Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KIA 5 Modul Analysis Gender Pathway

KIA 5 Modul Analysis Gender Pathway

Ratings: (0)|Views: 17 |Likes:

More info:

Published by: Wiznu 'Ruha' Takashima on Aug 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2013

pdf

text

original

 
1
 Modul:
Gender Analysis Pathway (GAP)(Alur Kerja Analisis Gender (AKAG)
Oleh : Suyatno, Ir. M.KesFakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP Semarang
Tujuan pembelajaran:
1. Menjelaskan pengertian analisis gender2. Menjelaskan berbagai teknik analisis gender3. Menjelaskan tahapan Gender Analysis Pathway (GAP)
A.
Analisa Gender
 
Analisa Gender adalah proses yang dibangun secara sistematis untukmengidentifikasi dan memahami pembagian kerja/peran laki-laki danperempuan, akses dan kontrol terhadap sumber-sumber daya pembangunan,partisipasi dalam proses pembangunan dan manfaat yang mereka nikmati, polahubungan antara laki-laki dan perempuan yang timpang, yang didalampelaksanaannya memperhatikan faktor-faktor lainnya seperti kelas sosial, ras,dan suku bangsa.
 
B. Teknik Analisis Gender
Metode didalam teknik analisis gender ada beberapa model yang telahdikembangkan oleh beberapa ahli yaitu antara lain :a)
Model Harvard
dikembangkan oleh Harvard Institute for InternationalDevelopment bekerja sama dengan Kantor Women in Development (WID)-USAID. Model Harvard didasarkan pada pendekatan efisiensi WID yangmerupakan kerangka analisis gender dan perencanaan gender paling awal.Model analisis Harvard lebih sesuai digunakan untuk perencanaan proyek,menyimpulkan data basis atau data dasar.
 
b)
Model Moser
didasarkan pada pendapat bahwa perencanaan genderbersifat ‘teknis dan politis’, kerangka ini mengasumsikan adanya konflikdalam perencanaan dan proses transformasi serta mencirikan perencanaansebagai suatu ‘debat’. Terdapat kelemahan dalam model ini yang tidakmemperhitungkan kebutuhan strategis laki-laki.
 
c)
Model SWOT
dengan analisis manajemen dengan cara mengidentifikasisecara ‘internal’ mengenai kekuatan dan kelemahan dan secara ‘eksternal’mengenai peluang dan ancaman.d)
Model PROBA (
Problem Base Approach
)
yang dikembangkan ataskerjasama Kementrian Pemberdayaan Perempuan, BKKBN dan UNFPA di
 
2
tingkat pusat, propinsi dan kabupaten/kota, teknik ini sedikit berbedadengan
Gender Analysis Pathway 
.
 
e)
Model GAP (
Gender Analysis Pathway 
) atau
 Alur Kerja AnalisisGender (AKAG)
adalah alat analisis gender yang dikembangkan olehBAPPENAS yang dapat digunakan untuk membantu para perencana dalammelakukan pengarusutamaan gender dalam perencanaan kebijakan,program, proyek dan atau kegiatan pembangunan.
 
Dari beberapa model teknik analisis yang telah dikembangkan tersebut di atasdisarankan untuk menggunakan teknik analisis gender dengan metode
Gender  Analysis Pathway (GAP)
.
C. Model GAP (
Gender Analysis Pathway 
)
,Analisis kebijakan responsif gender bertujuan untuk menganalisis kebijakanpembangunan keluarga berencana yang ada dengan menggunakan datapembuka wawasan yang dipilah menurut jenis kelamin (lelaki dan perempuan)dan data gender digunakan untuk mengidentifikasi adanya kesenjangan gender(
 gender gap
) dan permasalahan gender (
 gender issues
).
 
Dengan menggunakan GAP para perencana kebijakan program, proyek kegiatandapat mengidentifikasi kesenjangan gender dan permasalahan gender sekaligusmenyusun rencana kebijakan/program/proyek/kegiatan yang ditujukan untukmemperkecil atau menghapus kesenjangan gender tersebut.
 
