Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ptk Akhlak Terpuji

Ptk Akhlak Terpuji

Ratings: (0)|Views: 128 |Likes:
Published by Zahratul Qalbi

More info:

Published by: Zahratul Qalbi on Aug 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2012

pdf

text

original

 
PROPOSALPENELITIAN TINDAKAN KELASPENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS AKTIVITAS UNTUKMENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AQIDAH AKHLAK SlSWA KELAS VIISEMESTER I MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 3 PONDOK PINANG JAKARTASELATANBAB I
PENDAHULUAN
 
A. Latar Belakang
Fakta dilapangan menunjukkan bahwa banyak siswa kelas VII M.Ts Negeri 3 Pondok Pinangbersikap pasip ketika berlangsung pembelajaran dikelas. Selama pembelajaran berlangsung siswamenjadi pendengar yang baik. Ketika guru mejelaskan materi pelajaran kebanyakan merekadiam. Demikianpun ketika guru memberikan pertanyaan, sebagian besar siswa diam tanpakomentar. Apalagi ketika guru meminta agar siswa bertanya, merekapun diam. Fakta ini dilatarbelakangi karena siswa kurang diberikan strategi pembelajaran yang memadai. Oleh sebab itudalam proses pembelajaran di sekolah dibutuhkan kreativitas dan keaktifan seorang pengajardalam membuat strategi belajar mengajar semenarik mungkin sehingga menimbulkan motivasibelajar siswa khususnya materi aqidah akhlak.Sehagaimana dijelaskan diatas bahwa proses belajar yang menarik dan aktif adalah keinginansetiap praktisi pendidikan. Seorang guru dalam sebuah proses belajar mengajar dituntut untuk menggunakan berbagai metode yang menarik untuk menciptakan proses belajar yang kondusif.Salah satu metode yang menarik dalam proses belajar mengajar adalah metode pendekatanaktivitas, dimana dalam prosesnya lebih mengedepankan atau berpusat pada keaktifan siswadalam proses belajar mengajar (Student
Center).
Dengan pembelajaran yang lebih menekankanpada keaktifan siswa (Student Activity) diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar yangpada akhirnya juga diikuti dengan hasil atau prestasi belajar sesuai dengan tujuan pendidikan.Fenomena di atas menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menekankan pada aktivitassiswa perlu dilaksanakan secara terus menerus. Hal ini dapat dilakukan apabila pola interaksiantara guru dan siswa terjalin dengan baik. Namun hal lain yang juga sangat penting dalammelaksanakan kegiatan tersebut demi meningkatkan motivasi belajar dan aktivitas siswa dalamproses belajar mengajar adalah kemampuan guru dalam merencanakan suatu proses kegitanbelajar mengajar sehingga tercapai tujuan pembelajaran.Berdasarkan uraian diatas, peneliti termotivasi untuk melakukan sebuah penelitian tindakan kelasdengan berfokus pada peningkatan motivasi belajar siswa dalam bidang aqidah akhlak melaluikegiatan pembelajaran berbasis aktivitas.
B. Rumusan Masalah
 
 
Berdasarkan pada latar belakang tersebut diatas, maka dalam penelitian ini penetiti dapatmerumuskan beberapa focus penelitian sebagai berikut :1. Apakah pendekatan berbasis aktivitas dapat menumbuhkan motivasi belajar aqidah akhlak pokok bahasan sifat-sifat Allah pada siswa MTs Negeri 3 Pondok Pinang kelas VII padasemester I tahun pelajaran 2009/2010 ?2. Bagaimana dampak kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan pendekatan berbasisaktivitas pada mata pelajaran aqidah akhlak pokok bahasan sifat-sifat Allah pada siswa MTsNegeri 3 Pondok Pinang kelas VII- A pada semester I tahun pelajaran 2009/2010 ?
C. Tujuan Penelitian
 Berdasarkan pada rumusan masalah tersebut, maka penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan :1. Tingkat Pendekatan berbasis aktivitas dalam menumbuhkan motivasi belajar aqidah akhlak pokak bahasan sifat-sifat Allah pada siswa MTs Negeri 3 Pondok Pinang kelas VII padasemester I tahun pelajaran 2009/2010.2. Tingkat dampak kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan pendekatan berbasisaktivitas dalam pembelajaran bidang aqidah akhlak pokok bahasan sifat-sifat Allah pada siswaMTs Negeri 3 Pondok Pinang kelas VII pada semester I tahun pelajaran 2009/2010.
D. Manfaat Penelitian
 Dari penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi khazanah keilmuan :1) Secara teoritis, penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat menghasilkan temuan-temuanmengenai strategi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan berbasis aktivitas pada matapelajaran
aqidah akhlak
khususnya pada pokok bahasan
sifat-sifat Allah
pada siswa MTsNegeri 3 Pondok Pinang kelas VII pada semester I tahun pelajaran 2009/2010.2) Secara praktis, penelitian tindakan kelas ini bisa bermanfaat bagi :a. Guru Madrasah TsanawiyahMenambah wawasan dan pengetahuan dalam meningkatkan kualitas pendidikan bidang aqidahakhlak pada siswa kelas V1I semester I Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pondok Pinang melaluiimplementasi strategi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan berbasis aktivitas, danpada MTs umumnya.b. Siswa Madrasah TsanawiyahUntuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan berbasisaktivitas khususnya materi Aqidah Akhlak 
 
