Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
25Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Metodologi Perencanaan Bendungan

Metodologi Perencanaan Bendungan

Ratings: (0)|Views: 1,331 |Likes:
pehamapan teori yang mendukung perencanaan bendungan
pehamapan teori yang mendukung perencanaan bendungan

More info:

Published by: Kukuh Prasetyo Pangudi Utomo on Aug 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2013

pdf

text

original

 
METODOLOGI PERENCANAANBENDUNGAN
2.1.Debit banjir rancangan2.1.1Data yang diperlukan dalam perhitungan
Dalam perencanaan bendungan tipe urugan maka data-data hidrologi yangdiperlukan untuk perhitungan- perhitungan hidrologi adalah data curah hujan, data debitsungai, luas daerah aliran sungai selama beberapa periode sebagai acuan untuk membuatcurah hujan rancangan dan debit banjir rancangan yang digunakan untuk perencanaan pembuatan tubuh bendungan. Data- data yang diperoleh dari pencatatan- pencatatan dan pengukuran-pengukuran tersebut merupakan data-data yabg sangat penting sebagai bahananalisa-analisa dan perhitungan-perhitungan guna menentukan kapasitas calon waduk,tinggi serta volume calon tubuh bendungan dan penetapan debit banjir rencana untuk menentukan kapasitas bangunan pelimpah atau saluran-saluran banjir lainnya. Guna pembuatan rencana teknis banguan pelimpah sebuah bendungan, maka diperlukan suatudebit yng realistis. Untuk itu angka-angka hasil perhitungan hydrologi perlu diuji denganmenggunakan data-data banjir banjir besar dari pencatatan pencatatan/ pengamatansetempat. Sedangkan data-data curah hujan pada pembangunan sebuah bendungandiperlukan untuk penganalisaan 2(dua) aspek utama yaitu
Penganalisaan kapasitas persediaan air yang terdapat di daerah pengaliran yangmengalir melalui tempat kedudukan calon bendungan serta fluktuasidebitnya,dalam peride-periode harian, bulanan, tahunan atau periode jangka yang panjang (
multi yers period 
)
Penganalisaan karakteristik debit banjir, antara lain mengenai kpasitas debit banjir, durasi banjir, musim terjadinya banjir dan peride- periode perulangnnya.Data curah hujan tersebut biasanya data curah hujan jam-jaman, hujan harian, distribusicurah hujan pada saat terjadi hujan yang lebat, dan lain lain.Pada tugas besar Konstruksi Bendungan 1 ini telah disediakan beberapa data yangsiap saji untuk pernencanaan sebuah bendungan urugan, antara lain :1.Luas DAS4
 
52.Panjang alur sungai utama (sungai terpanjang)3.Koef. karakteristik HSS Nakayasu4.Koef. Pengaliran5.Hujan rancangan dengan kala ulang 25 th6.Hujan rancangan dengan kala ulang 50 th7.Hujan rancangan dengan kala ulang 200 th8.Hujan rancangan dengan kala ulang 1000 th9.Hujan rancangan dengan kala ulang PMF thAdapun nantinya data-data diatas akan digunakan untuk perhitungan hidrologiantara lain penetapan banjir rancangan, penentuan kala ulang (return period) banjir rancangan , penentuan debit maksimum banjir yang mungkin terjadi (
 probable maximum flood 
), pembuatan hidrograf banjir rancangan sebagai debit inflow banjir untu perencanaan bangunan pelepasan (outlet works) pada konstruksi bendungan. 
2.1.2
 
Perhitungan Debit Banjir Rencana
Pada prinsipnya debit banjir rencana diperoleh dari hasil-hasil perhitungan curahhujan rencana dengan memasukkan beberapa faktor kondisi daerah pengaliran, sedangdebit banjir rencana didapat dari perhitungan curah hujan maksimum rata-rata yang jatuhdidaerah pengaliran dan jangka waktu sejak terkumpulnya air hujan tersebut pada saatterjadinya debit besar pada tempat kedudukan calon tubuh bendungan. Besarnya jangkawaktu terebut tergantung dari kondisi topografi dan geologi daerah pengaliran. Hanyasetelah diketahui angka-angka hubungan antara curah hujan dan debit banjir rencanadapat dihitung dengan metode unit hidrograf. Secara garis besarnya perhitungan tersebutterdiri dari 3 (tiga) tahapan sebagai berikut :
Perhitungan curah hujan maximum rencana
Perhitungan debit banjir rencana
Pengujian hasil perhitungan debit banjir rencana
2.1.3 Kriteria Debit Banjir Rancangan
Untuk kriteria banjir rancangan yang akan dipakai dalam design bangunanmaka dalam pelaksanaan tugas besar ini telah ditetapkan untuk a)Q 25 th untuk perencanaan diversion tunnel dan cover dam
 
6 b)Q 50 th untuk kontrol keamanan tinggi cover damc)Q 200 th untuk pertimbangan perencanaan peredam energi (stilling basin)d)Q 1000 th untuk perencanaan pelimpah (spillway) dan maindame)Q PMF untuk kontrol keamanan kapasitas pelimpah (spillway) terhadap bahayaovertopping diatas puncak tubuh bendungan utama (top dam)
2.2. Storage Curve
Fungsi utama tampungan waduk adalah sebagai penampung air dan sebagaistabilisator aliran air yang terjadi pada suatu daerah aliran sungai. Oleh karena itu, halyang paling penting diperhatikan dari karakteristik fisik waduk adalah berapa besar kapasitas tampungannya.Perencanaan penentuan lokasi waduk, ditentukan dari peta kontur dan surveitopografi lokasi bendungan yang dilaksanakan, seperti ditunjukkan pada
Gambar 2.18
.Luas yang tertandai di peta kontur berikut ini adalah lokasi waduk rencana. Elevasikontur dan area yang direncanakan di masing-masing elevasi dapat diplot dari kurva hasilhubungan antara kapasitas waduk dan elevasi pada peta kontur, hubungan kapasitaswaduk dan elevasi disebut kurva kapasitas tampungan waduk. Untuk lebih jelasnyaseperti pada
Gambar 2.2
Gambar2.1 Kurva kapasitas tampungan waduk 
Untuk menghitung volume antar interval kontur dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut (Santosh Kumar, 2001:882) :
( )
h A A
+=
2
21
(2-)

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Beni Ksatria liked this
Ryadi Purnomo liked this
ironsand2009 liked this
lufias2009 liked this
Ahmad Akbar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->