Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pendidikan Islam Dan Proses Pemberdayaan Umat

Pendidikan Islam Dan Proses Pemberdayaan Umat

Ratings: (0)|Views: 514 |Likes:
Published by Arif Rahman

More info:

Published by: Arif Rahman on Aug 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2013

pdf

text

original

 
 Pendidikan Islam dan Proses Pemberdayaan Umat 
PENDIDIKAN ISLAM DAN PROSES PEMBERDAYAAN UMATDosen Pembimbing:A. Mahsuri, M. Pd. IDi susun oleh:Arif Rahman0821019
FAKULTAS TARBIYAHJURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN FATAHPALEMBANG2010
 Kapita Selekta Pendidikan Islam
1
 
 Pendidikan Islam dan Proses Pemberdayaan Umat 
A. Pendahuluan
Perkembangan manusia di Dunia terus berkembang dari zaman ke zaman terus berubah. Kita sebagian dari masyarakat di Dunia, ingin tidak ingin dipaksa untuk ikutdalam perubahan. Pendidikan adalah suatu proses yang panjang dalam rangkamengantarkan manusia untuk menjadi seorang yang kaya spiritual dan intlektual sehinggadapat meningkatkan kualitas hidup disegala aspek dan menjalani kehidupan yang bercita-cita dan bertujuan pasti.Dilihat dari segi sejarah pendidikan merupakan suatu gerakan yang telah berumur sangat tua. Dalam bentuk yang sangat sederhana dapat dipahami bahwa pendidikan telahdijalani sejak dimulainya kehidupan manusia dimuka bumi ini. Pengusa alam semestamemberi contoh pendidikan kepada manusia dan dilanjutkan dengan mendidik keluarga.Lembaga pendidikan keluarga merupakan lembaga pendidikan yang pertama bagi anak-anak. (Chalijah, 1994: 35). Didalam keluarga inilah tempat meletakan dasar-dasakeperibadian anak didik pada usia yang masih muda, karena pada usia ini anak didik lebih peka terhadap pengaruh dari pendidiknya (Orang tua anak atau anggota keluarga). Sebagaimana dijelaskan oleh nabi Muhammad dalam haditsnya:
“Sesungguhnya setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka sesungguhnyakedua orang tuanyalah yang menjadikan Majusi, Yahudi atau Nasrani”
Wahyu-wahyu yang Allah SWT berikan kepada nabi Muhammad SAW 14 abadyang lalu merupakan suatu proses pendidikan yang sangat istimewah sekali terhadapseorang manusia, dan dari pada itu kita dapat melihat bahwa pendidikan itu telah adadizaman dahulu kala. (Djaafar, 2001: 23).Pendidikan dalam Islam merupakan pokok utama dalam kelanjutan ketahuidan dankeimanan terhadap ajarannya. Perkembangan pendidikan Islam sejalan dengan berkembangnya Islam itu sendiri, bahkan pendidikan Islam sebenarnya telah dimulai sejak zaman nabi-nabi terdahulu dan disempurnakan oleh nabi Muhammad SAW di Makkah danMadinah. Proses transformasi ilmu secara bilateral telah terjadi setelah perang Badar yaitu
 Kapita Selekta Pendidikan Islam
2
 
 Pendidikan Islam dan Proses Pemberdayaan Umat 
dengan pengajaran membaca dan menulis kepada umat Islam sebanyak sepuluh orang olehtiap tawanan perang pihak musuh. Dasar ajaran Islam sendiri merupakan perintah untuk membaca sebagaimana bunyi ayat pertama yang diturunkan.Pendidikan Islam pada awal perkembangannya telah memiliki keunggulan karenacoraknya yang tersediri yaitu bersifat komprehensif dengan maksud agar anak didik didorong sehingga mampu untuk menuangkan segala kemampuan yang dimilikinya.Tujuan dalam pendidikan Islam terdiri dari tujuan keagamaan dan tujuan keduniaan.Kebijakan baru untuk tujuan keduniaan telah dinampakkan dari upaya menonjolkanketerampilan bekerja dalam rangka pendidikan seumur hidup. Kedua tujuan tersebut hanyadapat dicapai bila sistem pendidikan yang berjalan efektif dan sebanding. Azra,Azyumardi. (2001: 42)Untuk tujuan tersebut sebenarnya telah diupayakan pendidikan Islam yangmemadukan kurikulum umum dan agama seperti yang berlangsung saat ini di tingkatMadrasah Aliyah. Tuntutan masyarakat terhadap madrasah ini dapat dikatakan memadai,artinya jika dijalankan secara efektif maka anak didik di Madrasah Aliyah tersebut dapat bersaing ataupun berkemampuan sama dalam mata pelajaran umum dengan keunggulan pelajaran agama yang memadai. Namun fenomena yang terjadi di tingkat perguruan tinggi,kemampuan atas pengetahuan umum (keduniaan) dan keagamaan ini tidak disahuti secara bijaksana. Hal ini dapat dilihat tidak adanya institusi pendidikan tinggi Islam yangmemfasilitasi pendidikan yang mengintegrasikan kedua bidang tersebut. AkhirnyaMadrasah Aliyah hanya menghasilkan sumber daya manusia yang di tingkat tinggidimanfaatkan untuk kembali pada tujuan keduniaan semata, hal ini dapat dimaklumi karenadi jenjang yang lebih tinggi tidak diperoleh pendidikan agama yang memadai ataupunintegrasi ilmu umum dan agama yang mumpuni. (Aly dan Munzier, 2000: 46).Ditinjau dari sisi sejarah, para ilmuan muslim adalah orang-orang yang memilikikomitmen terhadap Islam yang tinggi, karena dalam perjalanan keilmuannya, sisikeduniaan dan keagamaan tetap berjalan seiring dan institusi pendidikan tidak memisahkankedua sisi tersebut. Tokoh-tokoh dan para ilmuan tersebut memiliki dedikasi yang tinggiterhadap keilmuannya di samping fungsinya sebagai ulama dan mereka tidak menjadikan
 Kapita Selekta Pendidikan Islam
3

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Bala Putera Dewa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->