You are on page 1of 65

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 5 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. B. Kompetensi Dasar 2.1 Mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan struktur jaringan penyusun organ tumbuhan dengan tepat; 2. Menjelaskan fungsi jaringan penyusun organ tumbuhan dengan tepat. Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menunjukkan bagian epidermis, korteks dan stele pada tumbuhan dengan cermat; 2. Menyebutkan jaringan-jaringan penyusun daun dengan tepat; 3. Menyebutkan jaringan-jaringan penyusun akar dengan tepat; 4. Menyebutkan jaringan-jaringan penyusun batang dengan tepat; 5. Membedakan batang dikotil dengan batang monokotil dengan cermat. Pertemuan 3 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menyebutkan jaringan-jaringan penyusun daun dengan tepat; 2. Menyebutkan jaringan-jaringan penyusun akar dengan tepat; 3. Menyebutkan jaringan-jaringan penyusun batang dengan tepat; 4. Membedakan batang dikotil dengan batang monokotil dengan cermat. D. Materi Pembelajaran 1. Jaringan utama penyusun organ tumbuhan. a. Jaringan epidermis; b. Jaringan meristem; c. Jaringan parenkim; d. Jaringan pengangkut; e. Jaringan penguat. 2. Jaringan yang menyusun daun; 3. Jaringan yang menyusun akar; 4. Jaringan yang menyusun batang; a. Batang dikotil; b. Batang monokotil. E. Metode Pembelajaran Penugasan, diskusi, ceramah. F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik;

Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan urutan organisasi kehidupan mahluk hidup bersel banyak mulai dari tingkatan terendah sampai tertinggi. Meminta siswa untuk menunjukkan contoh jaringan tumbuhan dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari; Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan apakah jaringan-jaringan yang menyusun organ tumbuhan; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti - Dengan mengamati gambar berbagai jaringan utama penyusun tubuh tumbuhan, siswa diminta untuk menjelaskan ciri-ciri dan fungsi jaringan tersebut. - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan. c. Penutup - Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap ciri dan fungsi jaringan tumbuhan; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan mengamati preparat sayatan daun, akar, dan batang siswa diminta untuk membawa alat gambar dan membaca materi jaringan penyusun daun, akar dan batang di rumah; - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. Pertemuan 2 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan ciri dan fungsi jaringan tumbuhan dan mengaitkannya dengan materi jaringan penyusun organ tumbuhan; - Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan apakah jaringan-jaringan yang menyusun daun, akar, dan batang; - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran b. Kegiatan Inti Eksplorasi Guru mengemukakan rumusan masalah yang harus dipecahkan siswa melalui kegiatan praktikum; Siswa memahami peralatan dan langkah kerja yang akan dilaksanakan dalam praktikum; Siswa bersama teman sekelompoknya mengambil peralatan yang diperlukan; Dengan menggunakan mikroskop siswa mengamati preparat sayatan melintang daun, mengidentifikasi jaringan-jaringan penyusunnya dan menggambar hasil pengamatan di kertas HVS yang dibawa; -

Dengan menggunakan gambar sayatan melintang akar dan batang yang ada di LKS siswa mengidentifikasi jaringan-jaringan utama penyusun akar dan batang; Dengan menggunakan gambar sayatan melintang akar dan batang yang ada di LKS siswa membedakan batang dikotil dengan batang monokotil; Elaborasi Siswa bersama dengan teman sekelompoknya mengananalisis hasil praktikum dengan menjawab pertanyaan analisis di LKS; Konfirmasi Siswa bersama dengan teman sekelompoknya membuat kesimpulan hasil praktikum.

c. Penutup Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap jaringan penyusun daun, akar dan batang; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan membahas hasil praktikum melalui presentasi kelompok dan diskusi kelas; Berdoa; Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya.

Pertemuan 3 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan jaringan penyusun daun. Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimanakah jaringan-jaringan yang menyusun daun, akar dan batang dan bagaimanakah perbedaan batang dikotil dan monokotil; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti - Satu kelompok yang terpilih mempresentasikan hasil praktikumnya sementara siswa lain menyimak; - Diskusi kelas untuk membahas hasil pengamatan dan membuat kesimpulan; - Guru dan siswa mendiskusikan nilai moral yang dapat diambil dari pembelajaran mengenai jaringan tumbuhan. d. Penutup Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap jaringan penyusun daun, akar dan batang; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa selanjutnya akan membahas hama dan penyakit tanaman, siswa diminta untuk membaca dan membuat kumpulan informasi (kliping) mengenai hama dan penyakit tanaman.

G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Preparat awetan sayatan daun; 2. Gambar sayatan akar dan batang;

3. Mikroskop; 4. Gambar berbagai jaringan utama penyusun tumbuhan; 5. LKS; 6. Buku sumber yang relevan. H. Penilaian Penilaian Indikator Bentuk Tekhnik Contoh Instrumen Instrumen Pilihan Apakah fungsi jaringan Menjelaskan struktur dan Tes tulis ganda floem? fungsi jaringan di akar, A. Mengangkut air batang dan daun. dan garam mineral. B. Mengangkut hasil fotosintesis. C. Melakukan pembelahan untuk membentuk jaringan baru. D. Melindungi jaringan yang ada di bawahnya. Tes unjuk Tes Berdasarkan carta struktur Menunjukkan letak kerja identifikasi akar berikut ini, epidermis, korteks, dan tunjukkanlah letak korteks stele pada tumbuhan. dan epidermis!

Membedakan batang monokotil dan dikotil.

Tes tulis

Uraian

Bagaimana perbedaan batang monokotil dan dikotil? Kemukakan dua perbedaan!

Rubrik Penilaian Kegiatan Presentasi Nama Siswa : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Ucapan (artikulasi) b. Intonasi (tekanan, irama, jeda) Bahasa c. Struktur d. Pilihan Kata (diksi) a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi c. Pemahaman isi Teknik/ a. Penyampaian bahan Sikap b. Penampilan dan gerak Jumlah

Kriteria Jelas Benar Baku Tepat Sesuai Lengkap Paham Lancar Baik/sopan

Skala 5-15 5-15 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 35-

Sasaran

Aspek

Kriteria

Skala 100

Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79,

Kurang : 35 59

Format Observasi Kinerja Siswa Ketepatan Ketepatan Menggunakan Melaksanakan Nama Peralatan dan No. Langkah Kerja Siswa Bahan
25 20 15 10 5 25 20 15 10 5 25

Keaktifan
20 15 10 5 25

Kerja Sama
20 15 10 5

Keterangan: Sangat Baik = 25,

Baik = 20,

Cukup =15,

Kurang = 10, Sangat Kurang = 5

Nama:

Kelas: LEMBAR KERJA SISWA Jaringan pada Tumbuhan

Tujuan 1. Mengamati struktur jaringan penyusun daun. 2. Menjelaskan jaringan penyusun tubuh tumbuhan. 3. Menyebutkan urutan jaringan penyusun akar dari luar ke dalam. 4. Membedakan batang dikotil dan monokotil. 5. Menjelaskan jaringan yang ada di daun. Alat dan Bahan 1. Preparat awetan daun Ficus. 2. Mikroskop dan perlengkapannya. 3. Alat tulis dan gambar. Langkah kerja Amati preparat menggunakan mikroskop dengan pembesaran lemah (pembesaran lensa objektif 4X). Amati struktur dan letak setiap jaringan yang menyusun daun. Dengan pembesaran yang lebih kuat (pembesaran lensa objektif 10 X), amati secara detil struktur jaringan daun. Temukan jaringan epidermis, parenkim palisade, parenkim spons, xilem, floem, stoma. Buatlah gambar dan lengkapilah dengan keterangan bagian-bagiannya di kertas HVS yang kamu bawa. Jangan lupa jelaskan fungsi jaringan-jaringan tersebut. Jawab pertanyaan yang ada. Bereskan kembali alat praktikum, kembalikan keadaan mikroskop dan preparat ke keadaan semula. Bersihkan meja praktikum dari sampah. Analisis dan Membuat Kesimpulan 1. Lengkapi tabel berikut ini. TABEL JARINGAN UTAMA PENYUSUN TUMBUHAN NO. NAMA JARINGAN CIRI FUNGSI

NO.

NAMA JARINGAN

CIRI

FUNGSI

2. Berikut adalah gambar sayatan melintang akar tumbuhan. Bagaimana urutan jaringan dari luar ke dalam?

Jawaban: .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. .............................................. ..............................................
3. Berikut adalah gambar sayatan batang dikotil dan monokotil. ..............................................

.............................................. ...........

Lengkapi tabel perbedaan batang dikotil dan monokotil berikut. TABEL PERBEDAAN BATANG DIKOTIL DAN MONOKOTIL NO. BATANG DIKOTIL BATANG MONOKOTIL

4. Di jaringan manakah fotosintesis terjadi pada daun?............................................................................................. 5. KESIMPULAN: Jaringan utama pada tumbuhan meliputi jaringan ........................................, jaringan ........................................, jaringan ..............................................., jaringan ............................................, jaringan ........................................ Jaringan utama yang menyusun daun meliputi jaringan ............................................, jaringan ......................................., jaringan ......................................................, jaringan ..................................... Jaringan utama yang menyusun akar meliputi jaringan ......................................, jaringan .................................., jaringan .................................................. Satu perbedaaan batang dikotil dan monokotil ialah................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 3 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. B. Kompetensi Dasar 2.4. Mengidentifikasi hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan hama dan penyakit dengan tepat; 2. Mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan cermat. Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat memberikan contoh penyakit pada tumbuhan yang sering ditemukan dengan tepat. D. Materi Pembelajaran 1. Hama Tanaman; a. Pengertian hama; b. Contoh-contoh hama; 2. Penyakit pada Tanaman; a. Pengertian penyakit; b. Contoh-contoh penyakit. E. Metode Pembelajaran Penugasan, diskusi, ceramah. F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan jaringan-jaringan penyusun organ tumbuhan dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari; - Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan apakah hama dan penyakit yang menyerang tumbuhan dan apa dampaknya bagi manusia? - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. b. Kegiatan Inti Eksplorasi - Siswa diminta melakukan studi pustaka dengan menjawab pertanyaan di LKS;

c. Penutup - Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap hama dan penyakit tumbuhan; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik untuk melanjutkan studi pustaka karena hasil pekerjaan mereka akan diperiksa dan dinilai pada pertemuan berikutnya; - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. Pertemuan 2 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan pengertian hama dan penyakit pada tumbuhan; Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan apa saja contoh penyakit tumbuhan yang biasa ditemukan; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Elaborasi dan Konfirmasi - Siswa dibimbing guru membahas hasil studi pustaka dan selanjutnya dilakukan penilaian; - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan; - Siswa bersama guru membahas nilai moral yang diperoleh melalui pembelajaran mengenai Hama dan Penyakit Tumbuhan. c. Penutup - Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap hama dan penyakit tumbuhan; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa akan dilakukan praktikum mengenai fotosintesis. Siswa beserta teman sekelompoknya membaca petunjuk praktikum di LKS lalu mereka melakukan kegiatan praktikum di rumah yang akan dilanjutkan di sekolah. Siswa juga diminta untuk membaca materi tentang Fotosintesis terlebih dulu di rumah; - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya.

