Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sistem Pemerintahan Di Berbagai Negara Dan Perbandingannya Dengan

Sistem Pemerintahan Di Berbagai Negara Dan Perbandingannya Dengan

Ratings: (0)|Views: 62 |Likes:

More info:

Published by: Putri Ardiana Puspita Sari on Aug 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/10/2012

pdf

text

original

 
SISTEM PEMERINTAHAN DI BERBAGAINEGARA DAN PERBANDINGANNYADENGAN INDONESIA
5 Votes
 Abstrak 
 Sistem pemerintahan negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga yang bekerja dan berjalansaling berhubungan satu sama lain menuju tercapainya tujuan penyelenggaraan negara. Lembaga-lembaga negara dalam suatu sistem politik meliputi tiga institusi pokok, yaitu eksekutif, legislatif, danyudikatif. Selain itu, terdapat lembaga lain atau unsur lain seperti parlemen, pemilu, dan dewanmenteri.Pembagian sistem pemerintahan negara secara modern terbagi tiga, yaitu presidensial, parlementerdan referendum. Pembagian sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan padahubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. Dalam sistem parlementer, badan eksekutif mendapat pengwasan langsung dari legislatif contohnya di negara inggris . Sebaliknya, apabila badaneksekutif berada diluar pengawasan legislatif maka sistem pemerintahannya adalah presidensialseperti di negara amerika serikat.Sedangkan Sistem pemerintahan referendum adalah variasi darisistem pemerintahan parlementer dan presidensial.Hal ini terjadi di negara swiss, tugas pembuatundang-undang berada di bawah tangan rakyat yang mempunyai hak pilih.Jadi,sistem pemerintaha negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga negara, hubunganantarlembaga negara, dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negarayang bersangkutan.Tujuan pemerintahan negara pada umumnya didasarkan pada cita-cita atautujuan negara. Misalnya, tujuan pemerintahan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsaIndonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikutmelaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilansosial. Lembaga-lembaga yang berada dalam satu system pemerintahan Indonesia bekerja secarabersama dan saling menunjang untuk terwujudnya tujuan dari pemerintahan di negara Indonesia.
Pendahuluan
 Setiap negara dalam menjalankan pemerintahannya, memiliki sistem yang berbeda-beda meskipundengan nama yang sama seperti sistem presidensial atau sistem parlementer. Baik sistem presidensialmaupun sistem perlementer, sesungguhnya berakar dari nilai-
nilai yang sama, yaitu “ demokrasi “.
 Demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang mengandung nilai-nilai tertentu yang berbeda dengansistem pemerintahan lain seperti monarki,tirani,aristokrasi dan lain-lain.
 
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang mengakui hak segenap anggota masyarakatuntuk mempengaruhi keputusan politik, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.Ada banyak sistem pemerintahan yang di anut oleh negara-negara di dunia antara lain yaitupresidensial,parlementer dan referendum. Sitem pemerintahan negara-negara di dunia berbeda-bedasesuai dengan kondisi sosial-budaya dan politik yang berkembang di negara yang bersangkutan.Artikel ini membahas tentang sistem pemerintahan yang ada di dunia baik di tinjau dari bentukpemerintahannya serta kelebihan dan kekurangannya dan membandingkan sistem pemerintahan dinegara lain dengan sistem pemerintahan yang ada di indonesia.
Pembahasan
 
