Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sadar Dalam Hukum

Sadar Dalam Hukum

Ratings: (0)|Views: 26 |Likes:
SADAR DALAM HUKUM

BAB.I

Pendahuluan

SADAR DALAM HUKUM
BAB.I

Pendahuluan
Mempelajari ilmu hukum sangat luas ruang lingkupnya, Apabila kita berpendapat bahwa ilmu hukum itu hanya berurusan dengan peraturan perundang-undangan belaka maka suatu hal yang picik, kita harus melihat bahwa hukum dilihat sebagai fenomen universal, bukan lokal ataupun regional. Berikut ini daftar masalah yang bisa dimasukkan ke dalam tujuan untuk mempelajari hukum yang ruang lingkupnya memang sangat luas secara demikian itu, yaitu:

1. Mempelajari asas-asas hukum yang pokok.

2. Mempelajari sistem formal hukum.

3. Mempelajari konsepsi-konsepsi hukum dan arti fungsionalnya dalam masyarakat.

4. Mempelajari kepentingan-kepentingan sosial apa saja yang dilindungi oleh hukum.

5. Ingin mengetahui tentang apa sesungguhnya hukum itu, dari mana dia datang/muncul, apa yang dilakukannya dan dengan cara-cara/sarana-sarana apa ia melakukan hal itu.

6. Mempelajari tentang apakah keadilan itu dan bagaimana ia diwujudkan melalui hukum.

7. mempelajari tentang perkembangan hukum; apakah hukum itu sejak dahulu sama dengan yang kita kenal sekarang ini? Bagaimanakah sesungguhnya hukum itu berubah dari masa ke masa?

8. Mempelajari pemikiran-pemikiran orang mengenai hukum sepanjang masa.

9. mempelajari bagaimana sesungguhnya kedudukan hukum itu dalam masyarakat. Bagaimana hubungan atau perkaitan antara hukum dengan sub-sub sistem lain dlm masyarakat, seperti politik, ekonomi dan sebagainya.

10. apabila ilmu hukum itu memang bisa disebut sebagai ilmu, bagaimakah sifat-sifat atau karateristik keilmuannya itu?

Hukum menetapkan apa yang harus dilakukan dan atau apa yang boleh dilakukan serta yang dilarang. Sasaran hukum yang hendak dituju bukan saja orang yang nyata-nyata berbuat melawan hukum, melainkan juga perbuatan hukum yang mungkin akan terjadi, dan kepada alat perlengkapan negara untuk bertindak menurut hukum. Sistem bekerjanya hukum yang demikian itu merupakan salah satu bentuk penegakan hukum.

I.Mengenali SURAT DAKWAAN Jaksa Penuntut Umum (JPU)

Mungkin Anda pernah membaca koran tentang perkara pidana tertulis diberita tsb dakwaan jaksa penuntut umum yang berlapis, yang menyebutkan dakwaan primer, dakwaan subsider dan dakwaan lebih subsider.

Dakwaan berlapis ini disebut dakwaan alternatif. Jaksa akan lebih dulu membuktikan dakwaan primer. bila tidak terbukti barulah jaksa membuktikan dakwaan subsider dan seterusnya.
Ada juga dakwaan kumulatif, yakni bila dalam sebuah kasus terjadi lebih dari satu perbuatan pidana. Misalnya selain mencuri, kawanan pencuri juga memperkosa korbannya. Disamping itu mereka membawa senjata api ilegal. maka terhadap tersangka dibidikkan dakwaan kumulatif, dakwaan I, II dan III.
Dakwaan I misalnya mencuri, II memperkosa dan II memiliki senjata api ilegal. Masing-masing dakwaan mesti dibuktikan dan hukumannya disesuaikan dengan pidana gabungan. Bisa dipastikan hukuman terhadap pelaku akan lebih berat.
Disamping itu ada juga dakwaan tunggal. Misalnya dengan dakwaan pencurian saja, meskipun pencurian tadi dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku.

II.Teguran dari Pengadilan !!!

