P. 1
Laporan Kasus Trauma Multipel- Tension Peneumotoraks

Laporan Kasus Trauma Multipel- Tension Peneumotoraks

Ratings: (0)|Views: 973 |Likes:
Published by Laksmi Karim
ini adalah laporan skenario A blok 19 fk unsri 2012 oleh kelompok B 5
ini adalah laporan skenario A blok 19 fk unsri 2012 oleh kelompok B 5

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Laksmi Karim on Aug 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2013

pdf

text

original

 
1
Skenario A
Dr. Madun, dokter di puskesmas rawat inap yang terletak di pinggir jalan lintassumatera sekitar 40 km dari Palembang. Puskesmas dilengkapi pelayanan UGD denganfasilitas yang lengkap.Suatu kecelakaan lalulintas terjadi sekitar 100 meter dari puskesmas. Mobil kijangpick- up yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak tiang listrik. Tiang listrik terlihatbengkok dan bagian depan mobil hancur, kaca depan pecah. Sang sopir, satu-satunyapenumpang mobil terlempar keluar melalui kaca depan.Dr. Madun yang mendengar tabrakan, langsung pergi ke tempat kejadian denganmembawa peralatan tatalaksana trauma seadanya. Ditempat kejadiaan terlihat sang sopir,laki-laki 28 tahun tergeletak dan merintih, mengeluh dadanya sesak, nyeri di dada dan pahakanannya.Melalui pemeriksaan sekilas, didapatkan gambaran:
-
 
Pasien sadar tapi terlihat bingung, cemas, dan kesulitan bernafas
-
 
Tanda vital: laju respirasi: 40x/menit, nadi:110x/menit;lemah, TD: 90/50 mmHg
-
 
Wajah dan bibir terlihat kebiruan
-
 
Kulit pucat, dingin, berkeringat dingin
-
 
GCS: 13 (E:3, M:6, V:4)Setelah melakukan penenganan seadanya, dr. Madun langsung membawa sang sopir ka UGDDiketahui:Kepala:
 
Terdapat luka lecet di dahi dan pelipis kanan, diameter 2-4 cm
 
Yang lain dalam batas normalLeher:
 
Trakea bergeser ke kiri, vena jugularis distensiToraks:
 
Inspeksi
o
 
Gerakan dinding dada asimetris, kanan tertinggal, frekuensi nafas40x/menit
o
 
Tampak memar disekitar dada kanan bawah sampai ke samping
 
Auskultasi
o
 
Bunyi nafas kanan melemah, bising nafas kiri terdengar jelas
o
 
Bunyi jantung terdengar jelas, cepat, frekuensi 110x/menit
 
2
 
Palpasi
o
 
Nyeri tekan pada dada kanan bawah, sampai ke samping(lokasimemar)
o
 
Krepitasi pada kosta 9,10,11 kanan depan
 
Perkusi
o
 
Kanan hiper sonor, kiri sonorAbdomen:
 
Inspeksi: dinding perut datar
 
Auskultasi: bising usus normal
 
Palpasi: nyeri tekan (-)Ekstremitas:
 
Paha kanan:
o
 
Inspeksi: tanpak deformitas, memer, hematom pada paha tengah kanan
o
 
Palpasi: nyeri tekan
o
 
ROM:
 
Pasif: limitasi gerakan
 
Aktif: limitasi gerakan
I.
 
Klarifikasi Istilah
1.
 
UGD(unit gawat darurat): salah satu bagian dirumah sakityang menyediakanpenanganan awal bagipasienyang menderitasakitdancedera,yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. Di UGD dapat ditemukandokterdariberbagaispesialisasibersama sejumlahperawatdan jugaasisten dokter 2.
 
Trauma: luka/ cedera baik fisik atau psikis3.
 
Sesak: pernafasan yang sukar4.
 
Nyeri: perasaaan tidak enak(menderita) akibat rangsangan ujung saraf-saraf khusus5.
 
Bingung: orientasi terganggu dalam hal waktu, tempat, atau orang, kadang-kadang disertai gangguan kesadaran6.
 
Cemas: perasaan ketakutan tanpa stimulus yang jelas, berkaitan denganperubahan fisiologis(takhikardia, berkeringat, dll)
 
3
7.
 
Kebiruan: pewarnaan kulit dan mambran mukosa biru akibat inadekuat O
2
didarah8.
 
Pucat: suatu keadaan kulit ketika kulit kekurangan perfusi O
2
ke perifer tubuh9.
 
GCS: suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk menilai status neurologis10.
 
Puskesmas dengan fasilistas lengkap: puskesmas yang memiliki UGD denganperlengkapan resusitasi serta tempat bedah sederhana, serta srana laboratorium
II.
 
Identifikasi Masalah
1.
 
Suatu kecelakaan lalulintas terjadi sekitar 100 meter dari puskesmas rawatinap yang terletak di pinggir jalan lintas sumatera sekitar 40 km dariPalembang. Puskesmas dilengkapi pelayanan UGD dengan fasilitas yanglengkap. Mobil kijang pick- up yang melaju dengan kecepatan tinggimenabrak tiang listrik. Tiang listrik terlihat bengkok dan bagian depan mobilhancur, kaca depan pecah. Sang sopir, satu-satunya penumpang mobilterlempar keluar melalui kaca depan. Dr. Madun yang mendengar tabrakan,langsung pergi ke tempat kejadian dengan membawa peralatan tatalaksanatrauma seadanya.2.
 
Seorang sopir, laki-laki 28 tahun (korban kecelakaan) tergeletak dan merintih,mengeluh dadanya sesak, nyeri di dada dan paha kanannya.3.
 
Pemeriksaan Tanda vital: laju respirasi: 40x/menit, nadi:110x/menit;lemah,TD: 90/50 mmHg dan Kulit pucat, dingin, berkeringat dingin4.
 
Pemeriksaan GCS: 13 (E:3, M:6, V:4), Pasien sadar tapi terlihat bingung,cemas5.
 
Pemeriksaan Kepala: Terdapat luka lecet di dahi dan pelipis kanan, diameter2-4 cm. Wajah dan bibir terlihat kebiruan6.
 
Pemeriksaan Leher: Trakea bergeser ke kiri, vena jugularis distensi7.
 
Pemeriksaan Toraks: (korban kesulitan bernafas)
 
Inspeksi
o
 
Gerakan dinding dada asimetris, kanan tertinggal, frekuensi nafas40x/menit
o
 
Tampak memar disekitar dada kanan bawah sampai ke samping
 
Auskultasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->