Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKNA SUPERVISI-1

MAKNA SUPERVISI-1

Ratings: (0)|Views: 346|Likes:
Published by Wahyono Saputro
Pengawas atau supervisor merupakan dua istilah yang dapat dipertukarkan antara satu sama lain jika membicarakan kepengawasan dalam pendidikan.
Pengawas atau supervisor merupakan dua istilah yang dapat dipertukarkan antara satu sama lain jika membicarakan kepengawasan dalam pendidikan.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Wahyono Saputro on Aug 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2015

pdf

text

original

 
MAKNA SUPERVISI
MANAJEMEN SEBAGAI KOMPONEN SISTEM PENDIDIKAN
PERAN SUPERVISI DALAM SISTEM MANAJEMEN
APLIKASI SUPERVISI
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SUPERVISI
Tugas Akhir Semester Mata Kuliah :
SUPERVISI PENDIDIKAN
Oleh :
WAHYONO SAPUTRO
 NIM. 2110103187 
Dosen Pengampu :
Prof. H. Waspodo, M. Ed, Ph. D.
PROGRAM PASCASARJANAINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) RADEN FATAHPALEMBANG2012
 
 
A.MAKNA SUPERVISI1.Pengertian Supervisi
Pengawas atau supervisor merupakan dua istilah yang dapat dipertukarkan antara satusama lain jika membicarakan kepengawasan dalam pendidikan. Dalam konteks pendidikan di Indonesia digunakan istilah pengawas, hanya saja dalam konteks keilmuan berdasarkan literatur memakai istilah supervisor atau supervision(Rivai, 2009: 824).Supervisi adalah suatu program yang berencana untuk memperbaiki pengajaran(
 supervision is a panned program for the improvement of instruction
), (ahmad Rohani,1991) dalam Rivai (2009: 824). Supervisi adalah segala usaha dari petugas-petugassekolah dalam memimpin guru-guru dan petugas pendidikan lainnya untuk memperbaiki pengajaran, mengembangkan pertumbuhan guru-guru, menyelesaikan dan merevisi tujuan pendidikan, bahan-bahan pengajaran, metode mengajar dan penilaian pengajaran.Pengertian supervisi (pengawasan) menurut beberapa ahli yang terdapat dalam AhmadRohani (1991) adalah sebagai berikut;1)Menurut Alexander dan Sayrol, supervisi adalah suatu program
inservice-education
dan usaha memperkembangkan kelompok (group) secara bersama.2)Menurut
 Boardman
, supervisi adalah suatu usaha menstimulasi, mengkoordinasidan membimbing secara kontinyu pertumbuhan guru-guru sekolah, baik secaraindividual maupun kolektif, agar lebih mengerti, dan lebih efektif dalammewujudkan seluruh fungsi pengajaran, sehingga dengan demikian merekamampu dan lebih cakap berpartisipasi dalam masyarakat modern.3)
 Mc Nemey
melihat supervisi sebagai suatu proses penilaian. Ia mengatakan,supervisi adalah prosedur memberi arah serta mengadakan penilaian secara kritisterhadap proses pengajaran.
Wahyono Saputro
 Page
 
8/4/2012
 
Dari beberapa definisi tersebut, tampak adanya perbedaan pandangan anatara yangsatu dangan yang lainnya. Hal ini terjadi karena titik pandang mereka juga berbeda-beda. Namun demikian, jika diperhatikan secara seksama, terdapat benang merah yangsifatnya mengikat dalam meningkatkan mutu pembelajaran dengan tidak meninggalkanunsur-unsur:1)tujuan2)situasi belajar-mengajar 3)supervisor.Ketiga unsur inilah yang menjadi dasar kekuatan supervisi sebagai kegiatan pengawasan dalam pendidikan dan pengajaran di lingkungan persekolahan. Aktivitassupervisi atau pengawasan di lingkungan persekolahan bertujuan untuk mengefektifkan proses administrasi pembelajaran, yang melibatkan semua unsur-unsur yang ada dalamsekolah. Mulai dari guru-guru, kepala sekolah dan juga personel lain di sekolah yang bertugas di lingkungan persekolahan itu.Jane Franseth: “
Today supervision is generally seen as leadership that encouragesa continuos involvement of all school personnel in a cooperative attempt toachieve the most effective school program
”. (
 Pawlash, George.
. and
Olivia
,
 Peter F,
2008:10).2.
Signifikansi Supervisi Pendidikan dan Contoh
Kedudukan pengawas sangat strategis dan akan mempengaruhi mutu pendidikan secarakeseluruhan. Pengawas bersifat fungsional dan bertanggung jawab terhadapa terjadinya proses pembelajaran, pendidikan, dan bimbingan di lingkungan persekolahan pada berbagai jenjang dan jenis pendidikan. Fungsinya yang strategis itu akan dapatmeningkatkan proses pembelajaran dan bimbingan yang dilakukan oleh guru sehingga proses pendidikan akan berlangsung secara efektif, terutama lingkungan pendidikan.
Wahyono Saputro
 Page
 
8/4/2012

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->