Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kontrak Karya PT NNT

Kontrak Karya PT NNT

Ratings: (0)|Views: 907 |Likes:
Published by Syahrul Mustofa
Studi kontrak karya Negara dan Swasta (Tinjauan hukum perdata)
Studi kontrak karya Negara dan Swasta (Tinjauan hukum perdata)

More info:

Categories:Types, Research, Law
Published by: Syahrul Mustofa on Aug 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

text

original

 
1
KEDUDUKANKEDUDUKANKEDUDUKANKEDUDUKAN HHHHUUUUKKKKUUUUMMMM NNNNEEEEGGGGAAAARRRRAAAA DALAMDALAMDALAMDALAMPERJANJIANPERJANJIANPERJANJIANPERJANJIAN KONTRAK KARYAKONTRAK KARYAKONTRAK KARYAKONTRAK KARYA
(Studi Perjanjian Kontrak Karya Pertambangan AntaraPemerintah RI dengan PT.NNT)
Oleh :
Syahrul Mustofa, S.H.,M.H& Saipul Mustofa, S.H
 
TAHUN2012
 
2
KEDUDUKAN HUKUM NEGARA DALAMPERJANJIAN KONTRAK KARYA 
1
 
(Studi Perjanjian Kontrak Karya Pertambangan AntaraPemerintah RI dengan PT.NNT)
Oleh :Syahrul Mustofa, S.H.,M.H
2
 & Saipul Mustofa, S.H
 
 Mengapa Negara bisa melakukan perjanjian kontrak karya? Apa landasan Negara melakukan perjanjian kontrak karya? Apa maksud dan tujuandilaksanakannya perjanjian kontrak karya? Bagaimana kedudukan negaradalam perjanjian kontrak karya
1.
 
Dasar Negara Memiliki Hak Untuk Melakukan Kontrak Karya
Penguasaan dan pengusahaan bahan galian (Minerba ) di Indonesiaini, secara mendasar dirumuskan dan diletakkan oleh para pendiri bangsadalam Pasal 33 ayat ( 3 ) UUD 1945 di bawah BAB XIV tentangKesejahteraan Sosial, yang secara tegas mengamanatkan bahwa : “Bumi danair dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya
dikuasai olehNegara
3
 
dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.Makna dikuasai negara adalah sebagai berikut
4
:
1
Makalah ini ditulis dari bahan buku hukum pertambangan, Karya Saipul Mustofa dan SyahrulMustofa
2
Penulis adalah Advokatd an Asisten Advokat pada Kantor Hukum Syahrul Mustofa & Associates
 
3
Secara etimologis dikuasai oleh negara (kalimat pasif) mempunyai padanan arti Negaramenguasai atau Penguasaan Negara (kalimat aktif). Pengertian kata “menguasai” ialah berkuasaatas (sesuatu), memegang kekuasaan atas (sesuatu)”, sedangkan pengertian kata “penguasaan”berarti ; proses, cara, perbuatan menguasai atau mengusahakan”. Lihat Kamus Besar BahasaIndonesia, (edisi kedua), Departemen Pendidikan dan Kebudayaan & Balai Pustaka, Jakarta,1995,.hal.533. Makna “Dikuasai Negara” dari orde ke orde terus mengalami penafsiran yangberbeda. Pada masa Demokrasi Terpimpin, pengertian ”dikuasai negara” diartikan sebagainegara memiliki wewenang untuk menguasai dan mengusahakan langsung semua sumber dayaalam melalui perusahaan-perusahaan milik negara. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19Tahun 1960 tentang Perusahaan Negara, pemerintah menyeragamkan bentuk badan usaha milik negara menjadi perusahaan negara yang pada masa itu berjumlah sekitar 822 perusahaannegara. Pada masa Orde Baru, pengertian ”dikuasai negara” telah bergeser dari ”pemilikan danpenguasaan secara langsung” menjadi ”penguasaan secara tidak langsung” melalui kepemilikanseluruh saham di BUMN. Hal ini terjadi karena pemerintah menyadari sepenuhnya bahwamengelola sumber daya alam secara langsung memerlukan sumber daya manusia yangterampil
(skill)
, modal yang sangat besar
(high capital),
teknologi tinggi
(high technology),
danberisiko tinggi
(high risk).
Pada masa Reformasi, pengertian ”dikuasai negara” bergeser ke
 
3
“… pengertian “dikuasai oleh negara” haruslah diartikan mencakupmakna penguasaan oleh negara dalam arti luas yang bersumberdan diturunkan dari konsep kedaulatan rakyat Indonesia atassegala sumber kekayaan “bumi, air dan kekayaan alam yangterkandung di dalamnya”, termasuk pula di dalamnya pengertian publik oleh kolektivitas rakyat atas sumber-sumber kekayaandimaksud. Rakyat secara kolektif itu dikonstruksikan oleh UUD 1945 memberikan mandat kepada negara untuk mengadakan kebijakan(beleid) dan tindakan pengurusan (bestuursdaad), pengaturan(regelendaad), pengelolaan (beheersdaad), dan pengawasan(toezichthoudensdaad) untuk tujuan sebesar-besarnya kemakmuranrakyat. Fungsi pengurusan (bestuursdaad) oleh negara dilakukanoleh Pemerintah dengan kewenangannya untuk mengeluarkan danmencabut fasilitas perizinan (vergunning), lisensi (licentie), dankonsesi (consessie). Fungsi pengaturan oleh negara (regelendaad)dilakukan melalui kewenangan legislasi oleh DPR bersama Pemerintah, dan regulasi oleh Pemerintah. Fungsi pengelolaan(beheersdaad) dilakukan melalui mekanisme pemilikan saham(share-holding) dan/atau melalui keterlibatan langsung dalammanajemen Badan Usaha Milik Negara atau Badan Hukum Milik Negara sebagai instrumen kelembagaan, yang melaluinya Negara,c.q. Pemerintah, mendayagunakan penguasaannya atas sumber-sumber kekayaan itu untuk digunakan bagi sebesar-besarnyakemakmuran rakyat. Demikian pula fungsi pengawasan oleh negara(toezichthoudensdaad) dilakukan oleh Negara, c.q. Pemerintah,dalam rangka mengawasi dan mengendalikan agar pelaksanaan penguasaan oleh negara atas sumber-sumber kekayaan dimaksud benar-benar dilakukan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat …
arah yang lebih praktis dan terbuka. Pemerintah memberikan peluang sebesar-besarnya kepadainvestor swasta atau asing untuk terlibat langsung dalam pengusahaan sumber daya alammelalui pemberian izin langsung
(license)
atau kontrak kerja sama operasi (KSO). Bahkan,sebagian saham milik milik negara di BUMN telah dijual kepada investor-investor swastamelaui penawaran umum di bursa-bursa efek, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,seperti yang dilakukan PT Telkom, PT Indosat, dan PT Gas Negara. Ini terjadi karenapertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk sangat pesat, ketidakmampuan BUMNdalam memobilisasi dana, dan terbatasnya APBN untuk memenuhi kebutuhan danpembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Penjelasan lebih lanjut dapat dilihatpadawww.http//esdm.org. data diakses pada tanggal 20 juni 2012
4
Putusan Mahkamah Konstitusi Perkara Nomor 002/PUU-I/2003 judicial review UU Migas.Dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2005).

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mochamad Indra S liked this
prihananto_sa liked this
Michael Hadylaya liked this
Cupi Fauziah liked this
rudiawan liked this
Devi Hikmah Sari liked this
Azela M. Yunarko liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->