Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
COOPERATIVE LEARNING.docx

COOPERATIVE LEARNING.docx

Ratings: (0)|Views: 142 |Likes:
Published by Sulaeman Ali Isman

More info:

Published by: Sulaeman Ali Isman on Aug 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

 
COOPERATIVE LEARNING ( TEORI DAN APLIKASI PAIKEM ) Penulis :AGUS SUPRIJONO
A.
 
ARTI BELAJAR
 Menurut Gagne, belajar adalah perubahan disposisi atau kemampuan yang dicapaiseseorang melalui aktivitas secara alamiah. Reber mendefinisikan belajar sebagai prosesmendapatkan pengetahuan. Prinsip belajar antara lain belajar adalah perubahan perilaku, belajarmerupakan proses, serta bentuk pengalaman. Tujuan belajar secara eksplisit diusahakan untuk dicapai dengan tindakan instruksional yang biasa berbentuk pengetahuan dan keterampilan.Sedangkan tujuan belajar sebagai hasil yang menyertai tujuan belajar instruksional, bentuknyaberupa kemampuan berfikir kritis dan kreatif, sikap terbuka dan demokratis, menerima oranglain, dan sebagainya.Hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian, sikap-sikap,apresiasi dan ketrampilan. Menurut Gagne, hasil belajar berupa informasi verbal, keterampilanintelektual, strategi kognitif, keterampilan motorik, dan sikap. Sedangkan menurut Bloom, hasilbelajar mencakup kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik. Domain kognitif antara lainpengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi. Domain afektif adalahsikap menerima, memberikan respon, nilai, organisasi, karakterisasi. Domain psikomotormencakup katrampilan produktif, teknik, fisik, social, manajerial, dan intelektual.John Travers menggolongkan kegiatan belajar menjadi 6 tipe kegiatan yaituketerampilan, pengetahuan, informasi, konsep, sikap, dan pemecahan masalah. SedangkanGagne mentipikasikan kegiatan belajar menjadi delapan, yaitu kegiatan mengenal tanda, kegiatanbelajar tindak balas, kegiatan belajar melalui rangkaian, kegiatan belajar melalui asosiasi lisan,kegiatan belajar dengan perbedaan berganda, kegiatan belajar konsep, kegiatan belajar prinsip-prinsip, dan kegiatan belajar pemecahan masalah.Pengajaran adalah proses penyampaian. Perbuatan atau cara mengajarkan diterjemahkansebagai kegiatan guru mengajari peserta didik, menyampaikan pengetahuan, dan peserta didik sebagai penerima. Pengajaran merupakan transplantasi pengetahuan. Sedangkan dalamperspektif pembelajaran, guru menyediakan fasilitas belajar bagi peserta didiknya untuk mempelajarinya. Pembelajaran adalah dialog interaktif. Pembelajaran merupakan proses organicdan konstruktif, bukan mekanis seperti halnya pengajaran.
 
 
B.
 
DUKUNGAN TEORI
 Teori merupakan perangkat prinsip-prinsip yang terorganisasi mengenai peristiwa-peristiwa tertentu dalam lingkungan. Teori tersusun secara kausalitas atas fakta, variable / konsep, dan proposisi. Fungsi teori dalam konteks belajar adalah memberikan kerangka kerjakonseptual untuk suatu informasi belajar; memberi rujukan untuk menyusun rancanganpelaksanaan pengajaran; mendiagnosis masalah-masalah dalam kegiatan belajar mengajar;mengkaji kejadian belajar dalam diri seseorang; dan mengkaji factor eksternal yangmemfasilitasi proses belajar. Bruner mengkategorikan teori pembelajaran menjadi dua,preskriptif dan deskriptif. Teori belajar preskriptif berisi seperangkat preskripsi gunamengoptimalkan hasil belajar yang diinginkan, sedangkan deskriptif berisi deskripsi mengenaihasil belajar yang muncul sebagai akibat dari digunakannya metode tertentu.Berikut ini adalah macam- macam teori belajar :1.
 