Beberapa istilah yang harus dipahami dalam melakukan analisis, diantaranya:
 
Gender adalah konsep yang mengacu pada peran-peran dan tanggungjawablaki-laki dan perempuan yang terjadi akibat dari dan dapat berubah olehkeadaan sosial dan budaya masyarakat.
 
 
Kesetaraan Gender adalah kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuanuntuk memperoleh kesempatan dan hak-haknya sebagai manusia, agarmampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, ekonomi, sosialbudaya, pertahanan dan keamanan nasional, dan kesamaan dalammenikmati hasil pembangunan tersebut.
 
 
Keadilan Gender adalah suatu proses untuk menjadi adil terhadap laki-lakidan perempuan.
 
 
Data Terpilah adalah nilai dari variabel-variabel yang sudah terpilah antaralaki-laki dan perempuan berdasarkan topik bahasan/hal-hal yang menjadiperhatian.
 
 
Data Kuantitatif adalah nilai variabel yang terukur.
 
 
Data Kualitatif 
 
adalah nilai variabel yang tidak terukur dan sering disebutatribut.
 
 
Responsif Gender adalah kebijakan/program/kegiatan yang sudahmemperhitungkan laki-laki dan perempuan.
 
 
3
 
Perencanaan adalah suatu upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya,ilmu pengetahuan dan teknologi serta informasi, untuk mencapai tujuanyang telah ditetapkan, melalui pemilihan alternatif tindakan yang rasional.
 
 
Perencanaan Kebijakan adalah perencanaan yang dilakukan olehpemerintah, dan lembaga negara secara menyeluruh untuk menyusunkebijakan jangka menengah (setiap lima tahun), atau jangka pendek (setiaptahun) yang dibutuhkan bagi penyelenggaraan pemerintahan nasional danpemerintahan daerah (propinsi, kabupaten/kota) berdasarkan atau mengacupada Rentra.
 
Perencanaan Program adalah perencanaan yang dilakukan oleh pemerintahdan lembaga negara secara menyeluruh untuk menyusun rencana kegiatanjangka menengah dan jangka pendek (setiap tahun), yang dibutuhkan bagipenyelenggaraan pemerintahan nasional dan pemerintahan daerah(propinsi, kabupaten/kota), berdasarkan atau mengacu pada
kebijakan
yang telah ditetapkan.
 
 
Perencanaan Kegiatan adalah perencanaan yang dilakukan oleh pemerintahdan lembaga negara secara menyeluruh untuk menyusun rencana kegiatanjangka menengah dan jangka pendek (setiap tahun), yang dibutuhkan bagipenyelenggaraan pemerintahan nasional dan pemerintahan daerah(propinsi, kabupaten/kota), berdasarkan atau mengacu pada
program
yangtelah ditetapkan.
 
 
Akses adalah peluang atau kesempatan dalam memperoleh ataumenggunakan sumber daya tertentu.
 
 
Peran adalah keikutsertaan atau partisipasi seseorang/kelompok dalamsuatu kegiatan dan atau dalam pengambilan keputusan
 
 
Kontrol adalah penguasaan atau wewenang atau kekuatan untuk mengambilkeputusan.
 
 
Manfaat adalah kegunaan sumber yang dapat dinikmati secara optimal.
 
 
Netral Gender adalah kebijakan/program/kegiatan atau kondisi yang tidakmemihak pada salah satu jenis kelamin.
 
 
Indikator adalah alat ukur berupa statistik yang dapat menunjukanperbandingan, kecenderungan atau perkembangan.
 
GAP dibuat dengan menggunakan metodologi sederhana dengan 8 (delapan)langkah yang harus dilakukan dalam 3 (tiga) tahap, yaitu:
 
Tahap
I Analisis Kebijakan Responsif Gender
; tahap ini diperlukan karenasecara umum kebijakan, program, proyek dan kegiatan pembangunanselama ini masih netral gender (didasarkan pada asumsi bahwapembangunan memberikan manfaat dan berdampak sama kepadaperempuan dan laki-laki)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->