Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pelatihan Dan Pengembangan

Pelatihan Dan Pengembangan

Ratings: (0)|Views: 567 |Likes:

More info:

Published by: Arnold Jayendra Sianturi on Aug 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2013

pdf

text

original

 
Makalah Manajemen Sumber Daya Manusia(MSDM)
ARNOLD JAYENDRA1002120562
“Pelatihan dan Pengembangan”
 
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU2011
 
Pelatihan dan Pengembangan Stratejik
Pelatihan dan pengembangan (
training and development 
)
adalah jantung dari upaya berkelanjutanuntuk meningkatkan kompetensi karyawan dan kinerja organisasi.
Pelatihan
memberi parapembelajar pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan mereka saat ini.Menunjukkan kepada para karyawan cara mengoperasikan gerinda atau kepada supervisor caramenjadwalkan produksi harian merupakan contoh-contoh pelatihan. Di sisi lain,
pengembangan
 melibatkan pembelajaran yang melampaui pekerjaan saat ini dan memiliki fokus lebih jangkapanjang. Pengembangan mempersiapkan para karyawan untuk tetap sejalan denga perubahan danpertumbuhan organisasi. Aktivitas-aktivitas pelatihan dan pengembangan memiliki potensi untukmenyelaraskan para karyawan dengan strategi-strategi perusahaan mereka. Beberapa manfaatstratejik yang mungkin diperoleh dari pelatihan dan pengembangan mencakup kepuasan karyawan,meningkatnya semangat, tingkat reterensi yang lebih tinggi,
turnover 
yang lebih rendah , perbaikandalam penarikan karyawan, hasil akhir yang lebih baik, dan kenyataan bahwa para karyawan yangpuas akan menghasilkan para pelanggan yang puas.Peningkatan kinerja. Tujuan akhir pelatihan dan pengembangan, adalah tujuan stratejik bagiorganisasi-organisasi. Berkenaan dengan tujuan tersebut, banyak perusahaan telah menjadi atauberusaha menjadi organisasi pembelajar (
learning organization
).
Organisasi pembelajar
adalahsuatu perusahaan yang menyadari pentingnya pelatihan dan pengembangan yang terkait dengankinerja berkelanjutan dan mau mengambil tindakan yang tepat.Sistem manajemen pembelajaran bergerak melampaui penyampaian proyek-proyek pelatihan taktiske arah pemrakarsaan program-program pembelajaran yang terkait dengan tujuan-tujuan stratejikperusahaan. Setelah sebelumnya kurang dihargai dalam dunia usaha. Program-program pelatihankini diakui dapat memperkuat kepuasan pelanggan, berkontribusi pada pengembangan kemitraan,mendorong aktivitas-aktivitas riset dan pengembangan. Dan akhirnya, meningkatkan hasil akhir.Reputasi sebagai perusahaan yang mendorong para karyawannya untuk terus tumbuh dan belajarbisa menjadi nilai tambah utama dalam perekrutan. Dalam sebuah organisasi pembelajar parakaryawan diberi penghargaan karena belajar dan diberi pekerjaan-pekerjaan yang diperkaya,promosi, dan kompensasi. Organisasi-organisasi dengan reputasi sebagai pemimpin pembelajarancendrung menarik lebih banyak karyawan dengan kualifikasi yang lebih baik.Dengan keamanan karir, para karyawan ditawari peluang-peluang untuk meningkatkan keterampilanmereka. Dan dengan demikian kemampuan mereka untuk dipekerjakan dalam lingkungan yangselalu berubah. Jelaslah bahwa pelatihan dan pengembangan bukan sekedar sesuatu yangmenyenangkan untuk diberikan. Pelatihan dan pengembangan adalah sumber daya stratejik:sesuatu yang perusahaan-perusahaan harus manfaatkan untuk memberi tenaga bagi organisasimereka di abad ke-21 ini.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelatihan dan Pengembangan
Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi sekaligus dipengaruhi oleh pelatihan dan pengembangan.Isu-isu tersebut akan didiskusikan berikut ini.
Dukungan Manajemen Puncak
 
Agar program-program pelatihan dan pengembangan berhasil, dibutuhkan dukungan kepemimpinandari atas. Tanpa dukungan manajemen puncak, program pelatihan dan pengembangan tidak akanberhasil. Cara paling efektif untuk mencapai kesuksesan adalah para eksekutif harus aktif mengambilbagian dalam pelatihan dan memberikan sumber-sumber daya yang dibutuhkan.
Komitmen para spesialis dan generalis
Di samping manajemen puncak, seluruh manajer, apakah spesialis ataupun generalis, harusberkomitmen pada dan terlibat dalam proses pelatihan dan pengembangan. Tanggung jawab utamauntuk pelatihan dan pengembangan melekat pada para manajer lini. Dari mulai presiden dan
chairman of the board 
ke bawah. Para profesioanl pelatihan dan pengembangan semata-mata hanyamemberikan keahlian teknis.
Kemajuan Teknologi
Mungkin tidak ada faktor selain teknologi yang memberi pengaruh lebih besar pada pelatihan danpengembangan. Komputer dan internet, khususnya, secara dramatis mempengaruhi berjalannyafungsi-fungsi bisnis. Sebagaimana ditekankan sepanjang bab ini. Teknologi telah memainkan peranbesar dalam mengubah cara pengetahuan yang disampaikan kepada para karyawan, dan perubahanini terus berlanjut.
Kompleksitas Organisasi
Struktur organisasi yang lebih datar karena lebih sedikitnya level manajerial tampaknya membuatlebih sederhana pengaturan orang-orang dan tugas-tugas. Namum hal tersebut tidaklah demikian.Tugas-tugas individu dan tim saat ini diperluas dan diperkaya. Akibatnya adalah para karyawanAmerika menghabiskan lebih banyak waktu dalam pekerjaan dan menjalankan tugas-tugas yanglebih kompleks dari yang pernah dikerjakan sebelumnya. Di samping itu, interaksi-interaksi antaraorang-orang dan kelompok-kelompok menjadi lebih rumit. Rantai komando tradisional, yangmemberikan rasa stabil dengan mengorbankan efisiensi, sudah dianggap ketinggalan dalam banyakorganisasi modern.Dalam tahun-tahun terakhir ini, perubahan-perubahan yang semakin cepat dalam teknologi,produk, sistem, dan metode telah memberikan pengaruh signifikan pada persyaratan-persyaratankerja. Dengan demikian, para karyawan sukses secara terus-menerus meningkatkan keterampilanmereka dan mengembangkan sikap yang memungkinkan mereka tidak hanya beradaptasi terhadapperubahan, namun juga menerima dan bahkan mencari perubahan tersebut. Banyak organisasi telahberubah secara dramatis sebagai akibat perampingan, Inovasi teknologi, dan permintaan pelangganakan produk-produk dan jasa-jasa baru yang lebih baik. Hasilnya seringkali adalah bahwa lebihsedikit orang yang harus menjalankan lebih banyak pekerjaan pada level yang lebih kompleks. Parasupervisor dan karyawan yang bekerja dalam tim-tim yang mengarahkan diri mereka sendiri (
self directed teams
) mengambil alih banyak beban kerja yang diwariskan tingkatan manajemenmenengah yang telah dihapuskan. Seluruh perubahan ini diterjemahkan menjadi kebutuhan yanglebih besar akan pelatihan dan pengembangan.
Gaya Belajar

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Lolii Olix liked this
Fitriana Rachmah liked this
Ahyar Moti Vasi liked this
Sri S. Suryanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->