G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Buku dan sumber belajar lain yang relevan; 2. Gambar tumbuhan yang mengalami kelainan akibat hama dan penyakit;

H.

Penilaian Indikator Tekhnik Tes tulis Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Uraian Apakah perbedaan hama dan penyakit? Kemukakan satu perbedaan! Uraian Berikan tiga buah contoh hewan yang biasa menjadi hama!

Menjelaskan hama dan penyakit. Mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan seharihari.

Tes tulis

LEMBAR KERJA SISWA K. D. 2.4 Hama dan Penyakit Tanaman Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan tepat di buku tugas. Kalian diperkenankan berdiskusi dengan teman namun tidak dibolehkan mencontek. Tolong jaga ketertiban dan kebersihan kelas! 1. Apakah yang dimaksud dengan hama tanaman? 2. Apakah yang dimaksud dengan penyakit pada tanaman? 3. Apakah perbedaan hama dengan penyakit pada tanaman? 4. Berikan tiga buah contoh hewan yang biasa menjadi hama! 5. Bagaimana ciri tanaman yang diserang tungau bercak dua (Tetranichus urticae )? 6. Bagaimana menanggulangi serangan hama? 7. Apakah penggunaan biopestisida atau predator (pemangsa) atau musuh alami lebih aman dibandingkan menggunakan bahan kimia buatan? Mengapa? 8. Apa saja faktor penyebab sakitnya tanaman? 9. Bagaimana menanggulangi tanaman yang sakit akibat kekurangan unsur hara? 10. Berikan tiga contoh penyakit tanaman yang biasa ditemukan? Bagaimana gejala gejala dari penyakit tersebut dan disebabkan oleh apa?

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 5 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. B. Kompetensi Dasar 2.2 Mendeskripsikan proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menunjukkan bagian daun yang menjadi tempat fotosintesis dengan cermat; 2. Membuat definisi fotosintesis dengan tepat; 3. Menuliskan reaksi kimia pada fotosintesis dengan tepat; 4. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis dengan tepat. Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Melakukan Percobaan Sachs dengan penuh tanggung jawab; 2. Membuat laporan hasil Percobaan Sachs bersama dengan teman sekelompok; Pertemuan 3 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan dengan tepat bahwa cahaya berpengaruh terhadap fotosintesis; 2. Menjelaskan dengan tepat bahwa pada fotosintesis dihasilkan karbohidrat. D. Materi Pembelajaran 1. Pengertian Fotosintesis; 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis. E. Metode Pembelajaran Penugasan, diskusi, ceramah. F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan jaringan-jaringan penyusun daun; Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan darimana tumbuhan memperoleh makanan untuk bertahan hidup dan bagaimana fotosintesis terjadi; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi - Siswa melakukan studi pustaka mengenai fotosintesis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dengan panduan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru; Elaborasi dan Konfirmasi - Diskusi kelas hasil studi pustaka dengan bimbingan guru. c. Penutup - Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap fotosintesis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru mengingatkan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan dilakukan Percobaan Sachs sehingga siswa harus membawa daun yang sudah ditutupi dengan alumunium foil/kertas karbon hitam dan daun yang tidak ditutupi yang telah dibiarkan selama satu minggu, serta bahan lainnya yang diperlukan untuk Percobaan. Siswa juga diminta untuk membaca kembali petunjuk praktikum yang akan dilakukan. - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. Pertemuan 2 a. Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis; - Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana jika tumbuhan tidak mendapatkan cahaya; - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. b. Kegiatan Inti Eksplorasi dan Elaborasi Guru mengemukakan rumusan masalah yang harus dipecahkan siswa melalui kegiatan praktikum; Siswa memahami peralatan dan langkah kerja yang akan dilaksanakan dalam praktikum; Siswa bersama teman sekelompoknya mengambil peralatan yang diperlukan; Siswa melakukan Percobaan Sachs dengan tertib dan aman; Siswa bersama teman sekelompoknya berdiskusi untuk menganalisis hasil percobaan dengan panduan pertanyaan di buku paket halaman 70; Siswa bersama teman sekelompoknya mendiskusikan kesimpulan hasil percobaan. Konfirmasi Siswa melakukan diskusi kelas dengan bimbingan guru.

c. Penutup Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap Percobaan Sachs;

Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan membahas hasil praktikum melalui presentasi kelompok dan diskusi kelas; Berdoa; Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya.

Pertemuan 3 a. Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan jaringan penyusun daun. - Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana perbedaan fotosintesis pada daun yang ditutupi aluminium foil dengan yang dibiarkan terbuka; - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. b. Kegiatan Inti Eksplorasi - Satu kelompok yang terpilih mempresentasikan hasil praktikumnya sementara siswa lain menyimak; Elaborasi dan Konfirmasi - Diskusi kelas untuk membahas hasil pengamatan dan membuat kesimpulan; - Guru dan siswa mendiskusikan nilai moral yang dapat diambil dari pembelajaran mengenai fotosintesis. c. Penutup - Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap fotosintesis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik untuk mengumpulkan laporan hasil Percobaan Sachs tepat waktu; - Guru juga mengingatkan siswa untuk mengulas materi kembali di rumah karena pada pertemuan selanjutnya akan dilaksanakan Ulangan Blok K. D. 2.1., 2.4. dan 2.2. G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Alat dan Bahan Praktikum a. Alat: Pembakar spirtus, pinset, pipet, cawan petri, gelas kimia, penjepit tabung reaksi, korek api, lap; b. Bahan: Daun singkong, aluminium foil, iodium, alkohol 70 % 2. Buku sumber yang relevan.

H. Penilaian Indikator Menunjukkan bagian daun yang berperan dalam fotosintesis. Tekhnik Tes tulis Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Pilihan Amati sayatan melintang daun Ganda berikut.

Membuat definisi fotosintesis. Melakukan dan membuat laporan hasil percobaan Ingenhousz atau Sachs.

Tes tulis Penugasan

Uraian Portofolio

Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis.

Tes tulis

Uraian

Manakah bagian daun yang menjadi tempat fotosintesis? A. Nomor 1 dan 2. B. Nomor 2 dan 3. C. Nomor 3 dan 4. D. Nomor 1 dan 4. Apakah yang dimaksud dengan fotosintesis? Lakukan percobaan Ingenhousz/ Sachs bersama dengan teman sekelompok. Amati dan catat hasil pengamatan lalu susun laporan hasil praktikum dan kumpulkan tepat waktu. Bagaimana terjadinya fotosintesis jika daun ditutupi oleh aluminium foil selama satu minggu?

Rubrik Penilaian Kegiatan Presentasi Nama siswa : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Ucapan (artikulasi) b. Intonasi (tekanan, irama, jeda) Bahasa c. Struktur d. Pilihan Kata (diksi) a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi c. Pemahaman isi Teknik/ a. Penyampaian bahan Sikap b. Penampilan dan gerak Jumlah Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79, Kurang : 35 59

Kriteria Jelas Benar Baku Tepat Sesuai Lengkap Paham Lancar Baik/sopan

Skala 5-15 5-15 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 35100

Rubrik Penilaian Laporan Hasil Praktikum Nama Kelompok : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi a. Kejelasan analisis Analisis b. Ketepatan analisis Jumlah Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79, Kurang : 25 59

Kriteria Sesuai Lengkap Jelas Tepat

Skala 5-25 5-25 5-25 5-25 20100

Format Observasi Kinerja Siswa Ketepatan Ketepatan Menggunakan Melaksanakan Nama Peralatan dan No. Langkah Kerja Siswa Bahan
25 20 15 10 5 25 20 15 10 5 25

Keaktifan
20 15 10 5 25

Kerja Sama
20 15 10 5

Keterangan: Sangat Baik = 25,

Baik = 20,

Cukup =15,

Kurang = 10, Sangat Kurang = 5

Nama:

Kelas: LEMBAR KERJA SISWA PRAKTIKUM K. D. 2.2 Percobaan Sachs

Tujuan 1. Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan karbohidrat; 2. Membuktikan bahwa cahaya berpengaruh pada fotosintesis. Alat dan Bahan 1. Gelas kimia; 2. Tripod; 3. Pembakar spirtus; 4. Tabung reaksi; 5. Cawan petri; 6. Pinset;

7. Pipet tetes; 8. Gunting; 9. Kertas karbon hitam; 10. Larutan iodium; 11. Alkohol 70 %; 12. Daun singkong.

Langkah Kerja 1. Tutuplah sebagian daun tanaman singkong di kedua sisinya dengan kertas karbon hitam, seminggu sebelum percobaan; 2. Biarkan daun tersebut terkena cahaya matahari. Kertas karbon menghalangi cahaya matahari sehingga bagian itu merupakan bagian yang tidak terkena cahaya matahari; 3. Petiklah daun itu pada saat akan melakukan percobaan; 4. Bukalah kertas karbon yang menutup daun; 5. Masukkan daun tersebut ke dalam gelas kimia yang berisi air panas dan tunggulah sampai daun layu; 6. Masukkan daun yang telah layu ke dalam tabung reaksi dan berilah alkohol 70 % secukupnya, lalu masukkan tabung reaksi itu ke dalam gelas kimia yang berisi air; 7. Panaskan air di atas tripod hingga mendidih. Gantilah alkohol bila sudah berwarna hijau (lakukanlah kerja ini sampai daun tidak berwarna hijau lagi); 8. Angkatlah daun dengan pinset, kemudian letakkan di atas cawan petri. Tetesilah daun tersebut dengan larutan yodium (lugol) dan amatilah perubahan warna yang terjadi. Pertanyaan 1. Apakah fungsi air panas, alkohol, dan larutan iodium dalam percobaan? 2. Setelah ditetesi iodium, warna apakah yang timbul pada bagian daun yang tidak terkena cahaya matahari? Membuktikan apakah hal tersebut? 3. Warna apakah yang timbul pada bagian daun yang terkena cahaya matahari. Membuktikan apakah hal tersebut? 4. Apakah kesimpulan yang dapat kamu ambil dari percobaan ini?

