gerak pribadi dengan gerakan orang lain dengan cara bekerja sama.
Contoh: 
sederhana
 –
dribbling dan melakukan suatu tembakan ke arah basket.Kompleks
 –
menjaga bola tetap bisa melintasi net dalam tennis dengan bermacam-macam pukulan, baik dengan pantulan maupun secara volley.
Tahap tiga
Strategi penyerangan dan pertahanan dasar 
Contoh: 
sederhana
 –
bermain satu lawan satu dalam basket dan tidak ada tembakan.kompleks
 –
bermain lima lawan lima dalam sepakbola dengan dua orang kiper.
Tahap empat
Permainan dimodifikasi dengan perubahan pada peraturan, luas lapangan, jumlahpemain
 –
dengan posisi yang dikhususkan.Permainan sebenarnya
Contoh: 
sederhana
 –
memperkenalkan posisi khusus dalam permainankompleks
 –
permainan sebenarnya dengan peraturan penuh.
Kotak 4-2
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->