Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Pemanasan Global

Makalah Pemanasan Global

Ratings: (0)|Views: 429|Likes:
Published by melifitriyani

More info:

Published by: melifitriyani on Aug 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/02/2013

pdf

text

original

 
Terus mencairnya lapisan es Kutub Utara dalam empat tahun terakhir membuat Benua Arktik menyusut hingga ke ukuran yang terkecil dalam seabad terakhir. Jika hal ini terus terjadi,sebelum berakhirnya abad ke-21 Kutub Utara akan mengalami musim panas yangsepenuhnya tanpa es.Para ahli Amerika Serikat (AS), Rabu (28/9), menyatakan, fenomena alam ini terjadi karenapeningkatan temperatur udara, yang diduga terkait dengan terus bertambahnya jumlah gasrumah kaca. Para ilmuwan dari Badan Antariksa AS (NASA) serta Pusat Data Es dan SaljuNasional AS itu telah memantau lapisan es di sana dengan memakai satelit sejak tahun 1979.NASA mengatakan pada tahun 2005 seluruh es di Arktik tidak lagi menutupi arealsebagaimana terjadi pada 1979 lalu.Menurut laporan kelompok ilmuwan, dari data yang dikumpulkan selama bertahun-tahun, inimerupakan jumlah es yang paling sedikit di Arktik, setidaknya dalam kurun waktu 100 tahunterakhir.Menurut laporan itu, sampai dengan 21 September lalu, luas areal es di Laut Arktik menciutmenjadi hanya 2,05 juta mil atau setara dengan 5,31 juta kilometer persegi.Dari tahun 1978 sampai 2000, luas rata-rata areal es Laut Arktik adalah 7 juta kilometerpersegi. Laporan para pakar itu mencatat, tren pencairan telah menyusutkan areal perburuansuku (Eskimo) Inuit serta mengancam kelestarian beruang kutub, anjing laut, dan satwa liarlain.Para ahli juga mengingatkan, jika pencairan terus berlanjut dalam tingkat yang sama, sebelumakhir abad ini di Kutub Utara sudah akan terjadi musim panas yang sama sekali tanpa es.Ramalan itu didasarkan pada temuan Dewan Arktik (Arctic Council), yang tahun laludilaporkan oleh 250 ilmuwan.Pemanasan globalPemanasan global (global warming), yang meningkatkan suhu udara di bumi, merupakanpenyebab terus mencairnya lapisan es Kutub Utara.Hampir semua ahli yakin, pemanasan global terjadi karena terperangkapnya panas mataharidi dalam atmosfer bumi. Hal itu disebabkan oleh makin banyaknya jumlah berbagai gasrumah kaca (greenhouse gases). Di antaranya termasuk karbon dioksida yang berasal dari gasbuangan kendaraan bermotor dan industri.Banyak yang percaya bahwa pemanasan global akan membawa berbagai bencana, termasuk meningginya permukaan laut dan meningkatnya berbagai peristiwa alam, seperti topan.Laporan para ahli itu menyebutkan juga, salah satu variasi Arktik telah memiliki pengaruhyang berkurang sejak tahun 1990-an. Itu merupakan salah satu gejala pencairan es akibatpemanasan global.Karena eksistensinya ikut terancam akibat mencairnya es Kutub Utara, suku Inuit padaDesember mendatang berencana menyampaikan petisi. Isinya adalah menuduh AmerikaSerikat melanggar hak asasi manusia dengan memicu pemanasan global, antara lain denganmenarik diri dari Protokol Kyoto yang bertujuan mengurangi gas rumah kaca. (Reuters)
 