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 4 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. B. Kompetensi Dasar 1.1 Menganalisis pentingnya pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup dengan tepat; 2. Menyimpulkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup dengan tepat; 3. Membuat laporan hasil percobaan perkecambahan bersama dengan teman sekelompok. Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan metagenesis pada lumut dan paku dengan tepat; 2. Menjelaskan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna dengan tepat. 3. Mendeskripsikan tahapan perkembangan manusia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa dengan tepat; 4. Menjelaskan ciri-ciri masa pubertas pada remaja dengan tepat. D. Materi Pembelajaran 1. Definisi Pertumbuhan dan Perkembangan; 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan; 3. Metamorfosis dan Metagenesis; a. Metamorfosis b. Metagenesis 4. Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia; 5. Pubertas pada Remaja.

E. Metode Pembelajaran Eksperimen, penugasan, diskusi, ceramah. F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan mengapa tumbuhan bertambah tinggi dan menyebutkan jaringan utama yang berperan dalam proses tersebut; - Motivasi:

Peserta didik diminta untuk memikirkan mengapa mahluk hidup dapat bertambah tinggi dan dewasa; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi - Siswa satu kelompok terpilih mempresentasikan hasil eksperimen terhadap kacang hijau. Siswa kelompok lain menyimak dengan cermat dan membandingkan hasil pengamatannya dengan kelompok penyaji. Elaborasi dan Konfirmasi - Sesi diskusi dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada audiens untuk bertanya. - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan. c. Penutup - Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pada pertemuan berikutnya akan dibahas materi Metamorfosis dan Metagenesis, sehingga siswa diminta untuk membuat bagan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna, metagenesis paku dan lumut, tabel tahapan perkembangan manusia, ciri kelamin primer dan sekunder ketika pubertas di rumah. Satu kelompok ditunjuk untuk mempresentasikan tugas yang dibuat. - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. Pertemuan 2 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan definisi pertumbuhan dan perkembangan; Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada mahluk hidup; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi Siswa satu kelompok yang terpilih mempresentasikan tugas yang telah dibuatnya. Siswa kelompok lain menyimak dengan cermat dan membandingkan tugas yang dibuatnya dengan kelompok penyaji. Elaborasi dan Konfirmasi - Sesi diskusi dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada audiens untuk bertanya. - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan.

d. Penutup - Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap metamorfosis, metagenesis dan pubertas; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pada pertemuan berikutnya akan dibahas materi Gerak Tumbuhan, sehingga siswa diminta untuk membuat laporan hasil eksperimen pertumbuhan kecambah kacang hijau di rumah dan melakukan studi pustaka terhadap Jenis-jenis Gerak pada Tumbuhan. Satu kelompok ditunjuk untuk mempresentasikan hasil eksperimennya. - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Alat dan Bahan Eksperimen; a. Alat: Pot ukuran kecil, kantung kresek hitam, alat tulis, LKS; b. Bahan: Kacang hijau, tanah/ kapas, air, cahaya matahari; 2. Gambar Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna; 3. Gambar Metagenesis Paku dan Lumut; 4. Tabel Ciri Kelamin Primer dan Sekunder Manusia; 5. Buku sumber yang relevan. H. Penilaian Penilaian Indikator Menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup Tekhnik Tes tulis Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Pilihan Mengapa gen mempengaruhi ganda pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup? A. Karena gen yang diturunkan dari orang tua ke anaknya mempengaruhi ciri dan sifat anak. B. Karena dikeluarkan sangat sedikit namun berfungsi untuk mengendalikan berbagai fungsi dalam tubuh. C. Karena merupakan bahan baku dan sumber energi dalam proses metabolisme tubuh. D. Karena reaksi kimia dalam tubuh sangat memerlukan kondisi yang optimum.

Penilaian Indikator Menyimpulkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup Tekhnik Tes tulis Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Pilihan Manakah pernyataan yang tepat ganda di bawah ini? A. Pertumbuhan bersifat kualitatif (tidak dapat diukur) sedangkan perkembangan bersifat kuantitatif (dapat diukur). B. Proses pertumbuhan dan perkembangan dapat dipisahkan satu sama lain karena berlangsung dalam waktu yang berbeda. C. Pertumbuhan berkaitan dengan pertambahan jumlah sel sedangkan perkembangan berkaitan dengan proses tercapainya kedewasaan. D. Pertumbuhan berkaitan dengan kematangan organ reproduksi sedangkan perkembangan berkaitan dengan pertambahan ukuran sel. Pilihan Amati bagan metagenesis ganda (pergiliran keturunan) paku berikut.

Menjelaskan metagenesis pada lumut dan paku.

Tes tulis

Apakah tahapan perkembangan paku setelah spora? A. Protonema. B. Protalium. C. Sporofit. D. Embrio.

Penilaian Indikator Menjelaskan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Tes tulis Pilihan Bagaimanakah tahapan ganda metamorfosis pada kupu-kupu? A. Telur larva pupa dewasa (imago). B. Telur larva nimfa dewasa (imago). C. Telur pupa larva dewasa (imago). D. Telur nimfa larva dewasa (imago). Bersama dengan teman Penugasan Portofolio sekelompok lakukan percobaan menumbuhkan kecambah selama dua minggu. Amati dan catat hasil pengamatan setiap hari lalu susun laporkan dan kumpulkan tepat waktu! Tekhnik Tes tulis Pilihan ganda Apakah yang membedakan masa remaja dengan kanak-kanak? A. Sudah memiliki pendirian yang tetap. B. Mulai bersikap kritis dan selalu ingin mencoba hal baru. C. Mudah menghapal tetapi mudah melupakan. D. Sudah dapat memilih pasangan hidup yang cocok. Manakah ciri kelamin sekunder pada remaja perempuan? A. Bahu melebar. B. Suara membesar. C. Pinggul melebar. D. Dihasilkannya sel telur di ovarium.

Membuat laporan hasil percobaan perkecambahan.

Mendeskripsikan tahapan perkembangan manusia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa.

Menjelaskan ciri-ciri masa pubertas pada remaja.

Tes tulis

Pilihan ganda

Rubrik Penilaian Kegiatan Presentasi Nama siswa : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Ucapan (artikulasi) b. Intonasi (tekanan, irama, jeda) Bahasa c. Struktur d. Pilihan Kata (diksi) a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi c. Pemahaman isi Teknik/ a. Penyampaian bahan Sikap b. Penampilan dan gerak Jumlah Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79, Kurang : 35 59

Kriteria Jelas Benar Baku Tepat Sesuai Lengkap Paham Lancar Baik/sopan

Skala 5-15 5-15 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 35100

Rubrik Penilaian Laporan Hasil Praktikum Nama Kelompok : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi a. Kejelasan analisis Analisis b. Ketepatan analisis Jumlah Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79, Kurang : 25 59

Kriteria Sesuai Lengkap Jelas Tepat

Skala 5-25 5-25 5-25 5-25 20100

Nama:

Kelas:

LEMBAR KERJA SISWA PRAKTIKUM K.D. 1.1 DAN 2.3 Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Arah Tumbuh Perkecambahan Kacang Hijau

Rumusan Masalah

1. Bagaimana tinggi kecambah kacang hijau yang ditumbuhkan di kondisi cahaya yang berbeda? 2. Bagaimana arah tumbuh kecambah kacang hijau yang ditumbuhkan di kondisi cahaya yang berbeda? Tujuan :

1. Membandingkan kecepatan tumbuh tanaman di tempat yang berbeda intensitas cahayanya yaitu gelap dan terang; 2. Membuktikan arah datangnya cahaya berpengaruh terhadap arah tumbuh tanaman. Alat : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Bahan : 1. Kapas; 2. Air; 3. Kacang Hijau (15 biji). Mistar dan Alat Tulis; Plastik gelas air mineral bekas/pot (3 buah); Sebilah kayu/ plastik, panjang 15 cm; Kantung kresek hitam ukuran sedang; Kertas karbon hitam; Lem Superglue.

Cara Kerja : 1. Persiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan. 2. Pilih biji kacang hijau yang berkualitas. Caranya, rendam segenggam kacang hijau di air, buang biji yang terapung. Biji yang tersisa direndam semalam dalam air hangat. Ambil 15 buah biji kacang hijau. 3. Letakkan 5 biji kacang hijau dalam kedua gelas yang diberi kapas.

4. Beri label pada kedua pot/gelas tersebut (A dan B) 5. Letakkan gelas berlabel A di tempat terang dan label B di tempat yang gelap. Beri air setiap hari selama 14 hari. 6. Untuk gelas berlabel C, bungkus permukaan luar gelas dengan kertas karbon hitam (bagian atas tidak perlu ditutupi kertas karbon). Oleskan lem ke bagian bawah kayu dengan bagian dasar gelas (gunakan lem secukupnya, tidak perlu berlebihan). Simpan kapas basah di dasar gelas, letakkan 5 biji kacang di atasnya. Masukan gelas ke dalam kantung kresek hitam dan beri lubang seperti gambar di bawah ini. Kantung Kresek Hitam Kantung Kresek Hitam yang Dilubangi (Diameter Lubang 1, 5 cm)

Kayu/ Plastik yang Sudah Ditempelken ke Dasar Gelas Gelas yang Sudah Dibungkus Kertas Karbon Hitam

7. 8.