Teori PerilakuTeori perilaku berakar pada pemikiran behaviorisme. Dalam perspektifnya, pembelajarandiartikan sebagai proses pembentukan hubungan antara rangsangan (stimulus) dan balas(respon). Teori ini menekankan arti penting hubungan pengalaman dengan perilaku.teori inidibedakan menjadi pengkondisian klasik dan pengkondisian operan. Tokoh-tokohnya antara lainIvan Petrovich Pavlov, JB Watson, dan Edwin Guthrie yang tergolong dalam pengkondisianklasik. Tokoh yang termasuk dalam pengkondisian operan adalah Edward Lee Thorndike danSkinner. Menurut Ivan Petrovich Pavlov, dalam belajar yang terpenting adanya latihan danpengulangan. JB Watson mengemukakan prinsip kekerapan dan kebaruan. Sedangkan EdwinGuthrie menggunakan konsep pembinaan dan perubahan kebiasaan. Edward Lee Thorndikemengungkapkan belajar sebagai peristiwa terbentuknya asosiasi antara peristiwa (stimulus-respon). Skinner menganggap reinforcement (peneguhan) merupakan factor penting dalambelajar.2.
 
Teori Belajar Kognitif Dalam perspektif teori kognitif, belajar merupakan peristiwa mental, bukan peristiwa behavioralmeskipun hal-hal yang bersifat behavioral tampak lebih nyata dalam setiap peristiwa belajar.Belajar menurut teori kognitif adalah perceptual, proses internal. Konsep-konsep terpenting
 
dalam teori ini adalah adaptasi intelektual Jean Piaget, discovery learning Jerome Bruner, danreception learning Ausubel. Selain itu ada teori belajar sosial dari Albert Bandura.3.
 
Teori KonstruktivismePengetahuan menurut konstruktivisme bersifat subjektif, bukan objektif. Belajar merupakanproses operatif, bukan figurative dan menekankan pada belajar autentik, bukan artificial. Selainitu juga memberikan kerangka pemikiran belajar sebagai proses social atau kolaboratif dankooperatif. Pembelajaran konstruktivisme menekankan pentingnya lingkungan social dalambelajar dengan menyatakan bahwa integrasi kemampuan dalam belajar kolaboratif dan kooperatif akan dapat meningkatkan pengubahan secara konseptual. Tokohnya adalah Jean Piaget danVigotsky.Konstruktivisme beraksentuasi belajar sebagai proses operatif, bukan figurative. Belajaroperatif adalah belajar memperoleh dan menemukan struktur pemikiran yang lebih umum yangdapat digunakan pada bermacan-macam situasi. Belajar operatif tidak hanya menekankan padapengetahuan deklaratif, namun juga pengetahuan structural dan procedural. Selain itu jugamenekankan pada belajar autentik, bukan artificial. Belajar autentik adalah proses interaksiseseorang dengan objek yang dipelajari secara nyata konstruktivisme juga memberikan kerangkapemikiran belajar sebagai proses social atau belajar kolaboratif dan kooperatif. Implikasi dalampembelajarannya dapat digambarkan dengan urutan orientasi, elicitasi (menggali ide),restrukturisasi ide (klarifikasi ide, mengontraskan dengan ide lain, membangun ide baru,mengevaluasi), aplikasi ide, dan reviu. Peran penting guru adalah memberi dukungan danbantuan serta motivasi bagi peserta didik.
C.
 
MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran ialah pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakanpembelajaran di kelas maupun tutorial. Model pembelajaran dapat didefinisikan sebagaikerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalamanbelajar untuk mencapai tujuan belajar. Melalui model pembelajaran, guru dapat membantupeserta didik mendapatkan informasi, ide, keterampilan, cara berfikir, dan mengekspresikan ide.1.
 
Model Pembelajaran Langsung

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->