Juru sita wajib memberikan peringatan kepada pihak yang kalah berpekara agar menjalankan keputusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Peringatan juru sita ini disebut aanmaning (bhs belanda).
Setidaknya juru sita wajib memberikan teguran sebanyak tiga kali. Dua tegura...n pertama disebut aanmaning, satu teguran terakhir disebut anplaking. Teguran dari lingkungan pengadilan ini sekaligus membedakannya dengan istilah somasi (teguran), yakni teguran yang biasanya dilakukan Advokat di luar pengadilan.
Bila pihak yang kalah berpekara tetap membandel barulah pihak pengadilan dapat menjalankan eksekusi. Misalnya sebagai pihak yang kalah berpekara Budi diperintahkan mengosongkan rumahnya. Tapi ia tidak juga mau mengosongkan rumahnya.
Karena Budi membandel maka pihak pengdilan dapat melakukan tindakan pengosongan dengan pemaksaan. Hanya saja sebelum a
SADAR DALAM HUKUM

BAB.I

Pendahuluan

SADAR DALAM HUKUM
BAB.I

Pendahuluan
Mempelajari ilmu hukum sangat luas ruang lingkupnya, Apabila kita berpendapat bahwa ilmu hukum itu hanya berurusan dengan peraturan perundang-undangan belaka maka suatu hal yang picik, kita harus melihat bahwa hukum dilihat sebagai fenomen universal, bukan lokal ataupun regional. Berikut ini daftar masalah yang bisa dimasukkan ke dalam tujuan untuk mempelajari hukum yang ruang lingkupnya memang sangat luas secara demikian itu, yaitu:

1. Mempelajari asas-asas hukum yang pokok.

2. Mempelajari sistem formal hukum.

3. Mempelajari konsepsi-konsepsi hukum dan arti fungsionalnya dalam masyarakat.

4. Mempelajari kepentingan-kepentingan sosial apa saja yang dilindungi oleh hukum.

5. Ingin mengetahui tentang apa sesungguhnya hukum itu, dari mana dia datang/muncul, apa yang dilakukannya dan dengan cara-cara/sarana-sarana apa ia melakukan hal itu.

6. Mempelajari tentang apakah keadilan itu dan bagaimana ia diwujudkan melalui hukum.

7. mempelajari tentang perkembangan hukum; apakah hukum itu sejak dahulu sama dengan yang kita kenal sekarang ini? Bagaimanakah sesungguhnya hukum itu berubah dari masa ke masa?

8. Mempelajari pemikiran-pemikiran orang mengenai hukum sepanjang masa.

9. mempelajari bagaimana sesungguhnya kedudukan hukum itu dalam masyarakat. Bagaimana hubungan atau perkaitan antara hukum dengan sub-sub sistem lain dlm masyarakat, seperti politik, ekonomi dan sebagainya.

10. apabila ilmu hukum itu memang bisa disebut sebagai ilmu, bagaimakah sifat-sifat atau karateristik keilmuannya itu?

Hukum menetapkan apa yang harus dilakukan dan atau apa yang boleh dilakukan serta yang dilarang. Sasaran hukum yang hendak dituju bukan saja orang yang nyata-nyata berbuat melawan hukum, melainkan juga perbuatan hukum yang mungkin akan terjadi, dan kepada alat perlengkapan negara untuk bertindak menurut hukum. Sistem bekerjanya hukum yang demikian itu merupakan salah satu bentuk penegakan hukum.

I.Mengenali SURAT DAKWAAN Jaksa Penuntut Umum (JPU)

Mungkin Anda pernah membaca koran tentang perkara pidana tertulis diberita tsb dakwaan jaksa penuntut umum yang berlapis, yang menyebutkan dakwaan primer, dakwaan subsider dan dakwaan lebih subsider.

Dakwaan berlapis ini disebut dakwaan alternatif. Jaksa akan lebih dulu membuktikan dakwaan primer. bila tidak terbukti barulah jaksa membuktikan dakwaan subsider dan seterusnya.
Ada juga dakwaan kumulatif, yakni bila dalam sebuah kasus terjadi lebih dari satu perbuatan pidana. Misalnya selain mencuri, kawanan pencuri juga memperkosa korbannya. Disamping itu mereka membawa senjata api ilegal. maka terhadap tersangka dibidikkan dakwaan kumulatif, dakwaan I, II dan III.
Dakwaan I misalnya mencuri, II memperkosa dan II memiliki senjata api ilegal. Masing-masing dakwaan mesti dibuktikan dan hukumannya disesuaikan dengan pidana gabungan. Bisa dipastikan hukuman terhadap pelaku akan lebih berat.
Disamping itu ada juga dakwaan tunggal. Misalnya dengan dakwaan pencurian saja, meskipun pencurian tadi dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku.

II.Teguran dari Pengadilan !!!