Letakkan gelas berlabel C di tempat yang terang. Beri air selama 7 hari. Jika biji telah tumbuh, ukur panjang batang (tinggi kecambah) dari ketiga tanaman pada gelas tersebut (2 biji yang terlambat berkecambah tidak perlu diukur tingginya). Pengukuran dimulai dari permukaan kapas hingga ujung batang.

9.

Pengukuran dilakukan dalam waktu yang ditentukan.

10. Catat jumlah kecambah dari ketiga kecambah dalam gelas yang daunnya berwarna hijau dan pucat di tabel yang tersedia. 11. Hitung rata-rata tinggi kecambah setiap hari untuk ketiga percobaan tersebut.

12. Catat hasil pengukuran dan pengamatan di tabel berikut.

Tabel Hasil Pengamatan di Gelas A Hari ke1 2 3 4 5 6 7 Tinggi kecambah ke- (cm) 1 2 3 Rata-rata Tinggi Warna Daun Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Tabel Hasil Pengamatan di Gelas B Hari ke1 2 3 4 5 6 7 Tinggi kecambah ke- (cm) 1 2 3 Rata-rata Tinggi Warna Daun Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ......

Tabel Hasil Pengamatan Kecambah di Gelas C Hari ke1 2 3 4 5 6 7 Tinggi kecambah ke- (cm) 1 2 3 Rata-rata Tinggi Warna Daun Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ...... Jumlah kecambah yang daunnya berwarna hijau=....... Jumlah kecambah yang daunnya pucat = ......

13. Jangan lupa untuk memfoto kecambah-kecambah yang diamati.

Pertanyaan dan Analisis (untuk Dibahas di BAB IV) 1. Manakah kecambah yang paling tinggi/ cepat pertumbuhannya? Mengapa? 2. Apakah yang dimaksud dengan etiolasi? 3. Manakah kecambah yang terlihat sehat (daunnya berwarna hijau)? Mengapa? 4. Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan? 5. Bagaimana pengaruh cahaya terhadap hormon auksin (hormon pertumbuhan)? 6. Apa saja faktor eksternal dan faktor internal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan kecambah? 7. Bagian tumbuhan apa yang tumbuhnya mengikuti arah cahaya matahari? 8. Termasuk gerak apakah gerak tumbuhan yang demikian?

Kesimpulan (untuk BAB V) 1. .

2.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 2 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. B. Kompetensi Dasar 2.3. Mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan perbedaan gerak nasti, tropisme dan taksis dengan tepat. 2. Menjelaskan berbagai macam gerak tropisme dengan tepat. 3. Menjelaskan berbagai macam gerak nasti dengan tepat. 4. Menjelaskan berbagai macam gerak taksis dengan tepat.

D. Materi Pembelajaran 1. Gerak Endonom; 2. Gerak Esionom; a. Gerak Tropisme; 1) Geotropisme/ Gravitropisme; 2) Hidrotropisme; 3) Tigmotropisme; 4) Fototropisme/ Heliotropisme; 5) Kemotropisme. b. Gerak Taksis; 1) Kemotaksis; 2) Fototaksis; c. Gerak Nasti; 1) Niktinasti; 2) Fotonasti; 3) Seismonasti; 4) Tigmonasti; 5) Termonasti; 6) Nasti kompleks; 3. Gerak Higroskopis. E. Metode Pembelajaran Eksperimen, penugasan, diskusi, ceramah. F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan bagaimana arah pertumbuhan pada tumbuhan;

Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan apakah yang terjadi pada kacang hijau yang ditumbuhkan dengan hanya mendapatkan sinar matahari dari arah tertentu (tidak dari segala arah); Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi - Siswa satu kelompok terpilih mempresentasikan hasil eksperimen terhadap kacang hijau dan Tabel Jenis-jenis Gerak pada Tumbuhan. Siswa kelompok lain menyimak dengan cermat dan membandingkan hasil pekerjaannya dengan kelompok penyaji. Elaborasi dan Konfirmasi - Sesi diskusi dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada audiens untuk bertanya. - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan. c. Penutup - Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap Gerak pada Tumbuhan; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pada pertemuan berikutnya akan dilaksanakan Ulangan Blok K. D. 1.1., 1.2. dan 1.3. Setelah ulangan akan dibahas materi Sistem Gerak pada Manusia, sehingga siswa diminta untuk studi pustaka dengan mengisi LKS yang telah disediakan guru di rumah. - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Alat dan Bahan Eksperimen; a. Alat: Pot ukuran kecil, kantung kresek hitam, alat tulis, LKS; b. Bahan: Kacang hijau, tanah/ kapas, air, cahaya matahari; 2. Tabel Jenis-jenis Gerak pada Tumbuhan; 3. Buku sumber yang relevan.

H. Penilaian Indikator Penilaian Bentuk Tekhnik Contoh Instrumen Instrumen Menjelaskan Tes tulis Pilihan Perhatikan tabel perbedaan berbagai macam perbedaan ganda gerak pada tumbuhan. gerak nasti, Jenis Asal Organ Seluruh Arah Gerak tropisme Gerak Rangsang Tertentu Bagian Dipengaruhi dan taksis. dari Luar yang yang Arah
Bergerak Bergerak Rangsang

W X Y Z

V V V -

V V V

V -

V V -

Manakah ciri yang tepat dari gerak tropisme, nasti dan taksis secara berurutan? A. W, X, Y. B. Y, X, W. C. X, Y, Z. D. Y, X, Z. Menjelaskan Tes tulis berbagai macam gerak tropisme. Pilihan Ganda Perhatikan gambar berikut.

Gerak apakah yang dilakukan tumbuhan? A. Fototropisme. B. Geotropisme. C. Fotonasti. D. Kemotaksis. Menjelaskan Tes tulis berbagai macam gerak nasti. Pilihan Ganda Termasuk gerak apakah menutupnya daun putri malu ketika disentuh? A. Geotropisme. B. Fotonasti. C. Kemotaksis. D. Seismonasti. Termasuk gerak apakah mendekatnya sel sperma ke sel telur di dalam ovarium? A. Geotropisme. B. Fotonasti. C. Kemotaksis. D. Seismonasti.

Menjelaskan berbagai macam gerak taksis.

Tes tulis

Pilihan Ganda

Rubrik Penilaian Kegiatan Presentasi Nama siswa : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Ucapan (artikulasi) b. Intonasi (tekanan, irama, jeda) Bahasa c. Struktur d. Pilihan Kata (diksi) a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi c. Pemahaman isi Teknik/ a. Penyampaian bahan Sikap b. Penampilan dan gerak Jumlah Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79, Kurang : 35 59

Kriteria Jelas Benar Baku Tepat Sesuai Lengkap Paham Lancar Baik/sopan

Skala 5-15 5-15 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 5-10 35100

Rubrik Penilaian Studi Pustaka Nama siswa : ................................... Kelas : ................................... Sasaran Aspek a. Hubungan isi Isi b. Kelengkapan isi a. Kejelasan analisis Analisis b. Ketepatan analisis Jumlah Kesimpulan Penilaian : Baik : 80 100, Cukup : 60 79, Kurang : 25 59

Kriteria Sesuai Lengkap Jelas Tepat

Skala 5-25 5-25 5-25 5-25 20100

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 5 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. B. Kompetensi Dasar 1.3. Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menyebutkan organ penyusun sistem gerak dengan tepat; 2. Menjelaskan tulang penyusun rangka manusia dengan tepat; 3. Menjelaskan berbagai persendian dengan tepat. Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Menjelaskan berbagai jenis otot dengan tepat. 2. Menjelaskan cara kerja otot antagonis dan sinergis dengan tepat. Pertemuan 3 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem gerak dengan tepat. D. Materi Pembelajaran 1. Organ Penyusun Sistem Gerak Manusia; 2. Rangka Manusia; a. Fungsi Rangka; b. Jenis Tulang; c.Tulang Penyusun Rangka; 3. Hubungan Antartulang (Persendian/ Artikulasi); a. Sendi Mati (Sinartrosis); b. Sendi Kaku (Amfiartrosis); c. Sendi Gerak (Diartrosis); i. Sendi Peluru; ii. Sendi Engsel; iii. Sendi Pelana; iv. Sendi Putar; 4. Otot Tubuh Manusia; a. Otot Polos; b. Otot Lurik; c. Otot Jantung; 5. Kelainan dan Penyakit pada Tulang dan Otot. E. Metode Pembelajaran Penugasan, diskusi, ceramah.

F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan macam-macam gerak pada tumbuhan dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari; - Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana kerja sistem gerak pada manusia; - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. b. Kegiatan Inti Eksplorasi - Siswa diperlihatkan torso rangka manusia; - Dengan bimbingan guru siswa menyebutkan organ penyusun sistem gerak dan menyebutkan nama-nama tulang yang ditunjukkan guru; Elaborasi dan Konfirmasi - Diskusi kelas untuk membahas tugas (LKS) yang sudah dikerjakan siswa mengenai persendian; - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan. c. Penutup - Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap rangka dan persendian pada manusia; - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Penilaian; - Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan mempelajari otot sehingga siswa diminta untuk melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS; - Berdoa; - Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya. Pertemuan 2 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan organ penyusun sistem gerak pada manusia; Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana peran otot ketika tubuh bergerak; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi Siswa mendiskusikan hasil studi pustaka dengan bimbingan guru mengenai fungsi otot, macam-macam otot dan cara kerja otot; Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan.

c. Penutup Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap otot penyusun Sistem Gerak pada Manusia; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan membahas Kelainan dan Penyakit pada Sistem Gerak Manusia; Berdoa; Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya.

Pertemuan 3 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menjelaskan fungsi tulang dan otot dalam menggerakan bagian tubuh. Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana jika tulang dan otot diserang oleh penyakit atau mengalami kelainan; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi - Siswa menyimak berbagai gambar orang yang mengalami kelainan dan penyakit pada sistem gerak manusia dan mendiskusikan penyebab serta gejala yang tampak. - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan. c. Penutup Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap penyakit dan kelainan pada sistem gerak; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa selanjutnya akan membahas materi tentang Zat Makanan sehingga siswa diminta untuk melakukan studi pustaka.

