Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
43Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Praktikum Lowry

Laporan Praktikum Lowry

Ratings: (0)|Views: 1,097 |Likes:
Published by Rai D'gen

More info:

Published by: Rai D'gen on Aug 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2014

pdf

text

original

 
1
PENENTUAN KADAR TIROSIN DALAM SAMPEL
UNKNOWN 
 DENGAN METODE LOWRYOleh :I PUTU RAIWATA MERTANJAYA (NIM: 0813031019)JURUSAN PENDIDIKAN KIMIAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHASINGARAJA2011
 
2
PENENTUAN KADAR TIROSIN DALAM SAMPEL
UNKNOWN 
 DENGAN METODE LOWRY
Oleh: I Putu Raiwata Mertanjaya
Jurusan Pendidikan Kimia, Undiksha
ABSTRAK
Penentuan konsentrasi protein dalam sampel dapat dilakukan dengan beberapametode yang salah satunya adalah metode Lowry. Metode Lowry ini menggunakan reagenFolin-Ciocalteu yang dapat mendeteksi residu tirosin karena gugus fenolik dalam tirosindapat mereduksi reagen fosfotungstat dan fosfomolibat menjadi tungstat dan molibdenum yang berwarna biru. Sensitivitas dari reagen Folin-Ciocalteu ini mengalami perubahan yangcukup signifikan apabila ditambahkan dengan ion-ion Cu
2+
(metode Biuret). Kompleks Cu- protein yang dihasilkan oleh reagen Biuret, akan menyebabkan reduksi pula pada fosfotungstat dan fosfomolibat dalam reagen Folin Ciocalteu. Pengukuran terhadapbeberapa larutan tirosin standar yang memiliki rentangan konsentrasi tertentu dilakukanuntuk membuat kurva kalibrasi sehingga dengan membandingkan besarnya absorbansi darisampel unknown, maka diperoleh konsentrasi tirosin dalam sampel yaitu 3,2072 ppm.
Kata-kata kunci : metode Lowry, reagen Folin-Ciocalteu.ABSTRACT
 Determination of protein concentration in the sample can be done by several methods,one of which is the method of Lowry. This Lowry method using Folin-Ciocalteu reagent that can detect tyrosine residues because the phenolic group in tyrosine to reduce reagent  fosfomolibate and fosfotungstate become blue colored tungstate and molybdenum. Sensitivityof the Folin-Ciocalteu reagent is have significant changes when added to the ions Cu
2+
 (Biuret method). Cu-protein complex produced by the Biuret reagent also will causereductions in fosfotungstat and fosfomolibat the Folin Ciocalteu reagent. Measurements of some standard tyrosine solution that has a certain concentration range is made to make thecalibration curve so that by comparing the absorbance of unknown samples, theconcentration of tyrosine in the sample obtained is 3.2072 ppm.
Key words: Lowry method, Folin-Ciocalteu reagent.
 
3
PENDAHULUAN
Penentuan konsentrasi protein merupakan suatu proses yang rutin dilakukan dalamanalisis biokimia. Ada beberapa metode yang digunakan dalam rangka menentukankonsentrasi protein, yaitu metode Biuret, metode Lowry, dan lain sebagainya. Pilihan metodeyang baik dan tepat untuk suatu pengukuran tergantung pada beberapa faktor yaitubenyaknya material atau sampel yang tersedia, waktu yang dibutuhkan untuk melakukanpengukuran, serta alat spektrofotometer yang tersedia (spektrofotometer Vis atau UV) (Tika,2007).Spektroskopi merupakan salah satu metode analisis instrumental yang didasarkanpada interaksi energi (radiasi elektromagentik/cahaya) dan materi (atom/molekul). Strukturelektronik suatu spesi atau suatu molekul sangat menentukan serapan cahaya oleh spesi ataumolekul tersebut. Warna senyawa-senyawa kompleks tergantung pada logam yang terlibatdan jumlah orbital d yang dimilikinya, yang berhubungan dengan keadaan oksidasinya.Walaupun demikian, ada beberapa senyawa dari golongan utama dan golongan transisi tidak memiliki orbital d tetapi senyawa tersebut berwarna. Warna tersebut disebabkan oleh transisi-transisi elektronik yang melibatkan elektron-elektron valensi yang lain.Spektrofotometri mempunyai aplikasi yang sangat luas pada analisis secarakuantitatif. Hasil pengukuran secara kuantitatif menggunakan metode ini mempunyai akurasiyang tinggi, walaupun tidak seakurat serapan atom atau sinar gamma.Dalam mempelajari sifat kuantitatif dari absorpsi radiasi, berkas radiasi dikenakanpada sampel dan kemudian intensitas radiasi diteruskan dan selanjutnya transmisinya diukur.Kebanyakan pekerjaan analisa menyangkut larutan, dimana zat yang akan dianalisadilarutkan langsung dalam pelarutnya atau sebelumnya mengalami perlakuan kimia sehinggamampu mangabsorpsi radiasi. Radiasi yang diabsorpsi oleh sampel dapat ditentukan denganmembandingkan intensitas berkas radiasi yang diteruskan.Langkah-langkah umum dalam spektrofotoetri, terutama pada daerah cahaya tampak adalah(1) pembentukan molekul yang dapat menyerap cahaya pada daerah UV atau tampak.Apabila senyawa tersebut sudah menyerap pada daerah kerja dengan intensitas yang cukup,maka langkah ini tidak diperlukan. (2) pembuatan larutan standar dan pemilihan panjanggelombang. (3) pengukuran absorbansi cuplikan. (4) pembuatan kurva kalibrasi.Pembentukan molekul yang dapat menyerap sinar UV atau tampak harus dilakukanbila senyawa awal (yang dianalisis) tidak menyerap ada daerah tersebut. Oleh karena itu,senyawa tersebut harus diubah menjadi senyawa lain yang menyerap didaerah UV atau

Activity (43)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yuni Khairani liked this
Rai D'gen liked this
Wahyu Ari liked this
Leyna Miska liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->