Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB 5 Hidrokarbon

BAB 5 Hidrokarbon

Ratings: (0)|Views: 1,302 |Likes:
BAB 5 Hidrokarbon
BAB 5 Hidrokarbon

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Eko Putera Sampoerna on Aug 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
Kimia X SMA
169
Hidrokarbon
*=>#
P
ernahkah Anda membakar sate, apa yang terjadi jika daging sate tersebut terlalulama dibakar? Ternyata sate tersebut menjadi gosong dan berwarna hitam.Tahukah Anda mengapa jika kayu terbakar juga menjadi berwarna hitam? Apakahyang menyebabkan warna hitam tersebut? Apakah daging binatang juga tersusunatas atom-atom yang sama dengan atom-atom penyusun kayu? Salah satu atompenyusun kayu dan tubuh binatang dan manusia adalah atom karbon. Atom karbonmerupakan atom paling banyak yang menyusun tubuh makhluk hidup dan di alamsemesta ini, senyawa dari atom karbon menduduki jumlah terbanyak. Mengapaatom karbon menjadi atom penyusun senyawa terbanyak di alam semesta ini?Apakah atom karbon mempunyai sifat khusus, sehingga dapat membentuk senyawayang paling banyak di alam semesta ini? Jika Anda ingin mengetahui jawaban daripertanyaan-pertanyaan di atas dengan memuaskan, maka Anda harus mempelajaribab
 Hidrokarbon
ini.Dalam bab ini, Anda akan mempelajari sifat khusus karbon sehingga mampumembentuk banyak senyawa, pengertian senyawa hidrokarbon, dan senyawa-senyawa apa saja yang termasuk kelompok hidrokarbon.
Tujuan Pembelajaran
:Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:1.Menguji keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawakarbon.2.Menganalisis kekhasan atom karbon dalam senyawakarbon.3.Membedakan atom C primer, sekunder, tersier, dan kuar-tener.4.Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkankejenuhan ikatan dan tata namanya.5.Menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbondengan massa molekul relatifnya.6.Menjelaskan konsep isomer dan penerapannya pada sifatsenyawa hidrokarbon.7.Menuliskan reaksi sederhana pada alkana, alkena, danalkuna.8.Menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidro-karbon dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pangan,sandang, papan, perdagangan, seni, dan estetika
Senyawa organik, rantai karbon, alifatis,ikatan jenuh, alkana, alkena, dan alkuna.
Kata KunciPengantar
 
Kimia X SMA
170
Peta Konsep
C
p
C
s
C
t
C
RantaiTertutupC yang KhasTetravalen
terdiri dari
Rantai Karbon
terdiri dari
KarbondanHidrogenRantaiTerbukaSenyawaAromatikSenyawaAlisiklikBenzena danturunannyaSikloalkana
contohcontoh terdiri darimerupakan senyawa
DeretHomolog
terdiri dari
AlifatikCJenuhIsomerisasiAlkunaRangkap TigaC
 n
H
2
 n
– 2
AlkenaRangkap DuaC
 n
H
2
 n
C Tak JenuhAlkanaC
 n
H
2
 n
+ 2
 t e r j a d i
yaitu
Hidrokarbon
Hidrokarbon
yaituyaitu
 
Kimia X SMA
171
5.1Senyawa Karbon
Sejak zaman dahulu orang sudah mengenal bahwa berbagai zat dapat dihasilkandari makhluk hidup. Bangsa Mesir Kuno sudah mengenal formalin, suatu zatpengawet yang dihasilkan oleh semut. Bangsa Mesopotamia juga sudah mengenalzat-zat pewarna dari hewan
 Mollusca
.Pada tahun 1780, seorang bernama
Karl Wilhelm Scheele
(1742 – 1786)membedakan senyawa-senyawa menjadi dua kelompok, yaitu:1.
Senyawa organik 
, adalah senyawa yang dihasilkan oleh makhluk hidup.2.
Senyawa anorganik 
, adalah senyawa yang dihasilkan oleh benda mati.Sementara itu pada tahun 1807,
Jons Jacob Berzelius
(1779 – 1848)menyatakan teori
vis vitalis
, yaitu bahwa senyawa-senyawa organik hanya dapatdibuat di dalam tubuh makhluk hidup dengan bantuan daya hidup
(vis vitalis)
,sehingga menurutnya tidak mungkin senyawa organik dibuat di laboratoriumdengan menggunakan bahan senyawa anorganik.Hingga abad ke-19, kedua teori tersebut masih terus dipegang karena belumpernah ada senyawa organik yang dibuat di laboratorium. Sampai kemudian
Friederich Wohler
(1800 – 1882)yang juga murid Berzelius berhasil me-numbangkan teori sebelumnya, setelah dia berhasil menyintesis senyawa organik.Senyawa tersebut adalah urea (yang biasa dihasilkan dari urine makhluk hidup)dengan menggunakan zat anorganik, yaitu dengan mereaksikan perak sianat denganamonium klorida membentuk amonium sianat.AgOCN + NH
4
Cl
 ⎯⎯
NH
4
OCN + AgClTernyata ketika amonium sianat diuapkan untuk memperoleh kristalnya, padapemanasan yang terlalu lama, amonium sianat berubah menjadi urea.NH
4
OCN
Δ
 ⎯
(NH
2
)
2
COUreaSejak saat itulah banyak disintesis zat-zat organik menggunakan zat-zatanorganik di laboratorium.
“Harus ku ceritakan kepada Anda bahwa saya berhasil membuat ureatanpa menggunakan ginjal manusia atau hewan. Amonium sianat adalah urea.“
F. Wohler kepada J. J. Berzelius22 Pebruari 1828 
Dengan keberhasilan Wohler menyintesis urea dari amonium sianat, para ahlikemudian membedakan senyawa karbon menjadi senyawa karbon organik dansenyawa karbon anorganik.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->