Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Toxic Anterior Segment Syndrome

Toxic Anterior Segment Syndrome

Ratings: (0)|Views: 211 |Likes:

More info:

Published by: Rachmadina Basyarial Basyaruddin on Aug 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Toxic anterior segment syndrome
adalah reaksi peradangan akut di segmen anterior mata setelah operasi. Kondisi ini awalnya digambarkan sebagai endophthalmitis steril pascaoperasi, tetapi pada tahun 1992 Monson et al menciptakan istilah
ToxicSegmen Anterior Syndrome
(TASS). Reaksi peradangan pada TASS terjadi dalam 12-48 jamsetelah operasi. TASS terjadi paling umum setelah operasi katarak, tetapi dapat terjadi setelahoperasi segmen anterior dalam bentuk apapun termasuk glaukoma atau operasi transplantasikornea. TASS paling sering tercatat terjadi secara akut pada segmen anterior setelah operasi,tetapi kadang juga didapatkan kasus yang dengan onset lambat. Peradangan pascaoperasi inisteril atau tidak menular dan diduga disebabkan oleh zat yang masuk ke segmen anterior baik selama atau segera setelah operasi, yang menjadi toksik dan menyebabkan kerusakan pada jaringan intraokular.
1,2
Keluhan yang paling umum adalah penglihatan kabur. Nyeri biasanya tidak ada, berbeda dari kasus infeksius endophthalmitis pasca operasi. Pasien mungkin memiliki tanda-tanda peradangan mata dan injeksi. Ciri klinis dari TASS adalah peradangan muncul secaraakut, biasanya dalam waktu 12-48 jam operasi. Peradangan ini adalah steril. Temuan klinisyang paling umum di TASS edema kornea yang telah digambarkan sebagai "limbus kelimbus" edema kornea . Edema kornea ini menyebar karena luas kerusakan sel endotelkornea. Temuan ini sangat berbeda dengan daerah fokal edema kornea yang mungkin terjadisetelah operasi katarak rutin. Temuan umum kedua terkait dengan entitas ini ditandai peradangan segmen anterior. Hal ini ditandai dengan kerusakan difus darah berair  penghalang dengan peningkatan yang ditandai dalam sel inflamasi dalam ruang anterior. Sel-sel ini mungkin mengendap di bagian bawah dari bilik anterior membentuk hypopyon.
2
Data tentang kejadian TASS masih kurang. Pada tahun 2005, peserta pertemuantahunan American Academy of Ophthalmology mengungkapkan bahwa 52% peserta telahmelihat 1 kasus TASS dan 7% dari peserta melaporkan melihat lebih dari 5 kasus.
1
insiden pasti dari inflamasi steril pada ruang anterior setelah operasi katarak tidak diketahui dengan
 
 pasti, tetapi insiden nya cenderung rendah, diperkirakan antara 0,1%-2%. Suatu perkiraan,dari lebih 1,4 juta operasi katarak yang dilakukan di Amerika per tahunnya, 0,62%menimbulkan komplikasi edem kornea dan transplantasi kornea yang harus dirawat di rumahsakit.
3
1.2Batasan Masalah
Referat ini membahas mengenai definisi, etiologi, patifisiologi, diagnosis, penatalaksaan, pencegaha, komplikasi, dan prognosis pasien dengan
toxic anterior segment  syndrome
.
1.3Tujuan Penulisan
1.
Memahami tentang definisi, etiologi, patifisiologi, diagnosis, penatalaksaan, pencegaha, komplikasi, dan prognosis pasien dengan
toxic anterior segment  syndrome
.
2.
Meningkatkan kemampuan menulis ilmiah dalam bidang kedokteran.
3.
Memenuhi salah satu syarat kelulusan Kepaniteraan Klinik Senior di Bagian IlmuPenyakit Mata Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 
1.4Metode Penulisan
Metode penulisan referat ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengacukepada beberapa literatur.
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1Definisi
Toxic anterior segment syndrome (TASS)
adalah peradangan akut pada ruang atausegmen anterior mata yang terjadi setelah operasi katarak. Awalnya TASS disebut sebagaiendopthalmitis steroal post operasi. Pada tahun 1992 Monson et al menamainya sebagaiToxic anterior segment syndrome. TASS merupakan reaksi inflamasi steril post-operasi yangdisebabkan oleh beberapa bahan yang non-infeksius yang mengenai segmen anterior selamaoperasi dan menyebabkan kerusakan toksik pada jaringan intraokular.
4
TASS berhubungandengan cairan irigasi, obat-obatan, dan bahan-bahan lain yang digunakan pada bilik matadepan saat pembedahan.
5
2.2Etiologi
Setiap zat yang digunakan selama atau segera setelah operasi katarak yang dapatmengakses segmen anterior mata dapat menyebabkan TASS. Endotelium kornea sangatsensitif untuk segala bentuk bahan toksik seperti struktur dalam anterior segmen mata padaumumnya. Etiologi TASS relatif luas dan dapat mencakup cairan irigasi dengan larutangaram seimbang dan bahan aditif yang digunakan. Selain itu, setiap cairan oftalmik lain yangdigunakan selama operasi, khususnya yang mengandung bahan pengawet atau menstabilkanagen dapat menyebabkan toksisitas pada endotel kornea dan endapan. Obat-obatan sepertiantibiotik dan anestesi yang disuntikkan ke mata mungkin juga terkait dengan TASS. Selainitu, residu oftalmik bahan viscosurgical (OVDs) dapat menyebabkan inflamasi pasca operasi.Terakhir, penting untuk diingat bahwa setiap enzim atau deterjen yang digunakan dalam pembersihan instrumen digunakan dalam anterior-segmen operasi mungkin meninggalkanresidu yang dapat menyebabkan TASS.
6

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->