G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Torso rangka manusia; 2. Gambar orang yang mengalami kelainan atau sakit pada sistem geraknya; 3. LKS; 4. Buku sumber yang relevan.

H. Penilaian Indikator Menyebutkan organ penyusun sistem gerak. Tekhnik Tes tulis Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Pilihan Manakah yang termasuk Ganda organ penyusun sistem gerak? A. Tulang dan otot. B. Tulang dan rangka. C. Otot dan sendi. D. Otot dan artikulasi. Pilihan Apakah peranan dari Ganda tulang hasta? A. Berperan dalam gerakan paha. B. Berperan dalam gerakan kepala. C. Berperan dalam gerakan lengan atas. D. Berperan dalam gerakan lengan bawah. Pilihan Bagaimana arah gerakan Ganda sendi engsel pada tangan dan kaki? A. Arah gerakan 180o. B. Arah gerakan ke segala arah. C. Arah gerakan memutar. D. Arah gerakan terbatas. Pilihan Apakah ciri dari otot polos? Ganda A. Bekerja di bawah kesadaran. B. Bekerja tidak disadari. C. Berinti sel banyak. D. Menempel pada rangka.

Menjelaskan tulang penyusun rangka manusia.

Tes tulis

Menjelaskan berbagai persendian.

Tes tulis

Menjelaskan berbagai jenis otot.

Tes tulis

Indikator Menjelaskan cara kerja otot antagonis dan sinergis.

Tekhnik Tes tulis

Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem gerak

Tes tulis

Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Uraian Bagaimanakah cara kerja otot antagonis dalam menggerakkan tulang? A. Bekerja samasama berelaksasi. B. Bekerja tidak terkendali. C. Bekerja berlawanan untuk menggerakkan tulang. D. Bekerja samasama berkontraksi. Pilihan Perhatikan gambar berikut. Ganda

Apakah kelainan tulang yang dimaksud? A. Kifosis. B. Skoliosis. C. Lordosis. D. Polio.

Nama:

Kelas: LEMBAR KERJA SISWA PRAKTIKUM K. D. 1.3 Persendian dan Otot pada Sistem Gerak Manusia

TUJUAN 1. Mengidentifikasi jenis-jenis sendi gerak; 2. Membandingkan beragam jenis otot. ALAT DAN BAHAN 1. Anggota tubuh manusia 2. Buku sumber

3. LKS 4. Alat tulis

LANGKAH KERJA DAN HASIL PRAKTIKUM Persendian 1. Amati gerak pada tubuhmu dan tentukan jenis persendiannya. 2. Lengkapi tabel pengamatan di bawah ini pada bukumu. Gunakan referensi dari berbagai sumber untuk mengisi kolom nama sendi yang berperan. No. Bagian Tubuh Arah Gerak Samping 1. 2. 3. Bahu Lengan Pergelangan tangan 4. Jari telunjuk 5. Ibu jari tangan 6. Panggul 7. Tungkai kaki 8. Lutut 9. Pergelangan kaki 10. Ibu jari kaki Keterangan Berilah tanda V bila terjadi gerakan Otot Lengkapi tabel di bawah ini pada bukumu. Gunakan referensi dari berbagai sumber untuk mengisi kolom nama sendi yang berperan.
Bentuk No. Jenis Otot Memanjang Memanjang Bercabang Gelendong Jumlah Inti Sel 1 > 1 Letak Inti Sel di Tepi di Tengah Letak Sel Menyusun Organ Dalam Menempel pada Rangka Cara Kerja Disadari Tidak Disadari

Nama Sendi Depan Belakang Berputar

1. 2. 3.

Otot polos Otot lurik Otot jantung

Keterangan Berilah tanda V bila cirinya sesuai

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 4 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. B. Kompetensi Dasar 1.4 Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Membedakan saluran pencernaan dengan kelenjar pencernaan dengan tepat 2. Menyebutkan organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia dengan tepat 3. Mendata kelainan dan gangguan pada sistem pencernaan dengan tepat Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 4. Membandingkan antara pencernaan mekanis dan pencernaan kimiawi dengan benar 5. Mengidentifikasi kandungan dan fungsi zat makanan dengan benar 6. Menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya untuk mengatasinya D. Materi Pembelajaran Sistem Pencernaan pada manusia . E. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok dan eksperimen F. Langkah-langkah Kegiatan 1. Pertemuan Pertama a. Kegiatan Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang - Motivasi dan apersepsi : Makanan yang dikonsumsi di dalam tubuh dicerna atau diproses menjadi sari-sari makanan agar dapat diserap tubuh, menurut pendapat kalian bagaimana proses pencernaan makanan tersebut berlangsung ? - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran b.Kegiatan inti Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi - Siswa diminta melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS K. D. 1.4; - Siswa melakukan diskusi studi pustaka dengan bimbingan guru;

- Guru memastikan bahwa seluruh peserta didik telah memahami konsep materi .

c. Kegiatan Penutup - Guru bersama peserta didik membuat rangkuman dan kesimpulan dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan; - Guru memberikan tes untuk mengetahui daya serap materi pelajaran; - Guru memberi tugas untuk membaca materi selanjutnya; - Guru menugaskan siswa untuk mempelajari LKS Uji Kandungan Makanan yang akan dilakukan di pertemuan berikutnya. 2. Pertemuan kedua a. b. Kegiatan Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Motivasi: Meminta peserta didik memberikan contoh makanan yang dikonsumsi saat sarapan dan menanyakan kandungan gizinya? Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Inti

Eksplorasi - Siswa melakukan kegiatan praktikum uji kandungan makanan; Elaborasi dan Konfirmasi - Siswa melakukan diskusi kelas dengan bimbingan guru; - Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan materi yang telah didiskusikan. c. Penutup Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap kandungan makanan; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian;

tentang

G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Buku Paket IPA 1. Gambar orang yang mengalami kelainan atau penyakit pada sistem pencernaan; 3. LKS; 4. Buku sumber lain yang relevan. H. Penilaian

Indikator Membedakan antara saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan sebagai penyusun sistem pencernaan pada manusia. Mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat yang ada didalamnya. Membandingkan pencernaan mekanik dan kimiawi Memberikan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan seharihari dan upaya mengatasinya

Tekhnik Tes tulis

Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen uraian Apa yang dimaksud dengan saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan dan berikan contohnya ! uraian Berikan tiga contoh jenis makanan yang kandungan zatnya mengandung karbohidrat ! Jelaskan perbedaan pencernaan mekanik dan kimiawi ! Berikan dua contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan dan bagaimana cara mengatasinya !

Tes tulis

Tes tulis

uraian

Tes tulis

uraian

Format Observasi Kinerja Siswa Ketepatan Ketepatan Menggunakan Melaksanakan Nama Peralatan dan No. Langkah Kerja Siswa Bahan
25 20 15 10 5 25 20 15 10 5 25

Keaktifan
20 15 10 5 25

Kerja Sama
20 15 10 5

Keterangan: Sangat Baik = 25,

Baik = 20,

Cukup =15,

Kurang = 10, Sangat Kurang = 5

Nama:.................................................

Kelas:..................................

LEMBAR KERJA SISWA K. D. 1.4. UJI KANDUNGAN MAKANAN Setiap orang memerlukan makanan untuk hidup. Ada beberapa zat makanan yang kita ketahui, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral. Karbohidrat macam-macam jenisnya: 1. Monosakarida (mono = satu, sakarin = gula): Karbohidrat sangat sederhana, molekulnya kecil karena hanya tersusun oleh 1 gugus gula saja. Ada 3 jenis monosakarida: a. Glukosa, di dalam industri pangan lebih dikenal sebagai dekstrosa atau juga gula anggur. Di alam, glukosa banyak terkandung di dalam buah-buahan, sayuran dan juga sirup jagung; b. Fruktosa, dikenal juga sebagai gula buah dan merupakan gula dengan rasa yang paling manis. Di alam fruktosa banyak terkandung di dalam madu (bersama dengan glukosa), dan juga terkandung diberbagai macam buah-buahan; c. Galaktosa, merupakan karbohidrat hasil proses pencernaan laktosa sehingga tidak terdapat di alam secara bebas. 2. Disakarida (di = dua, sakarin = gula), merupakan jenis karbohidrat yang banyak dikonsumsi oleh manusia di dalam kehidupan sehari-hari. Setiap molekul disakarida akan terbentuk dari gabungan 2 molekul monosakarida. Contoh disakarida yang umum digunakan dalam konsumsi sehari-hari adalah sukrosa yang terbentuk dari gabungan 1 molekul glukosa dan fruktosa, laktosa yang terbentuk dari gabungan 1 molekul glukosa & galaktosa . Di dalam produk pangan, sukrosa merupakan pembentuk hampir 99% dari gula pasir atau gula meja yang biasa digunakan dalam konsumsi sehari-hari sedangkan laktosa merupakan karbohidrat yang banyak terdapat di dalam susu sapi. 3. Polisakarida (poli = banyak, sakarin = gula) atau disebut juga karbohidrat kompleks merupakan karbohidrat yang terbentuk oleh hampir lebih dari 20.000 unit molekul monosakarisa terutama glukosa. Di dalam ilmu gizi, jenis karbohidrat kompleks yang merupakan sumber utama bahan makanan yang umum dikonsumsi oleh manusia adalah pati. Dan di alam, pati akan banyak terkandung dalam beras, gandum, jagung, biji-bijian seperti kacang merah atau kacang hijau dan banyak juga terkandung di dalam berbagai jenis umbi-umbian seperti singkong, kentang atau ubi. Glikogen merupakan polisakarida yang menjadi simpanan energi di dalam tubuh. Glikogen dapat dihasilkan melalui konsumsi karbohidrat dalam sehari-hari dan merupakan salah satu sumber energi utama yang digunakan oleh tubuh pada saat berolahraga. Di dalam tubuh glikogen akan tersimpan di dalam hati dan otot. Rumusan Masalah Bagaimana kandungan zat makanan yang pada beberapa bahan uji? Tujuan Menguji kandungan zat makanan pada beberapa bahan uji. Alat dan Bahan Pelat tetes, tabung reaksi (4 buah), pemanas spirtus, korek api, tisu, lap, sabun cuci, tepung terigu (Zat A), minyak goreng (Zat B), putih telur (Zat C), gula glukosa (zat D), larutan iodium (terkandung dalam Betadine), larutan biuret, larutan Benedict. Cara Kerja Perhatian!

