Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bank Indonesia report to DPR 4th Quarter 2004

Bank Indonesia report to DPR 4th Quarter 2004

Ratings: (0)|Views: 46|Likes:
Published by ssn_jkt8857

More info:

Published by: ssn_jkt8857 on Aug 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2012

pdf

text

original

 
 
L
APORAN
P
ERKEMBANGAN
P
ELAKSANAAN
 
T
UGAS
D
AN
W
EWENANG
 
B
ANK
I
NDONESIA
 K
EPADA
 D
EWAN
P
ERWAKILAN
R
AKYAT
 
Triwulan IV - 2004
B
A N K
I
N D O N E S I A
 
 
B
A N K
I
N D O N E S I A
Penyampaian Laporan Perkembangan Pelaksanaan Tugas danWewenang Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) padasetiap triwulan merupakan pemenuhan amanat yang digariskan dalamUndang-Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimanatelah diubah dengan Undang-Undang No.3 Tahun 2004. Penyampaianlaporan tersebut pada hakikatnya merupakan salah satu wujud dariakuntabilitas dan transparansi atas pelaksanaan tugas dan wewenang Bank  Indonesia. Laporan triwulan kali ini merupakan laporan triwulan pertamadi tahun 2004 yang mengevaluasi pelaksanaan tugas dan wewenang Bank  Indonesia selama periode Oktober – Desember 2004 terutama dalam pencapaian sasaran inflasi dan sasaran moneter lainnya yang telahditetapkan pada awal tahun 2004
 
 K
ATA
P
ENGANTAR
 
B
A N K
I
N D O N E S I A
i
K
ATA
 
P
ENGANTAR
 
Secara umum asesmen Bank Indonesia menyimpulkan bahwa selama triwulan terakhirtahun 2004, kestabilan ekonomi makro tetap dapat dipertahankan yang disertai pertumbuhanekonomi yang meningkat. Inflasi tetap dapat dikendalikan pada
level
yang rendah dan sesuaidengan proyeksi awal tahun. Kurs rupiah relatif stabil dengan volatilitas yang rendah. Seiringdengan itu, suku bunga tetap stabil pada tingkat yang kondusif bagi dunia usaha. Sektorkeuangan, khususnya perbankan dan pasar modal, juga menunjukkan perkembangan yangsemakin mantap. Sementara itu, sejalan dengan meningkatnya kegiatan investasi serta tetaptingginya konsumsi, pertumbuhan ekonomi dalam triwulan IV-2004 mencapai 5,0%-5,5%(yoy). Berlanjutnya kestabilan ekonomi makro dalam triwulan IV-2004 tidak terlepas dariefektivitas kebijakan moneter yang diarahkan untuk mencapai sasaran inflasi dalam jangkamenengah guna mendukung kestabilan makroekonomi serta berbagai langkah koordinasi dansinkronisasi kebijakan antara Bank Indonesia dengan Pemerintah.Dalam triwulan IV-2004, meskipun inflasi meningkat sesuai dengan pola musimannya,namun secara keseluruhan inflasi IHK tahun 2004 tetap dapat dikendalikan yaitu sebesar 6,4%(yoy) atau berada dalam kisaran proyeksi inflasi yang ditetapkan pada awal tahun yaitu 5,5% +1% (yoy). Terkendalinya inflasi tersebut tidak terlepas dari kebijakan moneter dalampengendalian tekanan inflasi, baik yang bersumber dari interaksi permintaan-penawaran, darigejolak nilai tukar maupun dari memburuk ekspektasi. Selain itu, berbagai langkah Pemerintahdalam mengupayakan kecukupan dan kelancaran pasokan barang dan jasa juga turut berperandalam pencapaian laju inflasi yang relatif rendah tersebut. Nilai tukar rupiah bergerak stabildengan tingkat volatilitas yang rendah terutama karena cukupnya pasokan valas di dalamnegeri yang berasal dari arus modal masuk serta didukung oleh kepercayaan pasar atas prospek ekonomi makro Indonesia, perbaikan persepsi risiko, serta dampak dari pelemahan dolar ASsecara global. Seiring dengan tetap meningkatnya permintaan domestik, pertumbuhan ekonomitriwulan IV-2004 terus meningkat. Peningkatan pertumbuhan tersebut juga diikuti dengansemakin seimbangnya pola ekspansi ekonomi yang tercermin dari peningkatan investasi danekspor.Berbagai indikator moneter dan keuangan dalam triwulan IV-2004 masih terkendalidan menunjukkan perkembangan yang relatif stabil. Hal ini tercemin pada perkembanganuang primer, uang beredar, suku bunga, serta kondisi kondisi pasar modal yang meningkatcukup pesat. Meningkatnya permintaan uang oleh masyarakat menjelang perayaan hari besarkeagamaan dan tahun baru telah menyebabkan pertumbuhan uang primer tercatat meningkat,namun masih dalam batas yang aman. Sejalan dengan pertumbuhan uang primer, jumlah uangberedar juga meningkat seirama dengan peningkatan kegiatan ekonomi. Suku bunga SBI relatif stabil dan pada level yang kondusif bagi sektor usaha. Sejalan dengan kondisi ekonomi makroyang stabil, peran dan kinerja perbankan nasional terus menunjukkan kestabilan dan perbaikan.Fungsi intermediasi secara bertahap membaik tercermin dari peningkatan penghimpunan dana

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->