Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Benedict Anderson - Nasionalisme Indonesia Kini Dan Di Masa Depan

Benedict Anderson - Nasionalisme Indonesia Kini Dan Di Masa Depan

Ratings: (0)|Views: 563 |Likes:
Naskah ini dipresentasikan dalam sebuah kuliah umum di Jakarta, 4 Maret 1999, sesaat sesudah penulis diperbolehkan lagi memasuki Indonesia pertama kali semenjak 26 tahun yang lalu
Naskah ini dipresentasikan dalam sebuah kuliah umum di Jakarta, 4 Maret 1999, sesaat sesudah penulis diperbolehkan lagi memasuki Indonesia pertama kali semenjak 26 tahun yang lalu

More info:

Published by: Rowland Bismark Fernando Pasaribu on Aug 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2014

pdf

text

original

 
1
NASIONALISME INDONESIA KINI DAN DIMASA DEPAN
Dalam pengalaman saya, nasionalisme
seringkali disalah mengerkan. Untuk itu,saya akan memulai tulisan saya denganmembahas dua jenis kesalahpahamanyang sering terjadi, menggunakanIndonesia sebagai contoh dari fenomenayang terjadi hampir sama di seluruh duniadalam sebuah abad yang hampir berakhirsaat ini.
1
Yang pertama, nasionalismemerupakan sesuatu yang sudah sangattua dan diwariskan tentu saja oleh“kejayaan nenek moyang yang begituagung“ (“
absolutely splendid ancestors“ 
).Bagaimanapun nasionalisme merupakansesuatu yang tumbuh secara alamiahdalam darah dan daging ap-ap darikita. Namun faktanya, nasionalismemerupakan sesuatu yang masih anyar, dansampai saat ini “baru“ berusia dua abad.Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat,
yang diproklamirkan di Philadelphia
pada 1776, dak menyebut sedikitpuntentang “nenek moyang“, termasuk dak juga menyebut tentang orang Amerika.
Deklarasi Kemerdekaan oleh Soekarno dan
Haa pada 17 Agustus 1945, juga tampakmirip. Namun kebalikannya, mereka yangmengusung “kejayaan nenek moyangyang begitu agung“ biasanya hanyamemunculkan omong kosong belaka, danseringnya sebentuk omong kosong yang
1. Naskah ini dipresentasikan dalam sebuah kuliahumum di Jakarta, 4 Maret 1999, sesaat sesudah sayadiperbolehkan lagi memasuki Indonesia pertama kalisemenjak 26 tahun yang lalu.

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
tinfuse liked this
Ann Child Shot liked this
sblackto12 liked this
Gagus Tali Jagad liked this
ramajaya10 liked this
bramantyab liked this
Putroe2 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->