Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Osteosarcoma

Osteosarcoma

Ratings: (0)|Views: 430|Likes:

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Andini Afliani Putri on Aug 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

 
1
OSTEOSARKOMA
 
 Andhini Afliani Putri, A.Pabengngari
I.
 
PENDAHULUAN
Osteosarkoma disebut juga osteogenik sarkoma adalah suatu neoplasma ganasyang berasal dari sel primitif (
 poorly differentiated cells
) di daerah metafise tulangpanjang pada anak-anak. Disebut osteogenik oleh karena perkembangannya berasal dariseri osteoblastik sel mesensim primitif. Osteosarkoma merupakan neoplasma primerdari tulang yang tersering setelah multipel myeloma. Osteosarkoma biasanya terdapatpada metafisis tulang panjang di mana lempeng pertumbuhannya (
epiphyseal growth plate
) yang sangat aktif yaitu pada distal femur, proksimal tibia dan fibula, proksimalhumerus dan pelvis. Pada orang tua umur di atas lima puluh tahun, osteosarkoma bisaterjadi akibat degenerasi ganas dari
 pagets disease
dengan prognosis sangat jelek.Osteosarkoma adalah tumor tulang dengan angka kematian 80% setelah lima tahundidiagnosis. Osteosarkoma klasik didefinisikan dengan sarkoma sel spindel denganderajat malignansi tinggi dan sangat khas memproduksi matriks osteoid. Osteosarkomadidapatkan kira-kira tiga orang per 10.000 di Amerika. Penyebab osteosarkoma masihbelum jelas diketahui. Adanya hubungan kekeluargaan menjadi suatu predisposisi,begitu pula adanya retinoblastoma herediter dan sindrom Li-Fraumeni. Dikatakanbeberapa virus dapat menimbulkan osteosarkoma pada hewan percobaan. Radiasi iondikatakan menjadi 3% penyebab langsung osteosarkoma, begitu pula
alkyleting agent 
 yang digunakan pada kemoterapi.Akhir-akhir ini dikatakan ada dua
tumor suppressor gene
yang berperan secarasignifikan terhadap tumorigenesis pada osteosarkoma, yaitu protein p53 (kromosom 17)dan Rb (kromosom 13).
1,2
 Lokasi tumor dan usia penderita pada pertumbuhan pesat dari tulangmemunculkan perkiraan adanya pengaruh dalam patogenesis osteosarkoma. Mulaitumbuh bisa di dalam tulang atau pada permukaan tulang dan berlanjut sampai pada jaringan lunak sekitar tulang. Epifisis dan tulang rawan sendi bertindak sebagai
barier 
 pertumbuhan tumor ke dalam sendi. Osteosarkoma mengadakan metastase secarahematogen, paling sering ke paru atau pada tulang lainnya dan didapatkan sekitar 15%-20% telah mengalami metastase pada saat diagnosis ditegakkan. Metastase secaralimpogen hampir tidak terjadi.
1
 
 
2
II.
 
INSINDES & EPIDEMIOLOGI
Osteosarkoma merupakan tumor ganas tulangyang paling sering ditemukan (48,8%) di luar mielomamultipel. Tumor ini merupakan tumor yang sangatganas, menyebar secara cepat pada periosteum dan jaringan ikat di luarnya. Osteogenik sarkoma terutamaditemukan pada umur 10-20 tahun dan lebih sering padapria daripada wanita.
3
 Setiap tahunnya terdapat sembilan ratus kasusosteosarkoma di Amerika Serikat. Penderitanyamerupakan kelompok usia anak-anak dan remaja hinggausia dua puluh tahun. Kebanyakan osteosarkomamenyerang anak-anak dan dewasa muda dengan batasanumur sepuluh hingga tiga puluh tahun. Remajamerupakan kelompok usia yang sering ditemui, tetapiosteosarkoma dapat menyerang usia berapapun. Sekitar 10% osetosarkoma terjadi padaorang-orang pada kelompok usia di atas enam puluh tahun.
4
 III.
 
ETIOLOGI
Penyebab pasti osteosarkoma belum diketahui. Namun, beberapa hal berikutmenjadi faktor resiko yang menyebabkan terjadinya osteosarkoma :1.
 
Kecepatan Pertumbuhan TulangKecepatan pertumbuhan tulang nampaknya menjadi predisposisi seseorangterkena osteosarkoma, berdasarkan insidens yang terjadi pada masa remaja danlokasi tipikal pada daerah metafiseal yang berbatasan dengan fisis pada tulangpanjang.2.
 
Faktor LingkunganFaktor lingkungan yang berpengaruh terhadap osteosarkoma adalah pengaruhradiasi.3.
 
Predisposisi Genetik Mutasi genetik merupakan dasar berkembangnya osteosarkoma. Pasien denganretinoblastoma (Rb) herediter memiliki resiko ratusan kali lipat terhadapterjadinya osteosarkoma, hal ini berhuubungan dengan mutasi gen Rb. Mutasi
Gambar 1.
Osteosarkoma pada lutut kiri
 
3
pada gen Rb tidak biasa ditemukan pada osteosarkoma sporadik. Mutasi pada genp53 sering nampak. Namun gen retinoblastoma telah melokalisir pada lengankromosom 13 (13q14). Gen Rb diakui sebagai prototipe
tumor suppressor gene
 dan menyangkut jumlah patogenesis neoplasma pada manusia.
Tumor suppressor gene
berfungsi mengendalikan pertumbuhan sel tumor, jadi hilangnya fungsi atauinaktivasi dari
tumor suppressor gene
menyebebkan terjadinya pertumbuhantumor.4.
 
Displasia TulangHal ini juga menyangkut
 paget disease
, displasia fibrosa, enkondromatosis, daneksotose multipel herediter dan retinoblastoma yang merupakan faktor resiko.Sindrom Li-Fraumeni (mutasi
germline
p53) dan sindrom Rothmund-Thomson(berkumpulnya autosomal yang terpendam pada defek tulang kongenital, displasiapada kulit dan rambut, hipogonadisme, dan katarak) juga menjelaskankemungkinan berkembangnya osteosarkoma.
4
 
IV.
 
LOKASI
Tumor ini paling sering ditemui di distal femur atau proximal tibia (48%), pelvisdan proximal femur (14%), bahu dan proximal humerus (10%) dan dapat puladitemukan di radius distal dan humerus proximal.
3,5
Gambar 2
. Lokasi osteosarkoma (distalfemur atau proximal tibia).
5,25
 

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
lythob liked this
Aziz Muhammad liked this
Milla Jatiwinayu liked this
RaMa Candra liked this
Peter Stark liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->