Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Studi Pilkades KSB

Studi Pilkades KSB

Ratings: (0)|Views: 395 |Likes:
Published by Syahrul Mustofa

More info:

Categories:Types, Research, Law
Published by: Syahrul Mustofa on Aug 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

 
Lembaga Penelitian dan Advokasi Masyarakat(LEGITIMID-Kab.Sumbawa Barat-NTB
Office : Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang Sumbawa Barat-NTBkode pos 84357Emai: syahrulmustofa@yahoo.com atau legitimid_sumbawabarat @yahoo.comKontak Persons : Syahrul Mustofa
Legitimidbekerjasama dengan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat-Bag Hukum Hal
1
 
LAPORAN KAJIANEVALUASI PEMILIHAN KEPALADESA
PenulisSyahrul Mustofa, SH.,M.H
INSTITUTEFOR RESEACH AND ADVOCACY OF CIVIL SOCIETY(LEGITIMID) WEST SUMBAWATAHUN2006
 
Lembaga Penelitian dan Advokasi Masyarakat(LEGITIMID-Kab.Sumbawa Barat-NTB
Office : Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang Sumbawa Barat-NTBkode pos 84357Emai: syahrulmustofa@yahoo.com atau legitimid_sumbawabarat @yahoo.comKontak Persons : Syahrul Mustofa
Legitimidbekerjasama dengan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat-Bag Hukum Hal
2
 
KATA PENGANTAR
Studi perda No.5 Tahun 2001 adalah sebagai langkah Legitimid KSB bekerjasamadengan Pemda KSB untuk melakukan evaluasi pelaksanaan Perda tentang Desa diKabupaten Sumbawa Barat. Studi evaluasi perda ini sangat penting bagi KabupatenSumbawa Barat untuk merumuskan kebijakan pengaturan tentang desa mengingatpengaturan tentang desa selama ini masih mengacu pada Perda Kabupaten Sumbawa(kabupaten induk), secara yuridis maupun politis maka berbagai peraturan daerahkabupaten induk tersebut perlu dikaji—untuk melihat sejauhmanakah efektifitasberbagai aturan tersebut diterapkan di Kabupaten Sumbawa Barat. Pengalamandalam pelaksaan perda No. 5 tahun 2001 adalah merupakan modal bagi pemerintahdaerah KSB untuk dapat merumuskan kebijakan pengaturan tentang desa kearahyang lebih baik. Hal ini seiring pula dengan semangat baru UU.No.32 tentangPemerintahan Daerah serta PP. No.72 tahun 2005 tentang Pemerintahan Desa. Maka,sudah seyogyanya sebagai daerah otonom, pemerintah daerah KSB memilikiperaturan desa yang berbasiskan situasi ekonomi, politik, sosial, budaya, nilaimasyarakat setempat. Sehingga kedepan, peraturan daerah bukan hanya sebagaisymbol dari eksistensi daerah otonom baru, melainkan pula sebagai alat perubahansosial di daerah.Studi evaluasi perda ini—sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah dalammerumuskan kebijakan pengaturan tentang desa. Studi diarahkan untuk menemukandan menganalisis masalah, penyebab masalah, perilaku dan aktor bermasalah,dampak perilaku bermasalah, solusi dan strategi pemecahan masalah. MetodelogiPemecaham Masalah (MPM) ini dibantu dengan alat analisis (pisau analisa) ROCCIPI
(rule, opportunity, capacity, communication, interest, process dan ideology)
AnalisisROCCIPI ini dipakai untuk lebih memperdalam dan merinci sebab-sebab bermasalahbaik Aktor Rule
(orang yang diatur)
maupun Implementing Agency (Badan Pelaksana).Setelah laporan studi final. Maka, hasil studi ini dilanjutkan--perumusan rancanganperaturan daerah. Dengan demikian, basis penyusunan perda adalah berangkat darihasil studi ini.Tentu hasil studi dan rumusan peraturan daerah ini masih memiliki banyakkekurangan. Oleh sebab itu, kritik, saran, masukan untuk kesempurnaan laporan hasilstudi dan rancangan peraturan daerah ini kami tunggu—sebagai bahan perbaikandimasa mendatang.Sumbawa Barat, 10 Maret 2006PenelitiSyahrul Mustofa. S.H.
 
Lembaga Penelitian dan Advokasi Masyarakat(LEGITIMID-Kab.Sumbawa Barat-NTB
Office : Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang Sumbawa Barat-NTBkode pos 84357Emai: syahrulmustofa@yahoo.com atau legitimid_sumbawabarat @yahoo.comKontak Persons : Syahrul Mustofa
Legitimidbekerjasama dengan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat-Bag Hukum Hal
3
 
RINGKASANLAPORAN HASIL PENELITIAN
Perda Kabupaten Sumbawa No.5 tahun 2001 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihandan Pemberhentian Kepala Desa lahir sebagai respons atas berlakunya UU.No.22tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah. Kehadiran Perda ini, tanpa melalui studi yangmendalam. Sehingga, berbagai rumusan pengaturannya memiliki banyak kelemahan,dari analisis MPM dengan alat ROCCIPI
( rule, ooportunity, capacity, communication,interest, process, ideologi)
ditemukan kelemahan-kelemahan sebagai berikut :(1)
 
. Aspek Rule (peraturan) ;a)
 
Bahasa yang digunakan peraturan rancu atau membingungkan.Diantaranya adalah pasal 4, pasal 9, pasal 10, pasal 15, pasal 43 danbeberapa pasal lainnya.b)
 
Perda telah memberikan peluang terjadinya perilaku bermasalah,karena sejumlah pasal yang seyogyanya diatur lebih lanjut namuntidak diatur, seperti misalnya, tata cara pembatalan calon kepala desaterpilih, mekanisme sengketa pilkades, tata cara kampanye, tata caraproses penyaringan dan penyaringan, tatacara pembentukan panitiapilkades.c)
 
Peraturan daerah tidak memberikan kerangka aturan yang jelas kepadaImplementing Agency (Badan Pelaksana) dan Aktor Rule (pihak yangdiatur) tentang apa yang diperintahkan, apa yang dibolehkan, dan apayang dilarang.(2). Aspek opportunity (kesempatan) dan kemampuan (kapasitas)a)
 
Kesempatan untuk terjadinya pelanggaran dalam pilkades terbukalebar, karena minimnya penguatan kapasitas personil maupunlembaga pelaksana disatu sisi dan rendahnya kemampuan dankesadaran masyarakat disisilain. Disamping itu, kendala keterbatasansarana dan prasarana pendukung dalam pilkades juga menjadipenyumbang terjadinya berbagai masalah dalam proses pilkades.b)
 
Keterbatasan SDM, dana, fasilitas pelaksana dan masyarakat telahmendorong pula aktor elite desa (calon kades ) untuk “bermain” dalamkancah aksi massa yang mengarah kepada tindakan anarkhis.Sementara, disisi lain perangkat aturan yang ada kurang memadai,disilain penagakkan hukum dan aturan main dalam pilkades lemah,sehingga potensi terjadinya kerusahan dalam pilkades selalu terbukalebar.(3). Aspek communication (komunikasi)

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Jennifer Burnett liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->