Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
57Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran Pemuda Dalam Kepemimpinan Masyarakat Sipil

Peran Pemuda Dalam Kepemimpinan Masyarakat Sipil

Ratings:

4.84

(31)
|Views: 5,123 |Likes:
Published by mahfudanshori6658
Makalah kepemimpinan untuk kalangan muda, yang saya presentasikan di depan perkumpulan karang taruna se kabupaten Sragen
Makalah kepemimpinan untuk kalangan muda, yang saya presentasikan di depan perkumpulan karang taruna se kabupaten Sragen

More info:

Published by: mahfudanshori6658 on Jan 14, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

 
Peran Pemuda dalam Kepemimpinan Masyarakat Sipil
1
Mahfud Anshori, S.Sos
2
A. LATAR SEJARAH Tahun ini bangsa Indonesia memperingati seratus tahunkebangkitan nasional, terhitung sejak 1908, Budi Utomo berdiri. Kalatersebut, Budi Utomo sebagai suatu gerakan sosial yang dimotori olehkaum muda Indonesia dari STOVIA, membangkitkan semangatnasionalisme, keIndonesiaan, sebagai satu upaya untuk menghimpunseluruh kekuatan melawan penjajahan Belanda yang pada waktu-waktusebelumnya dianggap kurang efektif, oleh karena sifatnya yang sangatlokal, sporadis dan tidak tersistem.Sejak dari itu, peran kepemimpinan kaum muda Indonesia mulaidibangun dan ditata hingga mencapai tahap kemerdekaan. Terkait dengankemerdekaan, barangkali Sukarno Hatta tidak memproklamasikankemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, jika tidak “diculik”terlebih dahulu oleh para pemuda yang menginginkan kemerdekaanIndonesia dipercepat yang dikenal dengan peristiwa “Rengasdengklok”.Pada akhir pemeritahan Soekarno, pemuda kembali bergerak untukmelawan pemeritahan Soekarno yang sudah panoptik dan dikooptasi olehkalangan Partai Komunis Indonesia, dimana pada waktu itu mahasiswa 66turun dijalan dan bersama elemen masyarakat lainnya menuntutperubahan tatanan sosial politik sehingga lahirlah Orde Baru. Tatanan baru masyarakat Indonesia yang dimotori oleh Suhartodengan Orbanya, ternyata juga tidak mampu bertahan, manakala padaMei 1998 mahasiswa dan elemen-elemen masyarakat menduduki gedungMPR DPR dan menuntut Suharto untuk meletakan jabatannya sebagaipresiden dan segera menggelar Sidang Istimewa.
1 Makalah disampaikan pada Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda Karang Taruna DesaNgepringan, Kabupaten Sragen, tanggal 28 Mei 20082 Staf Pengajar Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UniversitasSebelas Maret Surakarta.
 
Sampai saat ini, Orde Reformasi ternyata juga belum mampu untukmemenuhi tuntutan-tuntutan mahasiswa dan rakyat, justru yang sekarangterjadi adalah suatu bentuk carut marut sistem kepemimpinan nasioal,dimana pemimpin hanya memikirkan kepentingan pribadi, golongan dankelompoknya, tidak ada suri tauladan yang baik, pendidikan dan biaya-biaya sosial ekonomi yang membumbung tinggi, sampai dengan titikterparah, jumlah rakyat miskin semakin bertambah, ketergantungandengan pihak asing semakin tinggi, penggangguran dan kriminalitas jugameningkat. Lantas dimana cita-cita luhur kesejahteraan rakyat sertatatanan pemerintahan yang demokratis dan baik (
good governance-civilsociety 
) tersebut diletakan?B. ANALISIS SITUASISituasi kepemipinan nasional, regional sampai tingkatan lokal saatini sudah sangat sedemikian parah. Pembusukan politik
(political decay)
terjadi di setiap jajaran kepemimpinan, termasuk praktik korupsi yangdilakukan oleh semua kalangan, termasuk dari jajaran legislatif. Bilakonsisten dengan amanah reformasi, maka saat ini yang terparah terjadi justru adalah kemimpinan ditingkatan masyarakat sipil (
civil societleaderships
). Masyarakat sipil yang diharapkan mampu mengisikekosongan kempimpinan pasca Orde Baru, manakala TNI (termasukpolisi) sudah lagi tidak menggunakan matra DWI FUNGSInya, ternyatasampai saat ini belum menunjukan catatan sejarah yangmenggembirakan. Termasuk salah satunya adalah tidak adanya sistemkepemimpinan sipil yang tertata rapi, berjenjang dan mengacu padakomitmen moral dan rakyat.C. TEORI KEPEMIMPINANBanyak mitos yang melingkupi konsep kepemimpinan, termasukdiantaranya adalah mitos bahwa “leaders are born, and not made”.Kebenarannya adalah bahwa kepemimpinan tergantung padakombinasi dari berbagai elemen. Barangkali yang membuat bingungadaldah bahwa kualitas pribadi dari seoroang pemimpimin merupakan
 
kunci kesuksesan (born), namun hal tersebut membutuhkan suatukonteks dimana personalitas tadi dapat bekerja untuk menjadi seorangpemimpin.Meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa jenis kepribadianlebih berperan dibanding yang lain dalam hal kepemimpinan, namun yangmenjadi “berita bagus” adalah bahwa kepemimpinan adalah sebuahketerampilan.Dan keterampilan seperti halnya kita terampil menjahitpakaian atau mengetik dengan sepuluh jari, hal itu dapat dipelajari. Terlebih lagi, bahwa kepemimpinan bukanlah suatu produk akhir, hal ituakan terus menerus menjadi proses yang berlangsung dalam upaya untukpenyempurnaan dan perbaikan.Dari mitos tersebut diatas muncul dua pertanyaan yang menjadiperdebatan mengenai pemimpin,1. Apakah seorang pemimpin dilahirkan atau ditempa?2. Apakah efektivitas kepemimpinan seseorang dapat dialihkan darisatu organisasi ke organisasi yang lain oleh seorang pemimpinyang sama?Untuk menjawab
 pertanyaan pertama
tersebut kita lihat beberapapendapat berikut :Pihak yang berpendapat bahwa “pemimpin itu dilahirkan” melihatbahwa seseorang hanya akan menjadi pemimpin yang efektikarena dia dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinannya.Kubu yang menyatakan bahwa “pemimpin dibentuk dan ditempa”berpendapat bahwa efektivitas kepemimpinan seseorang dapatdibentuk dan ditempa. Caranya adalah dengan memberikankesempatan luas kepada yang bersangkutan untuk menumbuhkandan mengembangkan efektivitas kepemimpinannya melaluiberbagai kegiatan pendidikan dan latihan kepemimpinan.Sondang (1994) menyimpulkan bahwa seseorang hanya akan

Activity (57)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nursaid Mustafa liked this
dashyat, atraktif dan mudah dicerna setiap unsur kalimatnya. peran pemuda sangat sentral pada tatanan dan ikut andil dalam perjuangan bumi pertiwi ini.
Aam Clalu D'hati liked this
Kopek Belagak liked this
zulfakaralamsah liked this
Dwi Putera liked this
Dwi Putera liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->