Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Modern Dan Pemikiran Hukum Di Indonesia

Hukum Modern Dan Pemikiran Hukum Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 292 |Likes:
Published by i2b
ibadkadabrak.wordpress.com
ibadkadabrak.wordpress.com

More info:

Published by: i2b on Aug 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2013

pdf

text

original

 
HUKUM MODERN DAN PEMIKIRAN HUKUMDI INDONESIAOleh Rupi’i Amri
Abstrak :
Istilah “Hukum Modern” muncul pada sekitar abad ke-18 M/19 M di mana masa itu tatanan kehidupan manusia mulaimemasuki masa modern. Masa modern ini ditandai denganberbagai perubahan sosial, terutama dari masyarakat urbanmenuju masyarakat industri. Ciri-ciri modernitas yang lain,terutama di dunia hukum adalah (1) mempunyai bentuktertulis; (2) berlaku untuk seluruh wilayah negara; dan (3)merupakan instrumen yang dipakai secara sadar untukmewujudkan keputusan-keputusan politik masyarakatnya.Hukum modern merupakan hukum yang banyak diterapkan dinegara-negara pada saat ini, baik negara maju maupunnegara berkembang. Hukum modern lahir bersamaan denganlahirnya negara modern
(modern state).
Ia mempunyaikarakter
uniform
,
transaksional, universal, hierarki, birokrasi
,
rasionalitas, profesionalisme, perantara, dapat diralat 
,
 pengawasan politik 
dan
 pembedaan.
Pemikiran hukum diIndonesia sampai saat ini, menurut penulis, masih banyakdidominasi oleh ajaran atau paham
 positivistic
dalam hukum,dengan pemahaman secara "kaku" terhadap teks yang terteradalam perundang-undangan. Paham
rule of law,
sebagai salahsatu ciri utama produk hukum modern, belum banyakdipahami secara dinamis oleh para kalangan hukum, baikpemikir hukum, pembuat hukum, maupun praktisi hukumsehingga berakibat kekacauan dalam praktek hukumnya.
(Kata Kunci :
Hukum Modern,
Rule of Law,
PemikiranHukum, Indonesia
 )
"Hukum bukanlah suatu institusi yang statis, ia mengalamiperkembangan. Kita lihat, bahwa hukum itu berubah dari waktu ke
*
)
Penulis adalah staf pengajar Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo, mahasiswa S.3 HukumIslam (Falak dan Wakaf) Pascasarjana IAIN Walisongo 2008-2009.
1
Hukum Modern dan Pemikiran Hukum di Indonesia
 
waktu. Konsep hukum, seperti “Rule of Law” sekarang ini jugatidak muncul dengan tiba-tiba begitu saja, melainkan merupakanhasil dari suatu perkembangan tersendiri. Apabila di sini dikatakanbahwa hukum mempunyai perkembangannya tersendiri, makayang dimaksud terutama adalah bahwa ada hubungan timbal balikyang erat antara hukum dan masyarakat." (Rahardjo, 1986: 178)
A.Pendahuluan
Kutipan singkat di atas menunjukkan bahwa sebuahtatanan masyarakat (termasuk di dalamnya hukum), akanmengalami perubahan dari waktu ke waktu. Hukum tidakpernah muncul dari sebuah ruang hampa
.
Ia akan mengikutikejadian dan perkembangan dalam suatu masyarakat. Ia tidakdapat dilepaskan dari masyarakat yang ada pada waktu dantempat di mana hukum itu berlaku.Di lihat dari sisi
historisitas-
nya, perkembangan hukumsekarang sudah mengalami fase yang sangat panjang. Fase-fase itu dimulai dari hukum alam, yang banyak mendasarkanpada pertimbangan moral, sampai terbentuknya berbagaialiran dalam pemikiran hukum.
Positivisme
hukum misalnya,sebagai salah satu aliran dalam pemikiran hukum, berusahamenolak konsep-konsep yang berlaku pada hukum alam,terutama kaitan antara hukum dan moral. Bagi penganut aliranini, moral dipandang sebagai sesuatu yang "abstrak" danukurannya sangat subyektif dan berbeda-beda antara satumasyarakat dengan masyarakat lainnya. Oleh karena itu,
2
Hukum Modern dan Pemikiran Hukum di Indonesia
 
moral tidak dapat dijadikan ukuran dalam menentukan hukum.Istilah “Hukum Modern” muncul pada sekitar abad ke-18 M/19 M di mana masa itu tatanan kehidupan manusia mulaimemasuki masa modern.
1
Masa modern ini ditandai denganberbagai perubahan sosial, terutama dari masyarakat
urban
menuju masyarakat
industri
. Tonnies, sebagaimana dikutipoleh Madjid (1992: 141) mengkontraskan hubungan-hubungan"natural dan organis" keluarga, desa dan kota kecil
(gemeinschaft)
dengan kondisi yang "artifisial" dan "terisolasi"dari kehidupan kota dan masyarakat industri
(geselllschaft),
dimana hubungan-hubungan asli dan natural manusia satu samalainnya telah dikesampingkan, dan setiap orang berjuanguntuk kepentingannya sendiri dalam suatu semangatkompetisi.Ciri-ciri modernitas yang lain, terutama di dunia hukum,sebagaimana dijelaskan oleh Rahardjo (1986: 178-179)adalah (1) mempunyai bentuk tertulis; (2) hukum ituberlaku untuk seluruh wilayah negara; dan (3) hukummerupakan instrument yang dipakai secara sadar untukmewujudkan keputusan-keputusan politik masyarakatnya.Dalam kehidupan dan peradaban modern, hukum bahkan
1Di kalangan umat Islam, masa modern ini merupakan masa kebangkitan Islam. Rahman(1984: 311) menyebut bahwa sejarah Islam di masa modern pada intinya adalah sejarah dampak Barat terhadap masyarakat Islam, khususnya sejak 
abad ke-13 H/19 M
. Banyak pengamat yangmemandang Islam pada masa ini sebagai suatu massa yang semi-mati yang menerima pukukan- pukulan destruktif atau pengaruh-pengaruh formatif dari Barat.
3
Hukum Modern dan Pemikiran Hukum di Indonesia

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Desun Vanhouten liked this
Muhammad Natsir liked this
Sri Nur Hari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->