Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
32Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
40_Gagasan Kurikulum Masa Depan

40_Gagasan Kurikulum Masa Depan

Ratings:

4.7

(10)
|Views: 11,947|Likes:
Published by scolastika mariani

More info:

Published by: scolastika mariani on Jan 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

12/19/2012

 
 
GAGASAN KURIKULUM MASA DEPANDEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGANPUSAT KURIKULUM2007
 
 
Gagasan Kurikulum Masa Depan - 2007 
1
GAGASAN KURIKULUM MASA DEPAN
Kualitas sumber daya manusia bangsa Indonesia saat ini masih sangat rendah jikadibandingkan dengan negara lain bahkan dengan sesama anggota ASEAN. Salah satufaktor utama rendahnya kualitas sumber daya manusia ini tentu berhubungan dengan duniapendidikan nasional. Program pendidikan nasional yang dirancang diyakini belum berhasilmenjawab harapan dan tantangan masa kini maupun di masa depan.Dalam menghadapi harapan dan tantangan di masa depan, pendidikan merupakansesuatu yang sangat berharga dan dibutuhkan. Pendidikan di masa depan memainkanperanan yang sangat fundamental di mana cita-cita suatu bangsa dan negara dapat diraih.Bagi masyarakat suatu bangsa, pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang akanmenentukan masa depannya.Menghadapi masa depan yang sudah pasti diisi dengan arus globalisasi danketerbukaan serta kemajuan dunia informasi dan komunikasi, pendidikan akan semakindihadapkan terhadap berbagai tantangan dan permasalahan yang lebih rumit dari padamasa sekarang atau sebelumnya. Untuk itu, pembangunan di sektor pendidikan di masadepan perlu dirancang sedini mungkin agar berbagai tantangan dan permasalahan tersebutdapat diatasi. Dunia pendidikan nasional perlu dirancang agar mampu melahirkan generasiatau sumber daya manusia yang memiliki keunggulan pada era globalisasi danketerbukaan arus informasi dan kemajuan alat komunikasi yang luar biasa.Dalam membangun pendidikan di masa depan perlu dirancang sistem pendidikanyang dapat menjawab harapan dan tantangan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi.Sistem pendidikan yang dibangun tersebut perlu berkesinambungan dari pendidikanprasekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.Salah satu dimensi yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan dunia pendidikannasional di masa depan adalah kebijakan mengenai kurikulum. Kurikulum merupakan jantungnya dunia pendidikan. Untuk itu, kurikulum di masa depan perlu dirancang dandisempurnakan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara nasional dan meningkatkanmutu sumber daya manusia Indonesia. Mutu pendidikan yang tinggi diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, demokratis, dan mampu bersaingsehingga dapat meningkatkan kesejahteraan semua warga negara Indonesia.Kesejahteraan bangsa Indonesia di masa depan bukan lagi bersumber pada sumberdaya alam dan modal yang bersifat fisik, tetapi bersumber pada modal intelektual, modalsosial, dan kredibilitas sehingga tuntutan untuk terus menerus memutakhirkanpengetahuan menjadi suatu keharusan. Mutu lulusan tidak cukup bila diukur denganstandar lokal saja sebab perubahan global telah sangat besar mempengaruhi ekonomi suatubangsa. Terlebih lagi, industri baru dikembangkan dengan berbasis kompetensi tingkattinggi, maka bangsa yang berhasil adalah bangsa yang berpendidikan dengan standar mutuyang tinggi.Agar lulusan pendidikan nasional memiliki keunggulan kompetitif dan komperatif sesuai standar mutu nasional dan internasional, kurikulum di masa depan perlu dirancangsedini mungkin. Hal ini harus dilakukan agar sistem pendidikan nasional dapat meresponsecara proaktif berbagai perkembangan informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.Dengan cara seperti ini lembaga pendidikan tidak akan kehilangan relevansi programpembelajarannya terhadap kepentingan peserta didik.Untuk menjawab tantangan di atas, Pusat Kurikulum menyelenggarakan kegiatan”Kajian Kebijakan Kurikulum”. Salah satu langkah yang dilakukan adalah “SeminarKurikulum Masa Depan”. Berikut ini adalah rangkuman gagasan tentang kurikulum masadepan yang muncul dalam seminar tersebut.
 