Juru sita wajib memberikan peringatan kepada pihak yang kalah berpekara agar menjalankan keputusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Peringatan juru sita ini disebut aanmaning (bhs belanda).
Setidaknya juru sita wajib memberikan teguran sebanyak tiga kali. Dua tegura...n pertama disebut aanmaning, satu teguran terakhir disebut anplaking. Teguran dari lingkungan pengadilan ini sekaligus membedakannya dengan istilah somasi (teguran), yakni teguran yang biasanya dilakukan Advokat di luar pengadilan.
Bila pihak yang kalah berpekara tetap membandel barulah pihak pengadilan dapat menjalankan eksekusi. Misalnya sebagai pihak yang kalah berpekara Budi diperintahkan mengosongkan rumahnya. Tapi ia tidak juga mau mengosongkan rumahnya.
Karena Budi membandel maka pihak pengdilan dapat melakukan tindakan pengosongan dengan pemaksaan. Hanya saja sebelum a

More info:

Published by: Muhammad Imam Wahyudi on Aug 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2013

pdf

text

original

 
 
SADAR DALAM HUKUM
BAB.ISADAR DALAM HUKUMMempelajari ilmu hukum sangat luas ruang lingkupnya, Apabila kita berpendapat bahwa ilmuhukum itu hanya berurusan dng peraturan perundang-undangan belaka maka suatu hal yg picik,kita harus melihat bahwa hukum dilihat sebagai fenomen universal, bukan lokal ataupunregional. Berikut ini daftar masalah yg bisa dimasukkan ke dalam tujuan untuk mempelajarihukum yang ruang lingkupnya memang sangat luas secara demikian itu, yaitu:1. Mempelajari asas-asas hukum yg pokok.2. Mempelajari sistem formal hukum.3. Mempelajari konsepsi-konsepsi hukum dan arti fungsionalnya dalam masyarakat.4. Mempelajari kepentingan-kepentingan sosial apa saja yg dilindungi oleh hukum.5. Ingin mengetahui tentang apa sesungguhnya hukum itu, dari mana dia datang/muncul, apa ygdilakukannya dan dng cara-cara/sarana-sarana apa ia melakukan hal itu.6. Mempelajari tentang apakah keadilan itu dan bagaimana ia diwujudkan melalui hukum.7. mempelajari tentang perkembangan hukum; apakah hukum itu sejak dahulu sama dng yg kitakenal sekarang ini? Bagaimanakah sesungguhnya hukum itu berubah dari masa ke masa?8. Mempelajari pemikiran-pemikiran orang mengenai hukum sepanjang masa.9. mempelajari bagaimana sesungguhnya kedudukan hukum itu dalam masyarakat. Bagaimanahubungan atau perkaitan antara hukum dng sub-sub sistem lain dlm masyarakat, seperti politik,ekonomi dan sebagainya.10. apabila ilmu hukum itu memang bisa disebut sebagai ilmu, bagaimakah sifat-sifat ataukarateristik keilmuannya itu?Hukum menetapkan apa yang harus dilakukan dan atau apa yang boleh dilakukan serta yangdilarang. Sasaran hukum yang hendak dituju bukan saja orang yang nyata-nyata berbuatmelawan hukum, melainkan juga perbuatan hukum yang mungkin akan terjadi, dan kepada alatperlengkapan negara untuk bertindak menurut hukum. Sistem bekerjanya hukum yang demikianitu merupakan salah satu bentuk penegakan hukum.I.Mengenali SURAT DAKWAAN Jaksa Penuntut Umum (JPU)Mungkin Anda pernah membaca koran tentang perkara pidana tertulis diberita tsb dakwaan jaksa
 