Pengertian sistem pemerintahan
 Istilah sistem pemerintahan merupakan gabungan dari dua kata yaitu
sistem
dan
 pemerintahan
.Sistem adalah suatu keseluruhan yang terdiri dari beberapa bagian yang mempunyai hubunganfungsional, baik antara bagian-bagian maupun hubungan fungsional terhadap keseluruhannya,sehingga hubungan itu menimbulkan ketergantungan antara bagian-bagian yang akibatnya jika salahsatu bagian tidak bekerja dengan baik, maka akan mempengaruhi keseluruhan itu.Sedangkan pemerintahan adalah suatu lembaga yang mengatur sendi-sendi kehidupan masyarakat disuatu negara baik dari segi ekonomi,budaya,sosial dan politik untuk mencapai kesejahteraan hidup.Jadi sistem pemerintahan adalah suatu cara untuk mengatur bagian-bagian fungsional yang salingketergantungan di suatu negara untuk mencapai kesejahteraan dari berbagai aspek kehidupan.
Sistem pemerintahan parlementer
 Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan dimana perlemen memiliki peranan pentingdalam pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteridan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan, yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mositidak percaya. Berbeda dengan sistem presidensial, sistem parlementer memiliki seorang presiden danseorang perdana menteri yang bewenang terhadap jalannya pemerintahan. Dalam presidensial,presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan, namun dalam sistem parlementer presidenhanya menjadi simbol kepala negara saja.
Negara yang pertama menganut sistem parlementer adalah inggris yang sering disebut “
mother of  parliament 
” dimana kedudukan raja tidak dapat diganggu gugat, maka jika terjadi perselisihan raja
dengan rakyat, menterilah yang bertanggung jawab terhadap segala tindakan raja. Sebagai contoh,pada masa Raja Karel 1 salah seorang menteri yang bernama Thomas Wentworth dituduh melakukantindak pidana oleh majelis rendah. Kemudian karena terbukti, menteri tersebut dijatuhi hukuman matioleh majelis tinggi. begitu juga kesalahan yang dilakukan oleh kabinet tidak dapat melibatkan kepalanegara akan tetapi kekuasaan kepala negara dibatasi oleh konstitusi.Sistem parlementer terlahir dari adanya pertanggung jawaban menteri dimana kedudukan perdanamenteri beserta menteri-menterinya sebagai lembaga eksekutifyang bertanggung jawab kepada
 
parlemen. Pertanggung jawaban menteri terhadap parlemen dapat berakibat kabinet meletakan jabatan dan mengembalikan mandat kepada kepala negara mana kala parlemen tidak lagimempercayai kabinet.Parlemen adalah lembaga legislatif yang memiliki kekuasaan besar sebagai lembaga perwakilan yanganggotanya dipilih langsung oleh rakyat,sedangkan perdana menteri dan menteri-menterinya dipilihmelalui suara terbanyak di parlemen. Oleh karena itu sering terjadi bahwa kabinet yang terpilihadalah orang-orang yang berasal dari kalangan mereka sendiri yang berasal dari satu partai ataukoalisi.Ciri-ciri sistem parlementer adalah sebagai berikut:a) Raja / ratu atau presiden adalah kepala negara. Kepala negara ini tidak bertanggung jawab atassegala kebijakan yang diambil oleh kabinet.b) Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Kepala pemerintahan adalahperdana menteri. Kepala negara tak memiliki kekuasaan pemerintahan,ia hanya berperan hanyaberperan sebagai simbol kedaulatan dan keutuhan negara.c) Kekuasaan legislatif lebih kuat daripada kekuasaan eksekutif.d) Kekuasaan legislatif dipegang oleh parlemen dan kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet (perdana menteri beserta menteri-menterinya )e) Parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melaluipemilihan umum.f) Sedangkan kabinet dipilih melalui suara terbanyak di parlemen atau partai politik yangmemenangkan pemilu.g) Eksekutif bertanggung jawab kepada legislatif yang artinya jika kabinet menerima mosi tidakpercaya dari parlemen maka kabinet harus meletakan atau mengembalikan mandat kepada kepalanegara.h) Dalam sistem dua partai, yang ditunjuk sebagai pembentuk kabinet dan sekaligus sebagaiperdana menteri adalah ketua partai politik yang memenangkan pemilu. Sedangkan partai politik yangkalah berlaku sebagai pihak oposisi.i) Dalam sistem multi partai, formatur harus membentuk kabinet secara koalisi, karena kabinetharus mendapat dukungan kepercayaan dari parlemen. j) Kepala negara dapat membubarkan parlemen jika dinyatakan parlemen melanggar konstitusidan menjadi tanggung jawab kabinet untuk melaksanakan pemilu dalam tempo 30 hari setelahpembubaran itu.Dalam hal terjadinya suatu krisis kabinet karena kabinet tidak lagi memperoleh dukungan darimayoritas badan legislatif, kadang-kadang dialami kesukaran untuk membentuk kabinet baru. Oleh

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->