Gunakan selalu pipet yang berbeda untuk zat yang berbeda. Jangan sampai tercampur karena hasil praktikum tidak akan akurat. 1. Menguji Adanya Zat Tepung/ Amilum a. Ambil masing-masing zat dalam jumlah sedikit (cukup seujung jari). b. Masukkan masing-masing zat ke pelat tetes yang berbeda. c. Beri 3 tetes larutan iodium dalam Betadine ke masing-masing zat. Amati warna yang tampak. Keterangan: Makanan yang berubah menjadi biru kehitaman banyak mengandung zat tepung/ amilum. Catat hasil pengamatan di tabel. 2. Menguji Adanya Protein a. Ambil 4 tabung reaksi. b. Masukkan Zat A sampai Zat D ke dalam tabung yang terpisah sedikit saja (cukup seujung jari). c. Masukkan 2 tetes larutan biuret ke dalam masing-masing tabung. d. Amati bagaimana perubahan warnanya. Keterangan: Makanan yang berubah menjadi ungu/violet (warna ungu dekat permukaan) mengandung banyak protein. Catat hasil pengamatan di tabel. Menguji Adanya Gula/ Glukosa a. Cucilah tabung reaksi yang telah digunakan hingga bersih dan keringkan menggunakan tisu. b. Masukkan Zat A sampai Zat D ke dalam tabung yang terpisah sedikit saja (cukup seujung jari). c. Setiap tabung reaksi diberi 5 tetes larutan Benedict. d. Panaskan ujung tabung reaksi di atas nyala pemanas spirtus. Memanaskannya harus sebentar-sebentar diangkat agar tidak hangus atau meluap. Pemanasan terlalu lama (hangus) menyebabkan perubahan warna yang tidak sesuai. Bekerja aman dalam membakar! e. Amati bagaimana perubahan warnanya. Keterangan: Makanan yang menghasilkan endapan oranye/merah bata mengandung banyak gula/glukosa. Menguji Adanya Lemak a. Sediakan 1/2 lembar kertas. Potong menjadi 4 potongan. b. Teteskan masing-masing bahan di atas potongan kertas, sebanyak 1 tetes/seujung jari. Oleskan hingga agak merata. Jaga jangan sampai kertasnya rusak. c. Angin-anginkan kertas agar mengering. Boleh dijemur. d. Lihat lembaran kertas itu dengan mengarahkan ke arah cahaya. Keterangan: Makanan yang mengandung minyak akan kelihatan lebih transparan. Catat hasil pengamatan di tabel.

3.

4.

TABEL KANDUNGAN ZAT MAKANAN Beri tanda cek (V) pada kolom yang sesuai! ZAT YANG TERKANDUNG BAHAN NO. MAKANAN AMILUM PROTEIN GLUKOSA 1. Tepung terigu 2. Minyak goreng 3. Putih telur

LEMAK

NO. 4.

BAHAN MAKANAN Gula glukosa

AMILUM

ZAT YANG TERKANDUNG PROTEIN GLUKOSA

LEMAK

Pertanyaan 1. Bagaimana bila dilakukan empat jenis pengujian pada nasi, pengujian manakah yang hasilnya positif? Mengapa? 2. Bagaimana bila dilakukan empat jenis pengujian pada mentega/margarin, pengujian manakah yang hasilnya positif? Mengapa? 3. Bagaimana bila dilakukan empat jenis pengujian pada vitacimin, pengujian manakah yang hasilnya positif? Mengapa? Kesimpulan: Bahan yang mengandung amilum, yaitu ................................................................ Bahan yang mengandung protein yaitu .......... ....... Bahan yang mengandung glukosa yaitu .............. Bahan yang mengandung lemak yaitu .............................................

NAMA: LEMBAR KERJA SISWA K. D. 1.4 SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

KELAS:

A. Dasar Teori Sistem pencernaan manusia disusun oleh organ pencernaan dan saluran pencernaan. Makanan yang masuk dicerna secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik membuat makanan menjadi berukuran kecil sedangkan pencernaan kimiawi melibatkan enzim pencernaan yang dikeluarkan oleh berbagai kelenjar. B. Fokus Keterampilan 1. Mengamati; 2. Menjawab pertanyaan; 3. Menganalisis ;

4. Jujur; 5. Teliti.

C. Alat dan Bahan Buku pelajaran/ sumber belajar lain, alat tulis, LKS. D. Langkah Kerja 1. Baca petunjuk pengerjaan sebelum memulai kegiatan. 2. Gunakan buku pelajaran/sumber belajar lain untuk menjawab seluruh pertanyaan. 3. Isi/ jawab pertanyaan dengan teliti, siswa diperkenankan berdiskusi dengan teman namun tidak diperbolehkan mencontek jawaban. 4. LKS dikumpulkan dengan tepat waktu kepada guru agar tidak mendapat sanksi pengurangan nilai. E. Pertanyaan Beri nama bagian-bagian yang ditunjuk!

Jodohkanlah/ pasangkanlah kata-kata yang ada di kolom pertama (nama organ pencernaan) dengan kolom kedua (fungsi), misalnya 11-b! Nama Organ Fungsi 11. Lidah a. Menggigit/ memotong makanan 12. Gigi seri/ insisivus (ada 8 buah) b. Mengatur letak makanan 13. Gigi taring/ caninus (ada 4 buah) c. Menghasilkan air liur yang mengandung enzim amilase (ptialin) yang mengubah amilum (karbohidrat) menjadi maltosa (gula) 14. Gigi geraham muka/pre molar d. Mengoyak makanan 15. Kelenjar ludah e. Mengunyah makanan agar lebih halus 16. Kerongkongan/ esofagus f. Tempat pencernaan mekanik dan kimiawi karena menghasilkan pepsinogen dan HCl (asam klorida/asam lambung). HCl akan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Pepsin akan mencerna protein menjadi potongan-potongan protein (pepton) 17. Lambung g. Tempat pencernaan kimiawi makanan dan penyerapan sarisari makanan. 18. Usus halus h. Melakukan gerakan peristaltik/ mendorong makanan agar masuk ke organ berikutnya 19. Usus besar i. Lubang tempat keluar tinja/ feses 20. Anus j. Penyerapan air dan pembusukan sisa makanan Jawaban 11-.... 12-.... 13-... 14-... 15-...

16-.... 17-... 18-... 19-... 20-...

M...(21) M...(26)

Tuliskanlah rumus gigi tetap pada orang dewasa! P...(22) C...(23) I...(24) I...(30) C...(31) P...(32) M... (33) P...(27) C...(28) I...(29) I...(34) C...(35) P... (36) M... (37) Isi titik-titik dengan kata-kata yang sesuai! PROSES PENCERNAAN MAKANAN

Pencernaan dilakukan dengan dua cara, yaitu pencernaan ...................... (38) dengan memotong-motong makanan sehingga ukurannya lebih kecil dan pencernaan ............................... (39) dengan menggunakan senyawa kimia yang disebut....................................... (40) Di mulut makanan dipotong-potong oleh ........ (41) Dengan bantuan air ludah yang dihasilkan kelenjar ludah makanan dilumatkan. Kelenjar

ludah menghasilkan enzim.......................... (42) yang mengubah karbohidrat menjadi..................... (43) Potongan makanan kemudian masuk ke .................... (44) makanan didorong ke lambung oleh gerakan ................. (45) yang dilakukan kerongkongan. Di lambung dihasilkan pepsinogen yang diaktifkan oleh asam .................... (46) menjadi pepsin. Enzim pepsin mengubah protein menjadi .......................... (47) Pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim ............... (48), .......................... (49) dan, ................... (50) Ketiga enzim tersebut dialirkan ke usus halus bagian duodenum (usus dua belas jari). Enzim....... (51) mengubah amilum menjadi........ (52) Enzim................... (53) mengubah protein menjadi..................... (54) Enzim ............... (55) mengubah lemak menjadi ............... (56) dan ................... (57) Hati menghasilkan getah ........ (58) yang berfungsi untuk membantu pencernaan ............. (59) Sari-sari makanan diserap di usus penyerapan atau ................. (60) Di usus besar sisa makanan dibusukkan menjadi ....................... (61) dengan bantuan bakteri .................... (62) dan dikeluarkan melalui lubang yang disebut......... (63) Jodohkanlah/ pasangkanlah kata-kata yang ada di kolom pertama (nama zat makanan) dengan kolom kedua (fungsi), misalnya 64-b! Nama Zat Makanan Fungsi Utama 64. Karbohidrat a. Pembekuan darah 65. Lemak b. Meningkatkan penyerapan zat kapur 66. Protein c. Menjaga kesehatan kulit, mencegah pendarahan dan kemandulan 67. Vitamin A d. Sumber energi. 1 gram menghasilkan 4,2 kilokalori 68. Vitamin B e. Kekebalan tubuh, mengaktifkan perombakan protein dan lemak. 69. Vitamin C f. Pelarut vitamin A, D, E, K. 70. Vitamin D g. Mengganti sel-sel yang telah rusak. 71. Vitamin E h. Membantu proses melihat/ menjaga kesehatan mata. 72. Vitamin K i. Mengatur metabolisme karbohidrat. Jawaban 64-... 65-... 66-... 67-... 68-...

69-... 70-... 71-... 72-...