Gagasan Kurikulum Masa Depan - 2007 
2
1. PENTINGNYA PENDIDIKAN NILAI
Pada makalah “Pendidikan (Kita di) Masa Depan”, Dr William Chang membahastentang pendidikan di tengah perubahan sosial, pendidikan tempo “doeloe”, sekilaspendidikan sekarang, dan pendidikan masa depan. Tentang gambaran masa depan,dipaparkan tentang beberapa gejala sosial dan nilai dasar, yaitu ketidakadilan sosial,kemanusiaan dan gender, kedisiplinan, dan masalah ekologi. Disinggung pula tentang tigaunsur penting, yaitu
what to know, how to learn
, serta mentalitas, kultur, pandangan, dangaya hidup peserta didik.Selanjutnya, diuraikan tentang perlunya mengembangkan kebudayaan moral dalamdunia pendidikan, cq sekolah, antara lain melalui kepemimpinan moral dan akademik,pelajaran-pelajaran bernilai moral yang bisa bentuk perilaku, peningkatan rasakomunitarian untuk bisa lebih mengenal yang lain, semangat demokratis, lingkunganmoral yang mengandalkan dialog, dan lebih diperhatikannya dimensi moral dalampergaulan.Selain itu, dibahas juga tentang ciri-ciri manusia Indonesia yang pernahdikemukakan Mochtar Lubis pada tahun 1977 dan bagaimana pendidikan kita di masadepan menanggapi kenyataan ciri-ciri manusia Indonesia ini.Akhirnya, dipaparkan beberapa rekomendasi yang berhubungan denganpengembangan kurikulum, yaitu:
 
Penyusunan kurikulum sebaiknya menganut prinsip benar, baik, dan indah.
 
Kurikulum yang dikembangkan sebaiknya terkait dengan “teori pengetahuan”.Pengetahuan sebagai kebenaran dan bukan sebagai “
vested interests
”.
 
Perlu diperhatikan aspek-aspek normatif kurikulum, seperti peran pendidikan nilaidalam kurikulum, pengaruh kultur sosial dan tuntutan masyarakat atau keperluanindividu, dan perancangan kurikulum yang kontekstual tanpa kehilangan aspek normatif.
 
Pengintegrasian “teori nilai” sambil memperhatikan hirarki nilai, serta sosialisasi nilaidasar kemanusiaan yang universal sejak jenjang pendidikan dasar.
 
Pemberian perhatian kepada dimensi estetik kurikulum.
2. PARADIGMA PENDIDIKAN PROGRESIF
Utomo Danan Jaya dalam makalahnya yang berjudul ” Kurikulum Masa Depan”membandingkan paradigma pendidikan yang konservatif dan progresif. Perbandingan itumeliputi pandangan filosofis yang mendasari, dan teori-teori para ahli pendidikan, tujuankegiatan belajar-mengajar, pengembangan dan pelaksanaan kurikulum yang berbasispengetahuan dan berbasis kompetensi, serta pendekatan belajar-mengajar yang dianutyang berimplikasi kepada perbedaan peran guru dan siswa, serta penilaian hasil kemajuanbelajar siswa.Paparan pandangan Utomo Danan Jaya amat menarik diperhatikan para pengambilkeputusan, pengembang kurikulum dan penilaian, serta praktisi pendidikan, terutamakepala sekolah dan guru. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain dikemukakan berikutini.
 
Perlu dikembangkan pola pendidikan yang progresif, antisipatif ke masa depan, mudahberadaptasi, dan terbebas dari kungkungan dan dominasi pemerintah.
 
Pendidikan jangan hanya menjadi instrumentasi kebijakan, hasrat, minat, kondisisesaat.

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Frengky Dbsk liked this
Sri Sugianto added this note|
matur nwn atas informasinya.....
Norsalmida Ida liked this
zincgenesis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->