Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU No.11 THN 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak

UU No.11 THN 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak

Ratings: (0)|Views: 1,507 |Likes:
Published by Reza Lubis
UU No.11 THN 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
UU No.11 THN 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak

More info:

Published by: Reza Lubis on Sep 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

 
 
LEMBARAN NEGARAREPUBLIK INDONESIA
 
No.153, 2012
 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 11 TAHUN 2012TENTANGSISTEM PERADILAN PIDANA ANAKDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang: a.
 
bahwa anak merupakan amanah dan karunia TuhanYang Maha Esa yang memiliki harkat dan martabatsebagai manusia seutuhnya;b.
 
bahwa untuk menjaga harkat dan martabatnya, anak berhak mendapatkan pelindungan khusus, terutamapelindungan hukum dalam sistem peradilan;c.
 
bahwa Indonesia sebagai Negara Pihak dalam KonvensiHak-Hak Anak (
Convention on the Rights of the Child)
yang mengatur prinsip pelindungan hukum terhadapanak mempunyai kewajiban untuk memberikanpelindungan khusus terhadap anak yang berhadapandengan hukum;d.
 
bahwa Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentangPengadilan Anak sudah tidak sesuai lagi denganperkembangan dan kebutuhan hukum masyarakatkarena belum secara komprehensif memberikanpelindungan kepada anak yang berhadapan denganhukum sehingga perlu diganti dengan undang-undangbaru;e.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu membentuk Undang-Undang tentang SistemPeradilan Pidana Anak;
 
2012,No.153 2
Mengingat: 1.
 
Pasal 5 ayat (1), Pasal 20, Pasal 28B ayat (2), Pasal28G, dan Pasal 28I Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945;2.
 
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 1999 Nomor 165, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3886);3.
 
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentangPerlindungan Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 109, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4235);4.
 
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentangPerlindungan Saksi dan Korban (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2006 Nomor 64, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4635);5.
 
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentangBantuan Hukum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 104, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5248);Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANG SISTEM PERADILANPIDANA ANAK.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1.
 
Sistem Peradilan Pidana Anak adalah keseluruhanproses penyelesaian perkara Anak yang berhadapandengan hukum, mulai tahap penyelidikan sampaidengan tahap pembimbingan setelah menjalanipidana.2.
 
Anak yang Berhadapan dengan Hukum adalah anayang berkonflik dengan hukum, anak yang menjadikorban tindak pidana, dan anak yang menjadi saksitindak pidana.3.
 
Anak yang Berkonflik dengan Hukum yangselanjutnya disebut Anak adalah anak yang telah
 
3 2012,No.153
berumur 12 (dua belas) tahun, tetapi belum berumur18 (delapan belas) tahun yang diduga melakukantindak pidana.4.
 
Anak yang Menjadi Korban Tindak Pidana yangselanjutnya disebut Anak Korban adalah anak yangbelum berumur 18 (delapan belas) tahun yangmengalami penderitaan fisik, mental, dan/ataukerugian ekonomi yang disebabkan oleh tindak pidana.5.
 
Anak yang Menjadi Saksi Tindak Pidana yangselanjutnya disebut Anak Saksi adalah anak yangbelum berumur 18 (delapan belas) tahun yang dapatmemberikan keterangan guna kepentinganpenyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidangpengadilan tentang suatu perkara pidana yangdidengar, dilihat, dan/atau dialaminya sendiri.6.
 
Keadilan Restoratif adalah penyelesaian perkaratindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban,keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkaituntuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adildengan menekankan pemulihan kembali padakeadaan semula, dan bukan pembalasan.7.
 
Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkaraAnak dari proses peradilan pidana ke proses di luarperadilan pidana.8.
 
Penyidik adalah penyidik Anak.9.
 
Penuntut Umum adalah penuntut umum Anak.10.
 
Hakim adalah hakim Anak.11.
 
Hakim Banding adalah hakim banding Anak.12.
 
Hakim Kasasi adalah hakim kasasi Anak.13.
 
Pembimbing Kemasyarakatan adalah pejabatfungsional penegak hukum yang melaksanakanpenelitian kemasyarakatan, pembimbingan,pengawasan, dan pendampingan terhadap Anak didalam dan di luar proses peradilan pidana.14.
 
Pekerja Sosial Profesional adalah seseorang yangbekerja, baik di lembaga pemerintah maupunswasta, yang memiliki kompetensi dan profesipekerjaan sosial serta kepedulian dalam pekerjaansosial yang diperoleh melalui pendidikan, pelatihan,dan/atau pengalaman praktik pekerjaan sosialuntuk melaksanakan tugas pelayanan danpenanganan masalah sosial Anak.15.
 
Tenaga Kesejahteraan Sosial adalah seseorang yang

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ajus Sekkota added this note
bagaiamana caranya mendwoanload
Sofiequ Cayang liked this
Gerry El Yannow liked this
Reza Lubis liked this
Tia Esther liked this
Reza Lubis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->