Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
JLR11_02 Rahmawan-KOMPOSISI WARNA

JLR11_02 Rahmawan-KOMPOSISI WARNA

Ratings: (0)|Views: 191 |Likes:
Published by -Rahmawan Deprazz-
PENGARUH KOMPOSISI WARNA PADA RUANG KERJA TERHADAP STRES KERJA
PENGARUH KOMPOSISI WARNA PADA RUANG KERJA TERHADAP STRES KERJA

More info:

Categories:Types, Research
Published by: -Rahmawan Deprazz- on Aug 04, 2012
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

 
PENGARUH KOMPOSISI WARNAPADA RUANG KERJATERHADAP STRES KERJA
Dalam sebuah seminar bertema2005diYogyakarta,2 Pebruari 2005, Naning Adiwoso, seorangdesainer interior terkemuka di Indonesia,mengemukakan bahwa untuk mengimbangikecepatan bekerja dalam berbagaiperubahan yang begitu cepat dan dinamisdiperlukan lingkungan kerja yangmemberikan dukungan psikologis bagipekerja dalam melaksanakan tugas-tugasnya,yangmenjauhkannyadaridampak-dampak negatif seperti kelelahan, penyakit,dan stres. Di samping itu secara eksplisitperanan warna ruang kerja menjadi sangatmenentukan.Pada sisi yang lain, merambahnyaaliran Posmodern ke dalam bidang industrikhususnya menarik pula untuk dicermatiapabila dikaitkan dengan warna. DesainPosmodern selalu mencoba menghadirkan
DesignandColorTren
07
Thisstudyistheresultofaninvestigationoftheinfluenceofphysicalworkenvironment toward stress at work place, particularly the color composition used. The research subjects were thirty students of ASMI (Secretary and Management Academy) who were divided into three groups, namely the Harmonious group, The Disharmonious group, and the Controlled group. The Work Stress Scale was used in the measurement process. The measurement was donethreetimes:beforetheexperiment,inthemiddleoftheexperiment(first2hours),andaftethe experiment (last 2 hours). The result was analysedusing theAnalysis of Variance(ANAVA)A-Mix-B model of SPS-2000 software application. The result of this study illustrated that there was a significant difference on work stress level impacted by colorcomposition applied at work space (F = 4.149, p = 0.026). The graphic of work stress average of the Harmonious group showed that Harmonious color composition did not affect the work stress significantly (t 0.520, p = 0.306). The dominantly white color composition that played a role as the Controlled groupwasinfactabletoreducetheworkstress.Thegraphic showedthattheControlledgroup tendedtodecreasesignificantlywiththesevaluest=1.825,p=0.035,andtheinitialworkstresaveragewas(0.000)higherthanthefinalone(-22.800).TheDisharmoniousgroupshowedthat thecolorcompositionincreasedtheworkstresslevel(t=3.177,p=0.001).Itwasconcludedthat Harmoniouscolorcompositionatworkspacedidnotinfluencetheworkstresslevel,dominantly whitecolorcompositioncouldreducetheworkstress level,andinharmonious(Disharmonious)colorcompositionapplication hadchancestoelevatetheworkstresslevel.:colorcomposition,workspace,workstress 
Keywords 
| VOL.1 | EDISI 1 | 2007
ISSN 1978-0702
Pengaruh Komposisi Warna pada Ruang Kerjaterhadap Stres Kerja | hal 07 -16
Rahmawan Dwi Prasetya*
Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
keberagaman warna ( ),ornamentasi, metafora, simbolisme, dananeka ragam konvensi (Fuller, dalamSumartono, 2004). Secara ekstrim bahkandikatakan bahwa gaya desain Posmodern inimemberikan peluang kepada perancanguntuk mencampuradukkan apa saja yangberbeda dan dari mana saja apa yangberbeda itu berasal (Sumartono, 2004).DewasainigayaPosmodernsemakinbanyakdiaplikasikan pada penataan ruang-ruanginterior baik bangunan pribadi maupunbangunan publik, seperti pertokoan, industri,perkantoran, dan sebagainya. Sekalipundemikian, dampak psikologis yang timbul dari
polychromy 
*Korespondensi penulis dialamatkan ke Program StudiDesain Interior, Fakultas Seni Rupa, Institut SeniIndonesia Yogyakarta, Tel/Fax: +62 274 417219e-mail: deprazz@isi.ac.id
 