Jodohkanlah/ pasangkanlah kata-kata yang ada di kolom pertama (nama zat makanan) dengan kolom kedua (fungsi), misalnya 73-b! Nama Penyakit Gejala 73. Diare a. Tinja menjadi keras karena di usus besar air banyak diserap. 74. Sembelit/konstipasi b. Tinja menjadi encer karena usus besar sedikit menyerap air. 75. Radang lambung/ gastritis c. Gangguan pencernaan lemak menyebabkan mual-mual. 76. Apendisitis/ radang usus buntu d. Sakit di perut, kadang disertai muntah, panas dan sukar buang air besar. 77. Batu empedu e. Sakit ketika menelan. 78. Hepatitis f. Urin banyak mengandung gula, tubuh kurus, banyak minum. 79. Diabetes melitus g. Mual, kulit dan mata menjadi kuning 80. Faringitis h. Perut terasa perih, kembung dan mual. 74-... 75-... 76-... 77-... 78-... 79-... 80-...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 4 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. B. Kompetensi Dasar 1.5. Mendeskripsikan sistem pernapasan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Mendiskusikan organ-organ pernapasan manusia dengan tepat; 2. Membedakan proses inspirasi dan ekspirasi dengan tepat; Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 3. Memberikan informasi tentang kelainan dan penyakit pada organ-organ pernapasan melalui pengamatannya dalam kehidupan sehari-hari D. Materi Pembelajaran Sistem pernapasan E. Metode Pembelajaran Diskusi F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; - Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan organ-organ pernapasan manusia; - Motivasi: Peserta didik diminta untuk memikirkan bagaimana kerja sistem pernapasan pada manusia; - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. b. Kegiatan Inti Eksplorasi Siswa diperlihatkan gambar organ-organ pernapasan manusia; Siswa melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS K. D. 1.5. c. Penutup Refleksi : Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap sistem pernapasan pada manusia; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian;

Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya akan membahas hasil studi pustaka sekaligus penilaian; Berdoa; Menutup pelajaran dengan tertib pada waktunya.

Pertemuan 2 a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Apersepsi: Meminta peserta didik menyebutkan organ penyusun sistem pernapasan pada manusia; Motivasi: Peserta didik diminta untuk menyadari pentingnya mempelajari sistem pernapasan manusia; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. c. Kegiatan Inti Elaborasi dan Konfirmasi Siswa mendiskusikan hasil studi pustaka dengan bimbingan guru; Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan materi yang telah didiskusikan. d. Penutup Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap sistem pernapasan manusia; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa selanjutnya akan membahas materi tentang sistem peredaran darah sehingga siswa diminta untuk melakukan studi pustaka. tentang

G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Gambar sistem pernapasan manusia; 2. Buku paket IPA; 3. LKS; 4. Buku sumber yang relevan.

H. Penilaian Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen uraian Sebutkan organ penyusun sistem pernapasan manusia ! uraian Jelaskan perbedaan proses inspirasi dan ekspirasi !

Indikator Menyebutkan organ penyusun sistem pernapasan manusia. Membandingkan proses inspirasi dan ekspirasi

Tekhnik Tes tulis

Tes tulis

Indikator Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya

Tekhnik Tes tulis

Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen uraian Berikan contoh kelainan dan penyakit sistem pernapasan manusia dan bagaimana upaya mengatasinya !

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 3 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan B. Kompetensi Dasar 4.1. Mencari informasi tentang kegunaan dan efek samping bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. 4.2 Mengkomunikasikan informasi tentang kegunaan dan efek samping bahan kimia. C.Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menyebutkan bahan pembersih; 2. Siswa dapat menyebutkan bahan pemutih; 3. Siswa dapat menyebutkan bahan pengharum; 4. Siswa dapat menyebutkan pembasmi hama; 5. Siswa dapat mengetahui efek samping penggunaan bahan kimia 6. Siswa dapat mengetahui cara mencegah efek samping yang ditimbulkan akibat penggunaan bahan-bahan kimia. 7. Siswa dapat mengkomunikasikan dalam bentuk tulisan tentang kegunaan dan efek samping bahan kimia.

Karakter siswa yang diharapkan : Kerja sama, kerja keras, komunikatif,rasa ingin tahu, jujur, tanggung jawab, gemar membaca.

D. Materi Pembelajaran Bahan Kimia Dalam Rumah Tangga E.Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Pendekatan kontekstual 2. Metode : Diskusi-informasi 3. Metode Pembelajaran : Pembelajaran Kooperatif F.Langkah-langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Motivasi Pernahkah kamu mencium bau yang khas dari sabun mandi? b. Pengetahuan Prasarat Hati-hati jika mencium dari larutan yang berbahaya (pestisida) 2. Kegiatan Inti Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: Siswa diminta melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS K. D. 4.1 bersama teman sekelompoknya;

Elaborasi Siswa dengan bimbingan guru mendiskusikan hasil studi pustaka. Konfirmasi

Hasil studi pustaka siswa diperkuat oleh guru sekaligus dilakukan


penilaian. 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya mengenai zat aditif pada makanan. G.Sumber Belajar 1. Buku IPA terpadu. 2. Buku-buku Pelajaran yang relevan. H.Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Menyebutkan bahanbahan kimia yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan efek samping bahan kimia yang terdapat dalam produk kebutuhan rumah tangga Teknik Penilaian Tes tulis Bentuk Instrumen Tes uraian Instrumen/ Soal Apa saja bahan kimia yang terkandung dalam pemutih kulit?

Tes tulis

Tes isian

Apa efek samping bahan kimia yang terkandung dalam pemutih kulit?

LEMBAR KERJA STUDI PUSTAKA SISWA K. D. 4.1. DAN 4.2. BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN DAN EFEK SAMPINGNYA

A. DASAR TEORI Dalam menjalani kehidupannya sehari-hari, manusia tidak dapat terlepas dari bahan kimia, khususnya bahan kimia rumah tangga. Sabun dan deterjen berperan besar dalam membersihkan komponen rumah tangga. Ketika kita mendapatkan pakaian putih tampak kusam produk pembersih digunakan. Begitupun saat penyakit demam berdarah merebak produk pembasmi nyamuk menjadi sangat familiar dipakai. Akan tetapi di samping memiliki kegunaan bagi manusia, bahan kimia tak jarang memiliki efek samping yang merugikan kehidupan. Oleh karena itu, dirumuskan suatu permasalahan yang harus dapat dijawab melalui kegiatan studi pustaka yang dilaksanakan siswa. Rumusan permasalahannya ialah, Bagaimana kandungan, manfaat dan efek samping bahan kimia yang terdapat dalam beragam produk? B. FOKUS KETERAMPILAN 1. Membandingkan; 2. Menjawab pertanyaan; 3. Menganalisis; 4. Membuat kesimpulan;

5. Teliti; 6. Jujur.

C. ALAT DAN BAHAN Buku pelajaran/artikel yang sesuai, alat tulis. D. CARA KERJA 1. Pasangkan/jodohkan kata-kata di kolom produk dengan kata-kata yang ada di kolom bahan kimia dengan kata-kata di kolom manfaat dan efek sampingnya. Misalnya 1-b-2)-c). 2. Gunakan buku pelajaran atau artikel surat kabar/internet untuk membantumu dalam menjodohkan kata-kata tersebut. 3. Siswa dapat berdiskusi dengan teman dalam menyelesaikan tugas namun tidak diperkenankan mencontek. 4. Kumpulkan tugas tepat waktu pada gurumu agar tidak mendapatkan pengurangan nilai. E. PERTANYAAN Pasangkan/jodohkan kata-kata di kolom pertama, kedua, ketiga dan keempat sehingga diperoleh produk, bahan kimia penyusun, manfaat dan efek sampingnya yang tepat. TABEL MACAM PRODUK, BAHAN KIMIA, MANFAAT DAN EFEK SAMPINGNYA PRODUK BAHAN KIMIA MANFAAT EFEK SAMPING PENYUSUN 1. Sabun a. Alkyl Benzene 1) Membersihkan a) Menimbulkan limbah Sulphonate (ABS) lantai sekaligus rumah tangga berupa pembasmi kuman busa. (desinfektan) 2. Deterjen b. Benzalkonium 2)Membersihkan b) Merusak serat kain dan klorida kulit warna pakaian, menyebabkan iritasi pada kulit. 3. Pembersih c. KOH (Kalium 3) Membersihkan c) Dapat menyebabkan gatal lantai Hidroksida), NaOH noda pada dan kerusakan pada kornea. (Natrium pakaian

PRODUK

4. Pemutih pakaian

BAHAN KIMIA PENYUSUN Hidroksida) d. Klorin

MANFAAT

EFEK SAMPING

4) Memutihkan pakaian

5. Pemutih kulit 6. Antinyamuk 7. Obat flu

6) Membunuh nyamuk g. Dichloro 7) Membangun Diphenyl rumah yang Tricholoroethane kokoh (DDT) 8. Insektisida h. Unsur C, H, O, 8) Menghilangkan N, S, P, K, Ca, Mg. nyeri 9. Pupuk i. Silikat 9) Membunuh buatan serangga 10. Semen j. Analgesik 10) Menyuburkan tanaman JAWABAN 1-............-.............-.............. 2-............-.............-.............. 3-............-.............-.............. 4-............-.............-.............. 5-............-.............-.............. 6-............-.............-.............. 7-............-.............-.............. 8-............-.............-.............. 9-............-.............-.............. 10-............-.............-..............

e. Diklorvos, Propoxur, Dietiltoluamida. f. Hidrokuinon

5) Memutihkan kulit

d) Sulit diuraikan oleh mikroorganisme sehingga mencemari perairan dalam waktu lama. e) Menimbulkan noda hitam pada wajah yang alergi. f) Menyebabkan kanker. g) Menyebabkan kerusakan sel-sel hati, ginjal, sistem saraf, kekebalan tubuh, dan sistem reproduksi. h) Menyebabkan sistem pernapasan terganggu. i. Menyebabkan kantuk j) Menyebabkan eutrofikasi (menyuburkan perairan)

F. KESIMPULAN Bahan kimia memiliki peran sebagai ............................................................................................................................................ ............................................................................................................................................ Cara untuk meminimalisir timbulnya efek samping ialah ............................................................................................................................................ ............................................................................................................................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 2 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan B. Kompetensi Dasar 4.3. Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Membedakan zat aditif alami dan buatan; 2. Menyebutkan zat pengawet makanan; 3. Menyebutkan zat pemanis makanan; 4. Menyebutkan zat penyedap makanan; 5. Menyebutkan zat pewarna makanan; 6. Memahami efek samping zat aditif buatan makanan. D. Materi Pembelajaran Zat aditif makanan . E. Metode Pembelajaran Penugasan, diskusi F. Langkah-langkah Kegiatan 1. Pertemuan Pertama a. Kegiatan Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang - Motivasi dan apersepsi: Mengapa makanan jika tidak dibumbui rasanya hambar/ - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran b. Kegiatan inti Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi - Siswa diminta melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS K. D. 4.3. - Siswa mendiskusikan hasil studi pustaka dengan bimbingan guru; - Guru memberikan penguatan dan mengoreksi hasil studi pustaka. c. Kegiatan Penutup - Guru bersama peserta didik membuat rangkuman dan kesimpulan dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan;

- Guru memberi tugas untuk membaca materi selanjutnya tentang sistem pernapasan manusia. G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Buku paket IPA; 2. LKS; 3. Buku sumber yang relevan. H.Penilaian Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Pilihan Manakah bahan kimia ganda buatan yang digunakan untuk mewarnai makanan? A. Monosodium glutamat. B. Aspartam. C. Sakarin. D. Tartrazin. Uraian Apakah efek samping penggunaan bahan kimia dalam makanan?

