Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
48Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LP Fraktur Femur

LP Fraktur Femur

Ratings: (0)|Views: 1,670 |Likes:
Published by Iieta_Dewi_4392

More info:

Published by: Iieta_Dewi_4392 on Aug 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PENDAHULUAN
FRAKTUR
A.
Pengertian
Fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang umumnyadisebabkan oleh rudapaksa (Mansjoer, Arif, et al, 2000). Sedangkan menurutCarpenito (1999), menyebutkan bahwa Fraktur adalah rusaknya kontinuitastulang yang disebabkan tekanan eksternal yang datang lebih besar dari yangdapat diserap oleh tulang.Fraktur atau sering disebut patah tulang adalah terputusnya kontinuitas Jaringantulang dan atau tulang rawan yang penyebabnya dapat dikarenakan penyakitpengeroposan tulang diantaranya penyakit yang sering disebut osteoporosis,biasanya dialami pada usia dewasa, dan dapat juga disebabkan karenakecelakaan yang tidak terduga (Mansjoer, 2000).
B.
Anatomi Dan Fisiologi
1.Struktur TulangTulang sangat bermacam-macam baik dalam bentuk ataupunukuran, tapi mereka masih punya struktur yang sama. Lapisan yangpaling luar disebut Periosteum dimana terdapat pembuluh darah dansaraf. Lapisan dibawah periosteum mengikat tulang dengan benangkolagen disebut benang sharpey, yang masuk ke tulang disebut korteks.Karena itu korteks sifatnya keras dan tebal sehingga disebut tulangkompak. Korteks tersusun solid dan sangat kuat yang disusun dalam unitstruktural yang disebut Sistem
Haversian.
Tiap sistem terdiri atas kanalutama yang disebut
Kanal Haversian
. Lapisan melingkar dari matrikstulang disebut Lamellae, ruangan sempit antara lamellae disebut
Lakunae
(didalamnya terdapat osteosit) dan Kanalikuli. Tiap sistem kelihatanseperti lingkaran yang menyatu. Kanal Haversian terdapat sepanjangtulang panjang dan di dalamnya terdapat pembuluh darah dan saraf yangmasuk ke tulang melalui Kanal Volkman. Pembuluh darah inilah yangmengangkut nutrisi untuk tulang dan membuang sisa metabolisme keluar tulang. Lapisan tengah tulang merupakan akhir dari sistem Haversian,yang didalamnya terdapat Trabekulae (batang) dari tulang.Trabekulae ini
 
terlihat seperti spon tapi kuat sehingga disebut Tulang Spon yang didalamnya terdapat bone marrow yang membentuk sel-sel darah merah. BoneMarrow ini terdiri atas dua macam yaitu bone marrow merah yangmemproduksi sel darah merah melalui proses hematopoiesis dan bonemarrow kuning yang terdiri atas sel-sel lemak dimana jika dalam prosesfraktur bisa menyebabkan
Fat Embolism Syndrom
(FES).Tulang terdiri dari tiga sel yaitu osteoblast, osteosit, danosteoklast. Osteoblast merupakan sel pembentuk tulang yang berada dibawah tulang baru. Osteosit adalah osteoblast yang ada pada matriks.Sedangkan osteoklast adalah sel penghancur tulang dengan menyerapkembali sel tulang yang rusak maupun yang tua. Sel tulang ini diikat olehelemen-elemen ekstra seluler yang disebut matriks. Matriks ini dibentukoleh benang kolagen, protein, karbohidrat, mineral, dan substansi dasar (gelatin) yang berfungsi sebagai media dalam difusi nutrisi, oksigen, dansampah metabolisme antara tulang daengan pembuluh darah. Selain itu,didalamnya terkandung garam kalsium organik (kalsium dan fosfat) yangmenyebabkan tulang keras.sedangkan aliran darah dalam tulang antara200 – 400 ml/ menit melalui proses vaskularisasi tulang (Black,J.M,etal,1993 dan Ignatavicius, Donna. D,1995). 2.Fungsi Tulanga)Memberi kekuatan pada kerangka tubuh.
 b)
Tempat melekatnya otot.c)Melindungi organ penting.d)Tempat pembuatan sel darah.e)Tempat penyimpanan garam mineral.
 
C.
Etiologi
1.Fraktur FisiologisSuatu kerusakan jaringan tulang yang diakibatkan dari kecelakaan,tenaga fisik, olahraga, dan trauma dapat disebabkan oleh:
a.
Trauma langsungYaitu pukulan langsung terhadap tulang sehingga tulang patahsecara spontan. yang paling lazim adalah karena kecelakaan sepedamotor. Fraktur ini disebabkan karena kekuatan yang berlebihan dantiba-tiba, dapat berupa pemukulan, pemuntiran, penekukan maupunpenarikan antara tendon dan ligament sehingga bisa berakibat tulangterpisah. Trauma langsung menyebabkan patah tulang pada titikterjadinya kekerasan. Fraktur demikian sering bersifat fraktur terbukadengan garis patah melintang atau miring. Benturan pada lenganbawah, ex: fraktur tulang ulna dan radius.
 b.
Trauma tidak langsungYaitu pukulan langsung berada jauh dari lokasi benturan, misalnya jatuh. Trauma tidak langsung menyebabkan patah tulang ditempatyang jauh dari tempat terjadinya kekerasan. Yang patah biasanyaadalah bagian yang paling lemah dalam jalur hantaran vektor kekerasan. Jatuh tertumpu pada tangan, ex: fraktur klavikula.
c.
Trauma akibat tarikan ototPatah tulang akibat tarikan otot sangat jarang terjadi. Kekuatan dapatberupa pemuntiran, penekukan, penekanan, kombinasi dariketiganya, dan penarikan (Oswari E, 1993).2.Fraktur PatologisDalam hal ini kerusakan tulang terjadi akibat proses penyakit dimanadengan trauma minor dapat mengakibatkan fraktur ataupun akibatkelemahan tulang akibat kelainan tulang. Dapat terjadi pada berbagaikeadaan berikut:a.Tumor tulangTerbagi menjadi jinak dan ganas

Activity (48)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
jeacakep liked this
Munah Asrini liked this
Dian Fairuza liked this
Lia Aphrilia Dee liked this
felisiacaca liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->