08
| VOL.1 | EDISI 1 | 2007
ISSN 1978-0702
rancangan beraliran Posmodern tersebut,khususnya komposisi warna yang diterapkanpada ruang kerja, menjadi pertanyaan yangmenarik untuk dicermati. Apalagi jikadikaitkan dengan produktivitas dan kinerjaindividuyangberaktivitasdidalamnya.Tulisan ini adalah ringkasan darisebuah penelitian yang mencobamengkaitkan antara penerapan komposisiwarna pada ruang kerja dengan stres kerja.Pertanyaan yang kemudian muncul adalahapakah komposisi warna yang diterapkanpada ruang kerja mempengaruhi stres kerja?Jika ya, apakah komposisi warna harmonisdapat mengurangi stres kerja yang munculdan apakah komposisi warna disharmonisdapat meningkatkan stres kerja? Tujuanpenelitian adalah untuk mendapatkan buktisecara empiris yang menyatakan ada-tidaknya pengaruh komposisi warna ruangkerja terhadap stres kerja, dan bukti empirisyang menyatakan bahwa komposisi warnaharmonis dapat mengurangi stres kerja, dansebaliknya komposisi warna disharmonisdapatmeningkatkanstreskerja.Hasil penelitian diharapkan dapatmenambah khasanah kajian bidang ilmudesain interior terutama yang berkaitandengan interior kantor dan ruang kerja padaumumnya dan diharapkan penelitian ini jugadapat menjadi sumber bacaan untukpenelitian lain yang relevan. Selain itu, hasilpenelitian ini diharapkan dapatmenumbuhkan kesadaran bahwa mengikutiyang sedang berkembang memangpenting untuk menunjukkan bahwa desainyang diciptakan selalu , namunkehadiran suasana nyaman yang dicapaimelalui komposisi warna pada ruang kerjamerupakan salah satu pertimbangan pentinguntukmeningkatkankinerja.Ruang kerja di dalam bangunansebuah kantor memiliki spesifikasi khususpada fungsinya, yaitu untuk aktivitas bekerja.Dalam konteks ini, ruang kerja merupakanbagian dari lingkungan kerja yang bersifatfisik. Sukmana (2003) menegaskan bahwalingkungan kerja fisik lebih banyakberhubungan dengan PsikologiKerekayasaan, di mana kondisi fisik ruangkerja diharapkan dapat menciptakankenyamanan bekerja bagi karyawan. Inisangat berbeda dengan lingkungan kerja
trend up to date 
non-fisik yang lebih berorientasi padainteraksi sosial dan dinamika psikologipekerja. Dengan kata lain kondisi fisiksebaiknya dibuat sedemikian rupa sehinggakondisi fisik di lingkungan kerja dapatmeningkatkan produktivitas kerja karyawan.Munandar (2001) menjelaskan bahwakondisi-kondisi fisik di lingkungan kerja yangdapat mempengaruhi kepuasan dankenyamanan kerja adalah: (1) Rancanganruang kerja ( ). (2)Rancangan pekerjaan (termasuk: peralatankerja dan prosedur kerja). (3) Sistempenerangan( ).(4)Sistemventilasi.(5)Tingkat serta ”.Pada rancangan ruang kerja, unsur warna, sebagai sifat dasar yang dimiliki olehsemua bentuk, memegang peranan yangsangat penting dalam hubungannya denganaktivitas dalam ruang kerja tersebut. Risettelah membuktikan adanya reaksi tubuhmanusia terhadap warna baik secarapsikologis maupun fisiologis (Allen danStimpson,1994).Risettersebutmembuktikanbahwa warna mempengaruhi suasana hati( ) dan perasaan seseorang dalamhubungannyadengan .Olehkarenaitu,warna suatu ruang tertentu dapat dipilihsesuai dengan aktivitas yang dilakukan didalam ruang tersebut. Warna mempengaruhipersepsi mata pada berat/bobot dan ukuran.Warna mempengaruhi persepsi seseorangpada suhu. Studi mengindikasikan bahwasuhu tubuh betul-betul naik-turun padarespon terhadap warna yang berbeda-beda.Sebagai contoh, merah, orange, dan kuningdapat meningkatkan suhu seseorang sekitar 5 sampai 7 derajat; warna dingin memilikireaksi yang berlawanan. Warna juga dapatmenyebabkan perasaan bosan danketenangan, atau stimulasi dan kelincahan.Warna menyebabkan sistem syaraf menjaditerangsang, dan tubuh bereaksi dengan carayang negatif pada stimulus. Warna bahkandapat mempengaruhi reaksi tubuh terhadappersepsisuara,rasa,baubadan,danwaktu.Berdasarkan pertimbangan respon-respon tubuh manusia terhadap warnatersebut, maka diperlukan kehati-hatiandalam memilih dan menggunakan warnapada ruang kerja. Meskipun demikian, warnatersebut tidak hanya berdiri sendiri. Warna
workspace desiglighting visual privacy acousticaprivacy mood space 
 
