• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Oleh
René L. Pattiradjawane
Tahun 2008 ini akan banyak perubahan penting dalam perkembanganteknologi komunikasi informasi sebagai bagian dari upaya industri ini untukmemperluas cakupan dan jangkauan berbagai solusi teknologi.Kalau tahun 2007 kita melihat semakin murahnya berbagai perangkat kerasteknologi informasi serta meningkatnya permintaan komputer notebook yangsudah melampaui komputer desktop, tahun ini akan ada beberapaperubahan penting yang terkait dengan semakin murahnya berbagaikomputer ini.Perkembangan pesat sistem jaringan nirkabel baik menggunakan Wi-Fimaupun sistem seluler memanfaatkan teknologi 3G (baca triji), memangtelah menghadirkan berbagai kemudahan bagi siapa saja melakukanberbagai aktivitas, baik untuk bekerja, berhibur, dan sebagainya. Komputer notebook sudah dipastikan akan menjadi perangkat sentra kehidupan kitadalam perkembangan digitalisasi.Sebagai bisnis, komputer notebook mengalami perkembangan yangmenunjukkan semakin efisien dalam memanufaktur dengan pencapaiantingkatan skala ekonomi yang lebih murah karena permintaannya yangmelonjak secara tajam. Persaingan berbagai merek komputer notebook punmulai menghadirkan harga jual di Indonesia yang mencapai sekitar Rp 5 jutadengan spesifikasi yang cukup memadai untuk bisa melakukan berbagaiaktivitas digital.Di sisi lain, kehadiran komputer notebook murah juga mengubah berbagaiparadigma penting dalam perkembangan teknologi komunikasi informasi.Perubahan penting ini, antara lain, berdampak pada sistem pendidikan diberbagai negara di mana saja di dunia karena dua alasan utama.Pertama, harga komputer notebook kecil yang diperuntukkan bagi anak-anakmenjadi lebih murah dibanding komputer notebook yang dijajakan secarakomersial yang sudah murah. Komputer notebook untuk anak-anak, mulaitahun 2008 akan dijajakan dengan harga berkisar Rp 3 juta-Rp 4 juta, atauhampir 40 persen lebih murah dibanding komputer notebook yang sekarangpaling murah dijual seharga Rp 5 juta.Kedua, kehadiran komputer notebook murah untuk anak- anak, yangdikombinasikan dengan kemajuan teknologi sistem jaringan nirkabel, telahmenghadirkan sebuah revolusi baru dalam dunia pendidikan serta akanmengubah pola belajar- mengajar yang akan memanfaatkan kemajuanteknologi komunikasi informasi. Upaya ini pertama kali dimulai oleh Dr Nicholas Negroponte, pendiri Media Lab di Massachusetts Institute of 
 
Technology, yang memperkenalkan One Laptop Per Child (OLPC).Seperti mainanGagasan yang coba dikembangkan oleh Dr Negroponte ini tampaknya akankalah cepat diperkenalkan dibanding dengan gagasan serupa yangdikembangkan oleh Intel Corporation dalam visi mereka tentang WorldAhead. Atau, kalah cepat dengan perusahaan manufaktur asal Taiwan,Asus, yang sudah menjajakan komputer notebook ukuran kecil yang disebutsebagai EEE PC.Intel Corporation dalam visi World Ahead (baca juga Kompas 16/4/2007)memperkenalkan komputer notebook yang disebut sebagai Classmate PCyang diperuntukkan bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, danberkembang memanfaatkan kemajuan teknologi komputer. Sebagai produk,Classmate PC direncanakan untuk dijajakan sekitar Rp 2 juta dan dijajakanmenggunakan jasa pemerintah yang ingin membantu anak-anak sekolahmemanfaatkan kemajuan teknologi komputer.Setelah Kompas mencoba Classmate PC sekitar dua bulan, produk buatanIntel Corporation sebagai pembuat prosesor terbesar di dunia, komputer notebook kecil dengan ukuran monitor 7 inci ini menjadi perangkat bantuteknologi yang memadai bagi anak-anak. Ukurannya yang kecil denganberat di bawah 1 kg, mampu digunakan dalam berbagai kondisi yang sesuaidengan nuansa anak-anak.Yang menyenangkan dari Classmate PC ini adalah rancangannya memangdisesuaikan dengan imajinasi anak-anak tentang mainan. Sekilas memangClassmate PC ini seperti komputer mainan, dibungkus dengan kulit berwarnayang mencolok yang dilengkapi dengan pegangan untuk menjinjing kemana-mana.Menggunakan sistem operasi Windows XP, Classmate PC tidak memilikihard disk seperti pada komputer notebook yang selama ini kita kenal, tetapimenggunakan sistem penyimpanan baru yang disebut SSD (Solid StateDisk) seperti yang digunakan dalam USB Flash Disk. Menggunakan prosesCeleron M dengan kecepatan komputasi 900 MHz, hanya menyisakankapasitas penyimpanan sekitar 950 MB.Sistem operasi Windows XP yang ditanam dalam cip menggunakanMicrosoft Windows XP Embbeded Version 200 dengan Service Pack 2.Secara fungsional, Classmate PC bekerja seperti komputer notebook biasa,kecuali tambahan aplikasi yang berkaitan dengan pendidikan anak-anakmemanfaatkan aplikasi yang disebut Skool yang berisi pelajaran sekolahsesuai dengan tingkatan anak yang menggunakannya.
 
Mengubah anakClassmate PC adalah sebuah konsep penting dalam mengubah cara anak-anak kita belajar. Keyboard pada komputer notebook buatan IntelCorporation ini disesuaikan untuk jari anak-anak dan rancangannya yangkokoh juga disesuaikan dengan kebiasaan anak-anak dalam menggunakanperalatan.Yang menarik dari Classmate PC ini adalah ketika Kompas menjatuhkannyadari berbagai ketinggian dalam keadaan hidup, yang tidak memengaruhisistem operasi atau aplikasi yang sedang digunakan. Anak-anak tidak perlumerasa waswas dalam menggunakan Classmate PC ini kalau terjatuh darimeja, atau terlepas ketika sedang dijinjing.Rancangan yang kokoh ini memang menjadi pendekatan cerdas dari Intel,yang memastikan bahwa anak-anak hanya memfokuskan diri padapenggunaannya saja, tanpa harus khawatir seperti menggunakan komputer notebook milik orangtuanya.Menurut rencana, Classmate PC akan menjadi sebuah sistem kesatuanyang terkoneksi dengan server pendidikan yang sedang dipersiapkan diberbagai negara yang akan memanfaatkannya. Sistem jaringan nirkabelrencananya akan disesuaikan dengan jaringan WiMAX, memudahkan anak-anak sekolah untuk mengakses berbagai informasi yang berkaitan denganpendidikan.Kehadiran Classmate PC pasti akan mengubah cara anak-anak kita belajar di sekolah. Di sisi lain, juga memacu berbagai industri komputer di duniauntuk menghadirkan produk sejenis seperti yang dilakukan oleh Asusdengan EEE PC. Dan, kita bisa membayangkan betapa cerdas danmenyenangkan kalau anak-anak pun menjadikan Classmate PC sebagaisentra berbagai aktivitas digital mereka.
Sumber : KCM 
Tags:Classmate PC,KCM,René L. Pattiradjawane Filed underNotebook,Blogby Hardwawan
Spread the word
 PermalinkPrintEmailComment
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...