c. Lembaga Madrasah TsanawiyahSebagai satu masukan atau solusi untuk mengetahui hambatan dan kelemahan penyelenggaraanpembelajaran serta sebagai upaya untuk memperbaiki dan mengatasi masalah-masalahpembelajaran yang dihadapi di kelas, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswadengan harapan akan diperoleh hasil prestasi yang optimal demi kemajuan lembaga sekolah.d. Mapenda Dep. Agama Kota Jakarta SelatanSebagai masukan dalam pelaksanaan proses pembelajaran agar mengikuti, memperhatikan, danmenerapkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, sehingga kelemahan pelaksaan dalam prosesbelajar mengajar di lapangan pendidikan dapat diperbaiki sesuai dengan rekomendasi dari hasil -hasil penelitian tindakan kelas.
BAB IIKAJIAN PUSTAKA
 
A. Motivasi Belajar Aqidah akhlak
1. Pengertian MotivasiIstilah motivasi berasal dari kata latin "movere" yang artinya bergerak (Stresser, 144t). Adapunpengertian mengenai motivasi menurut para ahli, antara lain : menurut Teaven dan Smith (146)konstruksi yang mengaktifkcan dan mengarahkan prilaku dengan memberi dorongan atau dayapada organisme untuk melakukan suatu aktivitas. Menurut Chauhan (14?8) motivasi adalah suatuproses yang menimbulkan aktivitas pada organisme sehingga terjadi suatu prilaku. Wordworth(Petri, 1481; Franken, 1982) r
-
nengggunakan istiiah
 Drive rtau mativasi
adalah suatu kanstruksidengan tiga karakteristik yaitu intensitas, arah dan persisten. Artinya motfvasi dengan intensitasyang e,ukup akan memberikan arah kepada individu untuk melakukan sesuatu secara tekun dansecara terus menerus (Djalali, 2001). Menurutnya motivasi digelongkan menjadi tiga hagian,
 pertama, Orgcrraik needs
(kebutuhan vital, seperti : makan, minum, dan lainlain). Kedua,Emergency motives, ditirnbulkan karena suatu kebutuhan yang harus terpenuhi dan tergantungpula pada keadaan lingkungan.
Ketiga, Objectives motives dan interest (L3akir, 1993).
MenurutEysenk dan kazvankatuan motivasi dirumuskan sebagai suatu proses yang menentukan suatutingkatan kegiatan, intensitas, konsistensi, serta arah umum dari tingkah laku manusia,merupakan konsep yang rumit dan berkaitan dengan konsep-konsep seperti minat, bakat, konsepdiri, sikap dan sebagainya. Menurut Maslow (1943, 1970) motivasi suatu proses tingkah lakumanusia yang dibangkitkan dan diarahkan oleh kebutuhan tertentu seperti harga diri diantaranya(Slameto, 2003). David McClelland, Abraham Maslow, Wan dan Brown seperti dikutip olehWahjosumidjo (1983), bahwa motivasi adalah suatu proses psikologis yang mencerminkaninteraksi antara sikap, kebutuhan, persepsi dan kepuasan yang terjadi pada diri seseorang(Kosasih, 2004). Sedangkan menurut McDonald motivasi ialah suatu perubahan energi di dalampribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afek-tif dan reaksi untuk mencapai tujuan.Dilihat dari komponennya motivasi memiliki dua komponen, yaitu : komponen dalam
(Inner Component)
dan komponen luar
(Outer Component).
Komponen dalam ialah perubahan di dalam

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->