09
RAHMAWAN DWIPRASETYA
Pengaruh Komposisi Warna pada Ruang Kerjaterhadap Stres Kerja | hal 07 -16
dapat pula dilihat sebagai satu bagian darisebuah komposisi warna apabila disusunbersama dengan warna-warna yang lain.Sehingga dengan demikian pengaruh warnatertentu terhadap tubuh manusia dapatdiperlemah atau justru diperkuat denganmenyusunnyabersama-samadenganwarna-warna yang lain. Oleh karena itupertimbangan penyusunan komposisi warnamenjadibegitupenting.Ruang kerja, seperti halnya ruang-ruang dalam bangunan yang lain, secaraarsitekturalmempunyaibatas-batasfisikyangmeliputi lantai, dinding, pintu, jendela, danlangit-langit (Ching, 1996: 14). Gilliat(2001:50) menyebut unsur-unsur ruang itu,dinding, lantai, dan jendela, sebagai, yaitu bagian ruang yangmemiliki area warna yang utama, yangmampu memberikan efek visual warnadominanbagipemakairuangitu.Pengaturan komposisi warnamerupakan pertimbangan utama dalammengaplikasikanwarnakedalamruangkerja.Komposisi warna ruang kerja merupakanpenerapan warna dengan komposisi tertentupada ruang kerja. Aplikasi warna tersebutmeliputi semua unsur ruang (lantai, dinding,danlangit-langit).Komposisi warna harmonis berartipaduan dua buah warna atau lebih, yangselaras sehingga membentuk paduan warnayang sempurna dan merupakan satukesatuan, Komposisi warna harmonis dibuatberdasarkan skema warna yang mengacupada yang ditemukan olehSir David Brewster (Levenson, 1980) dandisempurnakan oleh Albert Munsell(Darmaprawira, 2002) yang kemudiandisebut Sistem Munsell. Konsep inimenghasilkan beberapa komposisi warnaha rm oni s , y ai tu M on okro mati k( ), Analog ( ), danbeberapa komposisi Komplementer (,dan) (Allen & Stimpson, 1994; Ching, 1996;Levenson,1980).Komposisi warna analog adalahpenyusunan beberapa warna yang seiring, didalamLingkaranWarnaMunsellyangterletak
major areas of cololingkaran warna monochromatic analogoudirect complement triad complement, split complement, alternate complement,tetrad 
KomposisiWarnaHarmonis
berdekatan dan memiliki nilai kekuatanwarnanya tidak jauh berbeda. Komposisiwarna komplementer, atau disebut jugawarna kontras merupakan perpaduan duawarna atau lebih yang memiliki posisi/letakyang berseberangan dalam Lingkaran WarnaMunsell. Komposisi ataukontras langsung terdiri dari 2 warna yangberseberangan. Apabila satu warnadipertentangkan dengan dua warnadisebelah warna komplemennya, susunanwarna demikian disebutatau kontras terpisah. Kontras ganda (), adalah kombinasi warna yangterdiri dari dua warna yang dipertentangkandengan dua warna diseberangnya. Ketigakontras tersebut di atas adalah kontras yangmerupakan 'adu kekuatan' warna, karenaintensitasnya masing-masing sama. Kontrasdiantara warna-warna kuarsier tidak memilikikekuatan yang tinggi, karena kemurniannyatelahdiperhalusmelaluipencampuran.Komposisi warna monokrom adalahkomposisi warna yang paling sederhana.Jumlah warna yang terlibat hanya satu,namun dipadukan dengan campuran warnaitu dengan warna netral putih atau hitam.Kombinasinya bisa saja terdiri dari merah,merah muda, merah pucat/pastel, maroonatau kombinasi warna biru, yang terdiri daribirumuda,birutua,birulaut,danbirupastel.Komposisi warna disharmonis dapatdiartikan sebagai paduan dua warna ataulebih, yang tidak selaras sehinggamembentuk paduan warna yang tidaksempurna dan tidak mempunyai satu-kesatuan (Lomelaars, 1968). Komposisiwarna disharmonis merupakan komposisiyang disusun tidak dengan menggunakanskema warna yang didasarkan atasLingkaran Warna Munsell. Ching (1996)berpendapat bahwa cocok atau tidaknyasuatu warna dengan warna yang lain padaakhirnya tergantung pada bagaimana dan dimana warna tersebut digunakan, danbagaimana warna tadi cocok dalam skemawarna. Durret dan Trezone (1982, dalamBridger,1995)berpendapatbahwakomposisiwarna yang sebaiknya dihindari dalamkaitannya dengan respon visual manusiaadalah penggunaan pasangan warna dalam
direct complement split complement double complement 
KomposisiWarnaDisharmonis

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Rifdatus Samaha liked this
Astri Padang liked this
Aldino Posrah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->