Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TEORI BELAJAR

TEORI BELAJAR

Ratings: (0)|Views: 295|Likes:
Published by Lestia Habshary
Macam macam teori belajar
Macam macam teori belajar

More info:

Published by: Lestia Habshary on Aug 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/26/2012

pdf

text

original

 
NAMA : LESTIA HABSHARY
 
TEORI BELAJAR1.
 
TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK
 
Pengertian Belajar Menurut Pandangan Teori Behavioristik Menurut teori behavioristik, belajar adalah perubahan tingkah laku sebagaiakibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. Dengan kata lain, belajarmerupakan bentuk perubahan yang dialami siswa dalam hal kemampuannyauntuk bertingkah laku dengan cara yang baru sebagai hasil interaksi antarastimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika ia dapatmenunjukkan perubahan tingkah lakunya. Sebagai contoh, anak belum dapatberhitung perkalian. Walaupun ia sudah berusaha giat, dan gurunya pun sudahmengajarkannya dengan tekun, namun jika anak tersebut belum dapatmempraktekkan perhitungan perkalian, maka ia belum dianggap belajar.
 
Teori Belajar Menurut ThorndikeMenurut Thorndike, belajar adalah proses interaksi antara stimulus danrespon. Stimulus yaitu apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatanseperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alatindera. Sedangkan respon yaitu reaksi yang dimunculkan peserta didik ketikabelajar, yang juga dapat berupa pikiran, perasaan, atau gerakan/tindakan. Daridefinisi belajar tersebut maka menurut Thorndike perubahan tingkah lakuakibat dari kegiatan belajar itu dapat berwujud kongkrit yaitu dapat diamati,atau tidak kongkrit yaitu yang tidak dapat diamati.
 
Teori Belajar Menurut WatsonMenurut Watson, belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon,namun stimulus dan respon yang dimaksud harus berbentuk tingkah laku yangdapat diamati (
observabel
) dan dapat diukur. Dengan kata lain, walaupun iamengakui adanya perubahan-perubahan mental dalam diri seseorang selamaproses belajar, namun ia menganggap hal-hal tersebut sebagai faktor yang tak perlu diperhitungkan. Ia tetap mengakui bahwa perubahan-perubahan mentaldalam benak siswa itu penting, namun semua itu tidak dapat menjelaskanapkah seseorang telah belajar atau belum karena tidak dapat diamati.
 
Teori Belajar Menurut Clark HullClark Hull juga menggunakan variabel hubungan antara stimulus dan responuntuk menjelaskan pengertian tentang belajar. Namun ia sangat terpengaruh
 
NAMA : LESTIA HABSHARY
 
oleh teori evolusi yang dikembangkan oleh Charles Darwin. Bagi Hull, sepertihalnya teori evolusi, semua fungsi tingkah laku bermanfaat terutama untuk menjaga kelangsungan hidup manusia. Oleh sebab itu, teori Hull mengatakanbahwa kebutuhan biologis dan pemuasan kebutuhan biologis adalah pentingdan menempati posisi sentral dalam seluruh kegiatan manusia, sehinggastimulus dalam belajar pun hampir selalu dikaitkan dengan kebutuhanbiologis, walaupun respon yang akan muncul dapat bermacam-macambentuknya.
 
Teori Belajar Menurut Edwin GuthrieEdwin Guthrie menggunakan variabel stimulus dan respon untuk menjelaskanterjadinya proses belajar. Namun ia mengemukakan bahwa stimulus tidak harus berhubungan dengan kebutuhan biologis sebagaimana dijelaskan olehClark Hull. Dijelaskannya bahwa hubungan antara stimulus dan responcenderung hanya bersifat sementara, oleh sebab itu dalam kegiatan belajarpeserta didik perlu sesering mungkin diberikan stimulus agar hubungan antarastimulus dan respon bersifat lebih tetap. Ia percaya hukuman memagangperanan penting dalam proses belajar.
 
Teori Belajar Menurut SkinnerMenurut Skinner, hubungan antara stimulus dan respon yang terjadi melaluiinteraksi dalam lingkungannya, yang kemudian akan menimbulkan perubahantingkah laku, tidaklah sesederhana yang digambarkan oleh para tokohsebelumnya. Pada dasarnya stimulus-stimulus yang diberikan kepadaseseorang saling berinteraksi dan interaksi antara stimulus-stimulus tersebutakan mempengaruhi bentuk respon yang akan diberikan. Demikian jugadengan respon yang dimunculkan inipun akan mempunyai konsekuensi-konsekuensi. Konsekuensi-konsekuensi inilah yang pada gilirannya akanmempengaruhi atau menjadi pertimbangan munculnya perilaku.
2.
 
TEORI BELAJAR KOGNITIF
 
Pengertian Belajar Menurut Teori Kognitif 
 
Teori belajar kognitif lebih mementingkan proses belajar dari pada hasilbelajarnya. Para penganut aliran kognitif mengatakan bahwa belajar tidak sekedar melibatkan hubungan antara stimulus dan respon. Model belajarkognitif mengatakan bahwa tingkah laku seseorang ditentukan oleh persepsi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->