Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PMK 120-2007 Ttg Penatausahaan BMN

PMK 120-2007 Ttg Penatausahaan BMN

Ratings: (0)|Views: 65|Likes:
Published by soendjaja

More info:

Published by: soendjaja on Aug 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/30/2012

pdf

text

original

 
 
MENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA
 
SALINAN
PERATURAN MENTERI KEUANGANNOMOR 120/PMK.06/2007TENTANGPENATAUSAHAAN BARANG MILIK NEGARAMENTERI KEUANGAN,Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 73 Peraturan PemerintahNomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah,perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang PenatausahaanBarang Milik Negara;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang PerbendaharaanNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang PemeriksaanPengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang PerimbanganKeuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);5. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang PengelolaanKeuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4502);6. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang StandarAkuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2005 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4503);7. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang PengelolaanBarang Milik Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2006 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4609);
 
 
MENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA
 
- 2 -
8. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang PedomanPelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 73, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4214) sebagaimanatelah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 92,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4418);9. Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 59/PMK.06/2005 Tahun 2005tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat;11. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK.01/2006 tentangOrganisasi Dan Tata Kerja Departemen Keuangan;12. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 135/PMK.01/2006 tentangOrganisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat JenderalKekayaan Negara.MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PENATAUSAHAANBARANG MILIK NEGARA.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini yang dimaksud dengan:1.
 
Badan Layanan Umum, yang selanjutnya disebut BLU, adalahinstansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untukmemberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaanbarang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencarikeuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan padaprinsip efisiensi dan produktivitas, yang pengelolaan keuangannyadiselenggarakan sesuai ketentuan yang berlaku.2.
 
Barang Milik Negara, yang selanjutnya disebut BMN, adalah semuabarang yang dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatandan Belanja Negara atau berasal dari perolehan lainnya yang sah.3.
 
Daftar Barang Milik Negara, yang selanjutnya disebut DBMN,adalah daftar yang memuat data BMN berupa tanah dan/ataubangunan
idle
yang disusun oleh Pengelola Barang.4.
 
Daftar Barang Milik Negara Kantor Wilayah, yang selanjutnyadisebut DBMN-KW, adalah daftar yang memuat data BMN berupatanah dan/atau bangunan
idle
yang berada di wilayah kerja dandisusun oleh Kanwil DJKN.
 
 
MENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA
 
- 3 -
5.
 
Daftar Barang Milik Negara Kantor Daerah, yang selanjutnya disebutDBMN-KD, adalah daftar yang memuat data BMN berupa Tanahdan/atau Bangunan
Idle
yang berada diwilayah kerja dan disusunoleh KPKNL.6.
 
Daftar Barang Pengguna, yang selanjutnya disebut DBP, adalahdaftar yang memuat data BMN yang disusun oleh masing-masingUPPB pada Pengguna Barang.7.
 
Daftar Barang Pengguna Eselon I, yang selanjutnya disebut DBP-E1,adalah daftar yang memuat data BMN yang disusun oleh masing-masing UPPB-E1 pada tingkat unit eselon I Pengguna Barang.8.
 
Daftar Barang Pengguna Wilayah, yang selanjutnya disebut DBP-W,adalah daftar yang memuat data BMN yang disusun oleh masing-masing UPPB-W pada tingkat kantor wilayah Pengguna Barang.9.
 
Daftar Barang Kuasa Pengguna, yang selanjutnya disebut DBKP,adalah daftar yang memuat data BMN yang disusun oleh masing-masing UPKPB pada Kuasa Pengguna Barang.10.
 
Daftar Kebutuhan BMN, yang selanjutnya disebut DKBMN, adalahdaftar yang memuat rincian kebutuhan BMN pada masa yang akandatang.11.
 
Daftar Kebutuhan Pemeliharaan Barang, yang selanjutnya disebutDKPB, adalah daftar yang memuat rincian kebutuhan pemeliharaanBMN pada suatu periode tertentu yang disusun berdasarkan daftarbarang.12.
 
Daftar Hasil Pemeliharaan Barang, yang selanjutnya disebut DHPB,adalah daftar yang memuat hasil pemeliharaan BMN yangdilakukan dalam satu tahun anggaran.13.
 
Dana Dekonsentrasi adalah dana yang berasal dari AnggaranPendapatan dan Belanja Negara yang dilaksanakan oleh gubernursebagai wakil pemerintah yang mencakup semua penerimaan danpengeluaran dalam rangka pelaksanaan Dekonsentrasi, tidaktermasuk dana yang dialokasikan untuk instansi vertikal pusat didaerah.14.
 
Dana Tugas Pembantuan adalah dana yang berasal dari AnggaranPendapatan dan Belanja Negara yang dilaksanakan oleh Daerahyang mencakup semua penerimaan dan pengeluaran dalam rangkapelaksanaan Tugas Pembantuan.15.
 
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, yang selanjutnya disebutDJKN, adalah unit eselon I pada Departemen Keuangan yangmempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan danstandarisasi teknis di bidang kekayaan negara, piutang, dan lelang,dan dalam hal ini merupakan pelaksana penatausahaan BMN ditingkat pusat pada Pengelola Barang.16.
 
Dokumen Kepemilikan adalah dokumen yang sah yang merupakanbukti kepemilikan atas BMN.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->