• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
KEPUTUSANMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP-104 A/MEN/2002TENTANGPENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA KE LUAR NEGERIMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,Menimbang :
a. bahwa penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negerimerupakan program nasional dalam upaya peningkatankesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya sertapengembangan kualitas sumberdaya manusia;b bahwa penempatan tenaga kerja ke luar negeri dilakukandengan memanfaatkan pasar kerja internasional melaluipeningkatan kualitas kompetensi tenaga kerja disertai denganperlindungan yang optimal sejak sebelum keberangkatan,selama bekerja di luar negeri sampai tiba kembali di Indonesia;c bahwa penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri harusdilaksanakan secara terpadu antara instansi terkait di Pusat danDaerah dengan mengikutsertakan peran Perusahaan JasaTenaga Kerja Indonesia;d bahwa Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-204/MEN/1999 Jo. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-138/MEN/2000 sudah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan dantuntutan perkembangan keadaan sehingga perlu diubah;e bahwa untuk itu perlu ditetapkan dengan Keputusan MenteriTenaga Kerja dan Transmigrasi.
Mengingat
: 1. Undang-undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang PernyataanBerlakunya Undang-undang Pengawasan Perburuhan Tahun1948 Nomor 23 dari Republik Indonesia untuk seluruhIndonesia;2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 1969 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1969 Nomor 55, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2912);3. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib LaporKetenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun1981 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik 
 
Indonesia Nomor 3201);4. Undang-undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 33,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3474);5. Undang-undang Nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 98,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3493);6. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang PerseroanTerbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995Nomor 13, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3587);7. Peraturan Pemerintah R.I Nomor 7 Tahun 2000 tentangKepelautan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000Nomor 13, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3929);8. Peraturan Pemerintah R.I Nomor 92 Tahun 2000 tentang Tarif  Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku PadaDepartemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2000 Nomor 181, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4009);9. Keputusan Presiden R.I Nomor 28 Tahun 1990 tentangKebijakan Pemberian Surat Keterangan Fiskal Luar Negeri;10. Keputusan Presiden R.I Nomor 29 Tahun 1990 jo KeputusanPresiden R.I Nomor 46 Tahun 2000 tentang Badan KoordinasiPenempatan Tenaga Kerja Indonesia;11. Keputusan Presiden R.I Nomor 102 Tahun 2001 tentangKedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasidan Tugas Departemen;12. Keputusan Presiden R.I Nomor 109 Tahun 2001 tentang UnitOrganisasi dan Tugas Eselon I Departemen;13. Keputusan Presiden R.I Nomor 228/M Tahun 2001 tentangSusunan Kabinet Gotong Royong;14. Keputusan Presiden R.I Nomor 36 Tahun 2002 tentangPengesahan Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional(ILO) Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan PenempatanTenaga Kerja (The Organization of the Employment Service);15. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-92/MEN/1998
 
tentang Perlindungan TKI di Luar Negeri melalui Asuransi;16. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-23/MEN/2001 tentang Organisasi dan Tata kerja DepartemenTenaga Kerja dan Transmigrasi ;17. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-137/MEN/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT dilingkungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi ;
MEMUTUSKAN :Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIA TENTANG PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA KE LUAR NEGERI.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan :1.
Penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri
yang selanjutnya di sebutpenempatan TKI adalah kegiatan penempatan tenaga kerja yang dilakukan dalamrangka mempertemukan persediaan TKI dengan permintaan pasar kerja di luarnegeri dengan menggunakan mekanisme Antar Kerja.2.
Mekanisme Antar Kerja Luar Negeri
adalah sistem pelayanan kepada pencarikerja untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannyadi dalam maupun di luar hubungan kerja untuk sementara waktu dan atau pelayanankepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengankebutuhannya serta kegiatan lain yang mendukung penempatan tenaga kerja di luarnegeri.3.
Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut Calon TKI
adalahPencari Kerja yang telah terdaftar dan lulus seleksi pada PJTKI serta telahmenandatangani perjanjian penempatan.4.
Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut TKI
adalah warga negaraIndonesia baik laki-laki maupun perempuan yang bekerja di luar negeri dalam jangkawaktu tertentu berdasarkan perjanjian kerja melalui prosedur penempatan TKI.5.
Kendali Alokasi TKI
adalah sistim pengendalian penempatan TKI yangdiberlakukan khusus untuk penempatan TKI perempuan pada jenis pekerjaan PenataLaksana Rumah Tangga, Pengasuh Bayi, Pengasuh Anak Balita, dan Perawat OrangLanjut Usia yang bekerja pada Pengguna Perseorangan/Sektor Rumah Tangga.6.
Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia selanjutnya disebut PJTKI
adalahbadan usaha yang berbentuk Perseroan Terbatas yang mendapat izin dari Menteri
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...