penuntut umum yang berlapis, yang menyebutkan dakwaan primer, dakwaan subsider dandakwaan lebih subsider.Dakwaan berlapis ini disebut dakwaan alternatif. Jaksa akan l...ebih dulu membuktikan dakwaanprimer. bila tidak terbukti barulah jaksa membuktikan dakwaan subsider dan seterusnya.Ada juga dakwaan kumulatif, yakni bila dalam sebuah kasus terjadi lebih dari satu perbuatanpidana. Misalnya selain mencuri, kawanan pencuri juga memperkosa korbannya. Disamping itumereka membawa senjata api ilegal. maka terhadap tersangka dibidikkan dakwaan kumulatif,dakwaan I, II dan III.Dakwaan I misalnya mencuri, II memperkosa dan II memiliki senjata api ilegal. Masing-masingdakwaan mesti dibuktikan dan hukumannya disesuaikan dengan pidana gabungan. Bisadipastikan hukuman terhadap pelaku akan lebih berat.Disamping itu ada juga dakwaan tunggal. Misalnya dengan dakwaan pencurian saja, meskipunpencurian tadi dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku.II.Teguran dari Pengadilan !!!Juru sita wajib memberikan peringatan kepada pihak yang kalah berpekara agar menjalankankeputusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Peringatan juru sita ini disebutaanmaning (bhs belanda).Setidaknya juru sita wajib memberikan teguran sebanyak tiga kali. Dua tegura...n pertamadisebut aanmaning, satu teguran terakhir disebut anplaking. Teguran dari lingkungan pengadilanini sekaligus membedakannya dengan istilah somasi (teguran), yakni teguran yang biasanyadilakukan Advokat di luar pengadilan.Bila pihak yang kalah berpekara tetap membandel barulah pihak pengadilan dapat menjalankaneksekusi. Misalnya sebagai pihak yang kalah berpekara Budi diperintahkan mengosongkanrumahnya. Tapi ia tidak juga mau mengosongkan rumahnya.Karena Budi membandel maka pihak pengdilan dapat melakukan tindakan pengosongan denganpemaksaan. Hanya saja sebelum ada pemaksaan pengosongan, juru siita pengadilan wajibmenegur Budi dan jika terpaksa dengan upaya paksa.Praduga Tidak Bersalah (presumption of innocence) = Dalam Hukum tidak mudah menuduhseseorang bersalah. Jadi jangan asal tuduh !!!!!."Tolong hormati asas praduga tidak bersalah klien saya," kata seorang Advokat dalam jumpapers.Inilah salah satu asas penting dlm hukum, yakni "praduga tidak bersalah". Istilah ini seringdigunakan oleh seseorang yg tengah menghadapi k...asus hukum, baik diluar pengadilan maupundi dlm pengadilan.Seseorang yg dituduh melakukan kejahatan selalu meminta agar asas praduga tidak bersalahdiberlakukan kepadanya, sebelum ada vonis hakim yg bersifat final maka yg bersangkutan tetapmenganggap dirinya tidak bersalah.Bila hakim memvonis terbukti bersalah dan terdakwa menerimanya barulah yg bersangkutanboleh dibilang bersalah.Namun jika terdakwa kemudian melakukan upaya hukum ke pengadilan yg lebih tinggi maka iakembali tidak dapat dinyatakan bersalah. Upaya hukum tadi dpt berupa Banding, Kasasi danUpaya Hukum Luar Biasa yg disebut Peninjauan Kembali (PK).
 
Bila upaya hingga hingga PK dan akhirnya hakim PK memvonis bersalah barulah terpidanadisebut "bersalah" dlm arti yg sesungguhnya, karena vonis hakim disini sdh bersifat final.Vonis hakim yg bersifat in kracht (bhs belanda) yg berarti "berkekuatan hukum tetap dan pasti",tidak ada upaya hukum lain yg dpt diajukan.III.Apa itu Lex specialis derogaat Lex generalis ?!Ada asas hukum yang mengatakan bahwa peraturan perundang-undangan yang khususmengenyampingkan peraturan perundang-undangan yang bersifat umum, dalam hukumdiistilahkan dengan Lex specialis derogaat Lex generalis.Contoh kasus yang terjadi dalam peraturan perkaw...inan. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata(KUHPerdata) juga mengatur soal perkawinan dan masih dapat digunakan. Namun setelahmuncul UU Perkawinan No.1/1974 maka ketentuan perkawinan dalam KUHPerdata tidak digunakan lagi. Bila ada yang memaksakan pasti ada syetan dibalik itu sebab Hukumnya sendiribilang peraturan khususlah yang berlaku bukan peraturan yang bersifat umum.IV.Apa itu EKSAMINASI ?!Bila terjadi putusan hakim yang merugikan pencari keadilan yang di nilai janggal maka pihak yang dirugikan dapat menuntut agar vonis hakim yang dinilai "janggal" itu diuji.Pengujian terhadap putusan hakim seperti ini disebut eksaminasi (berasal dari bhsBelanda,examinatie).Eksaminasi ini dilakukan Mahkamah Agung (MA) terhadap vonis hakim di bawahnya. Jadikalau ada yang tidak puas terhadap sebuah vonis hakim maka ia dapat memohon MA agarmelakukan eksaminasi terhadap vonis hakim bawahannya tersebut.Disini kecakapan sang hakim diuji, disini superiornya diuji kembali.BAB.IIKETENTUAN UMUM DALAM KUHAP :1. PENYIDIK : Pejabat polisi negara Republik Indonesia atau pejabat pegawai negeri sipiltertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan.2. PENYIDIKAN : Serangkaian tindakan dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini untuk men...cari serta mengumpilkan bukti yang dengan bukti itu membuat terangtentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.3. PENYIDIK PEMBANTU : Pejabat kepolisian negara Republik Indonesia yang karena diberiwewenang tertentu dapat melakukan tugas penyidikan yang diatur dalam undang-undang ini.4. PENYELIDIK : Pejabat polisi negara Republik Indonesia yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untuk melakukan penyelidikan.5. PENYELIDIKAN : Serangkaian tindak penyelidik untuk mencari dan menemukan suatuperistiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->