3
-
Kalau kita tidak mengenal Allah, kita tidak mengasihi Allah-
Semakin kita mengenal Allah, semakin kita mengasihi Dia-
Mengasihi Allah itu penting sekali. Menjadi murid Kristus mengasihi Allah itu adalahPENTING (VITAL)Matius 22:37-38 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenaphatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yangterutama dan yang pertama.
Melayani Allah:
-
Banyak orang keliru berfikir bahawa, “ pelayanan itu adalah kita
melakukan sesuatu untuk Tuhan.... ternyata BUKAN!-
Paulus: “ Dalam diriku... Yesus menunjukkan seluruh kesabaranNya”.
-
Yesus sendiri berkata, “ Apa yang Aku
dengar dari Bapa, itu yang Aku katakan. Apa yangAku lihat, itu yang Aku katakan. Apa yang Aku lihat Bapa lakukan, itu yang Akulakukan
”
-
Dalam erti kata Yesus melakukan Pekerjaan Bapa dalam Dia.PELAYANAN YANG EFEKTIF:
“Bukan kita melakukan sesuatu untuk Tuhan melainkan Tuhan yang melakukan sesuatumelalui kita”
-
Kalau pelayanan itu adalah hasil dari kasih kita kepada Tuhan, pelayanan itu (kita) pastidahsyat-
Pelayanan kita akan menghasilkan buah dan memberi impak -
Ramai orang yang mahu melayani Tuhan tetapi tidak mahu terlebih dulu belajarmengenal, mengasihi Allah terlebih dahulu, akibatnya ketika menghadapi persoalan,tekanan, tentangan mereka mulai mundur kerena kecewa, bahkan kepahitanINGAT SELALU:
“Pelayanan bukanlah kita melakukan berbagai kesibukan bagi Tuhan, melainkan Tuhan
melakukan berbagai karya yang indah didalam dan melalui kehidupan k
ita”
APA YANG DIKATAKAN MENJADI MURID KRISTUS?
Tuhan Yesus memberikan Amanat AgungNya sebelum Dia naik ke sorga: “
Pergilah, jadikanlah segala suku bangsa muridKu ...
” (
Matius 28:19
).
Unik sekali bahwa kata “
murid
” dalam Perjanjian Baru tercatat 269 kali, kata “kristian @
kristen
” hanya 3 kali, dan kata “
orang percaya
” hanya 2 kali. Ini memberikan kita gambaran
betapa pentingnya panggilan Tuhan Yesus bagi kita yang sudah percaya kepadaNya, agar kita
menjadi “muridNya”.
ILLUSTRASI: Secara umum murid bererti orang yang mahu belajar dan menimba berbagaiilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualiti dirinya. Apabila orang tua menyekolahkananaknya dalam pembelajaran atau pendidikan yang berkualiti, tentu bukan bertujuan untuk menyombongkan kemampuan materi atau kehebatan anaknya, tapi bertujuan mencerdaskananaknya dan meningkatkan kualiti hidupnya di masa depan.Dalam pengertian Alkitab
murid tidak hanya berarti orang yang belajar, tapi jugamenjadi pengikut yang mengabdikan diri pada guru/pembimbingnya.