Indikator

Tekhnik Tes tulis

Menjelaskan bahanbahan kimia alami dan bahan kimia buatan yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna, pemanis, pengawet dan penyedap yang terdapat dalam makanan kemasan. Menjelaskan efek samping penggunaan bahan kimia dalam makanan.

Tes tulis

Nama:

Kelas: LEMBAR KERJA STUDI PUSTAKA SISWA K. D. 4.3 ZAT ADITIF DALAM MAKANAN

I.

Bacalah buku sumber yang sesuai, kemudian jodohkanlah zat aditif pada makanan dengan fungsinya!

A. Zat Aditif Alami 1. Kunyit 2. Santan 3. Suji 4. Gula merah 5. Garam Pasangan 1-... 2-... B. Zat Aditif Buatan 1. Monosodium glutamat 2. Tartrazin 3. Biru berlian 4. Natrium benzoat 5. Sakarin Pasangan 1-... 2-...

a. b. c. d. e.

Pewarna hijau Pewarna kuning Pemanis Pengawet Penyedap

3-... 4-...

5-...

a. b. c. d. e. 3-... 4-...

Pewarna biru Pewarna kuning Pemanis Pengawet Penyedap 5-...

II. Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat! Apakah efek samping penggunaan: A. Pengawet buatan; ................................................................................................................... B. Penyedap buatan; ................................................................................................................. C. Pewarna buatan; .................................................................................................................... D. Pemanis buatan; ................................................................................................................... E. Pemanis alami.

......................................................................................................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 4 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. B. Kompetensi Dasar 1.6 Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 1. Mengidentifikasi macam organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia dengan tepat; 2. Menjelaskan fungsi jantung, pembuluh darah dan darah dengan tepat; 3. Mengidentifikasi struktur jantung dengan tepat dan sistematis; 4. Mengidentifikasi macam sel darah dengan tepat. Pertemuan 2 Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: 5. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah dengan benar 6. Membandingkan denyut nadi sebelum dan setelah berolah raga bersama dengan teman sekelompok 7. Mencari informasi mengenai proses pembekuan darah D. Materi Pembelajaran Sistem Peredaran darah pada manusia . E. Metode Pembelajaran Diskusi, tanya jawab dan eksperimen F. Langkah-langkah Kegiatan 1. Pertemuan Pertama a. Kegiatan Pendahuluan - Berdoa; - Mengecek kehadiran peserta didik; - Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang - Motivasi dan apersepsi : Apa saja organ penyusun sistem peredaran darah manusia ? - Guru menginformasikan tujuan pembelajaran b. Kegiatan inti Eksplorasi - Siswa melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS;

Elaborasi dan Konfirmasi - Siswa melakukan diskusi studi pustaka dengan bimbingan guru; - Guru memastikan bahwa seluruh peserta didik telah memahami konsep materi yang sistem peredaran darah pada manusia; - Guru memberikan penghargaan kepada benar tentang kelompok yang baik. c. Kegiatan Penutup - Guru bersama peserta didik membuat rangkuman dan kesimpulan dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan - Guru memberikan tes untuk mengetahui daya serap materi pelajaran - Guru memberi tugas untuk membaca materi selanjutnya tentang kelainan sistem peredaran darah G. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Gambar sistem pernapasan manusia; 2. Buku paket IPA; 3. LKS; 4. Buku sumber yang relevan. 2. Pertemuan kedua a. Pendahuluan Berdoa; Mengecek kehadiran peserta didik; Menanyakan kabar peserta didik dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang; Prasyarat pengetahuan : Meminta peserta didik menjelaskan fungsi jantung Motivasi: Peserta didik diminta untuk melaporkan hasil penemuannya tentang beberapa penyakit pada sistem peredaran darah pada manusia yang ditugaskan pada pertemuan sebelumnya; Guru menginformasikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Inti Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi Siswa melakukan studi pustaka tentang kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia; Siswa mendiskusikan hasil studi pustaka dengan bimbingan guru mengenai kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah pada manusia; Siswa bersama teman kelompoknya secara bekerja sama mengukur denyut jantung sebelum dan sesudah olah raga; Guru memberikan konfirmasi untuk penguatan dan atau perbaikan tentang materi yang telah didiskusikan. Penutup Refleksi: Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap penyakit dan kelainan pada sistem peredaran darah; Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; Penilaian; Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa selanjutnya akan membahas materi tentang sistem peredaran darah sehingga siswa diminta untuk melakukan studi pustaka.

b.

c. -

H. Penilaian Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Instrumen uraian Sebutkan organ penyusun sistem peredaran darah manusia ! uraian 5. Jelaskan fungsi jantung ? 6. Jelaskan fungsi pembuluh darah ? 7. Jelaskan fungsi : a. eritrosit b. leukosit c. trombosit uraian Bagaimana proses terjadinya pembekuan darah ! uraian Berikan dua contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan ?

Indikator Menyebutkan macam organ penyusun sistem peredaran manusia Menjelaskan fungsi jantung, pembuluh darah, dan darah dalam sistem peredaran darah

Tekhnik Tes tulis

Tes tulis

Menjelaskan proses pembekuan darah Memberikan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan seharihari

Tes tulis

Tes tulis

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 4 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 1. Menjelaskan konsep partikel materi. B. Kompetensi Dasar 3.1 Atom, ion, dan molekul C. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat memahami konsep struktur atom 2. Siswa dapat memahami perkembangan teori atom 3. Siswa dapat mendefinisikan pengertian atom 4. Siswa dapat memberikan contoh tentang atom 5. Siswa dapat memahami konsep ion 6. Siswa dapat memberikan contoh tentang kation dan anion 7. Siswa dapat memahami konsep molekul 8. Siswa dapat memberikan contoh tentang molekul 9. Siswa dapat membedakan molekul unsur dengan molekul senyawa dengan menggunakan simbol Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness)

D. Materi Pembelajaran Atom, ion dan molekul E. Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Pendekatan kontekstual 2. Metode : Diskusi-informasi 3. Metode Pembelajaran : Pembelajaran Kooperatif F. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Motivasi Pernahkah kamu membayangkan jika kertas kita sobek terus-menerus b. Pengetahuan Prasarat Siswa telah memahami arti materi 2. Kegiatan Inti Eksplorasi Siswa melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS;

Elaborasi
Siswa melakukan diskusi studi pustaka dengan bimbingan guru.

Konfirmasi
Guru memberikan penguatan terhadap informasi yang diperoleh siswa. 3. Kegiatan Penutup - Siswa menyimpulkan materi pelajaran dengan bimbingan guru; - Guru menginformasikan materi selanjutnya.

G. Sumber Belajar 1.Buku IPA terpadu 2.Buku-buku Pelajaran yang relevan. H. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Mendefinisikan pengertian partikel materi (atom, ion, dan molekul). Memberikan contoh materi tertentu yang terdiri atas ion-ion. Teknik Penilaian Tes tulis Bentuk Instrumen Tes uraian Instrumen/ Soal Deskripsikan pengertian atom, ion dan molekul

Tes tulis

Tes PG

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : IPA : VIII/ Ganjil : 4 X 40 menit

A. Standar Kompetensi 4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan B. Kompetensi Dasar 4.1. Mendeskripsikan sifat /pengaruh zat adiktif dan psikotropika C.Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menyebutkan pengertian psikotropika 2. Siswa dapat menyebutkan pengertian zat adiktif 3. Siswa dapat memberikan beberapa contoh zat psikotropika 4. Siswa dapat memberikan beberapa contoh zat adiktif Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness)

D.Materi Pembelajaran Zat Adiktif dan psikotropika E.Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Pendekatan kontekstual 2. Metode : Diskusi-informasi 3. Metode Pembelajaran : Pembelajaran Kooperatif F.Langkah-langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Motivasi Pernahkah kamu melihat orang yang mabuk sehingga tidak sadarkan diri b. Pengetahuan Prasarat Hati-hati jangan sampai mencoba-coba minum minuman keras dan obat terlarang 2. Kegiatan Inti Eksplorasi Siswa melakukan studi pustaka dengan mengisi LKS

Elaborasi
Siswa melakukan diskusi studi pustaka dengan bimbingan guru.

Konfirmasi
Guru memberi penguatan dan penghargaan terhadap pencapaian siswa.

3. Kegiatan Penutup - Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pelajaran; - Guru menginformasikan materi selanjutnya. G.Sumber Belajar 1. Buku IPA terpadu 2. Buku-buku Pelajaran yang relevan. H.Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan pengertian zat adiktif dan psikotropika Menjelaskan dampak negatif zat adiktif (rokok dan minuman keras) dan psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial. Teknik Penilaian Tes tulis Bentuk Instrumen Tes uraian Instrumen/ Soal Apa yang dimaksud dengan : a. Zat adiktif b. Zat psikotropika Jelaskan dampak negatif rokok dan minuman keras bagi kesehatan manusia !

Tes tulis

Tes uraian

You might also like