 .....................Fenomena Pecahnya pulau ES di Kutub Utara. pulau es yang pecah sebagian di gletserpeterman greendland tentu saja mengejutkan bagi sebagian orang. mencairnya ES di kutubutara memang tak bisa dihindari karena kian kroposnya bumi ini.Sebuah pulau es, yang berukuran 4 kali kota Manhatan, dengan tebal setengah dari tinggibangunan Empire State, telah terpisah dari gletser utama Greenland.Gambar satelit menunjukan gletser Peterman, yang terletak 1000 kilometer sebelah selatankutub utara, telah kehilangan seperempat bagiannya. Pulau es tersebut mengandung air yangbisa mencukupi kebutuhan air di AS selama 120 hari.Para ilmuwan berkata, sulit ditentukan apakah fenomena ini disebabkan oleh pemanasanglobal. Catatan tentang gletser dan air dibawahnya masih terlalu dini untuk dijadikan bukti.Namun, terpisahnya es dari Greenland diperkirakan akibat aliran air dibawah gletser tersebut.Pulau es baru ini memiliki luas 100 meter persegi, dengan tebal lebih dari 600 kaki.Ratusan gunung es terpisah dari gletser Greenland setiap tahun. Pemisahan pulau es sebesarini terakhir kali terjadi pada tahun 1962.Pulau es ini dapat menyatu dengan daratan, kemudian terpecah menjadi bongkahan kecil,atau mengapung menghadang kapal.
 
Pengertian Pemanasan Global (Global warming)
 
Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Pada saatini bumi menghadapi pemanasan yang cepat. Menurut para ahli meteorologi, selama seratus tahun terakhir, rata-rata temperatur ini telah meningkat dari 15
o
C menjadi 15.6
o
C. Hasil pengukuran yang lebih akurat oleh stasiunmeteorologi dan juga data pengukuran satelit sejak tahun 1957, menunjukkan bahwa sepuluh tahun terhangatterjadi setelah tahun 1980, tiga tahun terpanas terjadi setelah tahun 1990. Secara kuantitatif nilai perubahantemperatur rata-rata bumi ini kecil tetapi dampaknya sangat luar biasa terhadap lingkungan.Penyebab utama pemanasan global adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi dangas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya seperti Metana, Chlor, Belerang dan lainsebagainya. Pelepasan gas-gas tersebut telah menyebabkan munculnya fenomena yang disebut dengan Efek Rumah Kaca (green house effect).Efek rumah kaca terjadi karena gas-gas yang dilepaskan dari hasil pembakaran bahan bakar fosil bersifat sepertirumah kaca. Rumah kaca bersifat meloloskan radiasi gelombang pendek dari radiasi matahari, tetapi akanmenahan pantulan radiasi matahari tersebut yang setelah mencapai permukaan bumi, berubah menjadi radiasigelombang panjang. Selama matahari bersinar, akan terjadi akumulasi radiasi sehingga temperatur di dalamrumah kaca akan semakin panas.
 
Secara umum, negara negara industri seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Rusia, Jepangdan Kanada merupakan negara-negara penghasil gas rumah kaca terbesar, sehingga disinyalir sebagai negara-negara yang paling bertanggung jawab terhadap pemanasan Global. Untuk menetralisir citra negatif yangmelekat pada negara-negara industri tersebut, mereka terkadang menuduh negara-negara berkembang sepertiIndonesia dan Brasil yang memiliki hutan yang luas, ikut bertanggung jawab pula terhadap pemanasan globalkarena praktek penebangan hutan. Padahal kebutuhan kayu di negara-negara industri tersebut sebagian besardipenuhi dari penebangan hutan-hutan di negara berkembang.Dampak pemanasan global yang terjadi di setiap negara berbeda karena faktanya iklim di setiap negara berbedayaitu terdiri dari tropik dan subtropik. Di negara subtropik yang memiliki 4 musim, dampak pemanasan globalterutama terjadi pada perubahan suhu yang makin ekstrim saat musim panas (suhu lebih panas) dan saat musimdingin (suhu lebih dingin). Sedangkan dampak yang terjadi di daerah tropik terutama berpengaruh terhadappergeseran musim (awal dan akhir musim hujan atau kemarau) serta meningkatnya kasus wabah penyakit.Selain itu dampak yang dirasakan oleh negara kepulauan adalah ancaman berkurangnya panjang garis pantaiakibat meningkatnya tinggi muka laut karena mencairnya lapisan es di kutub.Dampak yang terjadi akibat pemanasan global sangat beragam yaitu dampak terhadap cuaca, tinggi muka airlaut, pertanian, hewan dan tumbuhan serta kesehatan manusia.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->