Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Strategi Intervensi Untuk Pemulihan Matapencaharian Berkelanjutan

Strategi Intervensi Untuk Pemulihan Matapencaharian Berkelanjutan

Ratings: (0)|Views: 91|Likes:
Published by TAKI - TAKI

More info:

Published by: TAKI - TAKI on Sep 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
Strategi Intervensi Untuk Pemulihan Matapencaharian Berkelanjutan1.1. Strategi Intervensi
Intervensi harus berdasarkan pada pemahaman menyeluruh mengenaipermasalahan, tujuan program yang jelas dan analisa dari opsi-opsi respon danrisiko yang menyertainya. Keputusan untuk meyediakan makanan, uang,kombinasi dari keduanya atau dalam bentuk lain harus didasarkan pada analisispermasalahan yang obyektif dan tujuan yang jelas. Titik awal untuk intervensiharus merupakan pemahaman yang lebih jelas mengenai matapencaharian darirumah tangga dan bagaimana hal ini bisa didukung. Area yang dekat denganmatapencaharian masyarakat miskin -seperti upah buruh pertanian, aksesterhadap sumber daya alam dan aset-aset produksi, dan akses terhadap kredit-kredit non profit- bisa menjadi titik awal yang bermanfaat. Laporan dari
Bureau for Crisis Prevention and Recovery 
(BCPR) menyatakan bahwa intervensi yangdapat mengurangi kemiskinan dan kerentanan bencana pada saat bersamaanadalah
 
Perkuatan dan diversifikasi matapencaharian.
 
Mendorong investasi asing yang yang bertanggung jawab danmenciptakan lapangan pekerjaan.
 
Pendekatan yang partisipatif dan fleksibel terhadap perencanaanurban/
urban planning.
 
 
Membangun keamanan sosial/
social security 
termasuk akses terhadapkesehatan dan pendidikan.
 
Membantu menyediakan mekanisme tanggung renteng risiko/
risk spreading mechanism
bagi mereka yang diabaikan oleh perusahaanasuransi.
 
 
 A. Lapangan Pekerjaan
Suatu keharusan untuk mengembalikan masyarakat pada pekerjaannyasecepat mungkin untuk menghindari kondisi kemiskinan kronis yang ada danmemburuk di banyak daerah yang terdampak bencana. Sebagai tambahan, kami juga khawatir akan masa depan dari pengangguran berkepanjangan yang menujukepada kemunduran jangka panjang terhadap pembangunan. (Juan Somavia,Direktur ILO, 2005)Beragam pengalaman mengenai pemulihan pascabencana di masa lalu
menunjukkan bahwa “
build back better 
” berarti “kembali bekerja”. Bagi
kelompok masyarakat miskin dan rentan, bencana berarti matapencaharianmereka dirampas, mereka kehilangan pekerjaan, kesempatan mendapatpenghasilan, dan bila mereka bergerak di bidang pertanian berarti kehilangantanaman pertanian, panen, peralatan dan hasil. Bagi mereka bekerja bukanmerupakan sekedar
 pre-eksisting destination
tetapi sebagai alat-alatpenghidupan yang harus dipulihkan. Pekerjaan dalam rehabilitasi danrekonstruksi adalah multi-dimensi, tantangannya pada berbagai tingkatan baiksecara institusi dan individu. Beragam intervensi diperlukan untuk pekerjaan disektor formal dan informal agar dapat mengakomodir berbagai kelompokpekerja. Bencana sering kali menambah jumlah pekerja rentan yang masukkembali ke bursa kerja dan membutuhkan bantuan khusus. Karena alasan iniintervensi lapangan pekerjaan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi harusdimasukka dalam penyusunan kebijakan dan perkuatan melalui pemberdayaaninstitusi/
institutional capacity building
dan rancangan program yang peduli.Inisiatif yang paling umum mengenai kebutuhan khusus yangberhubungan dengan dunia kerja (Lazarte 2008) :1.
 
Skema perlindungan sosial untuk kondisi darurat/emergensi
 
Pemberdayaan pengangguran dan cacat secara reguler.
 
Skema pekerjaan dalam kondisi darurat temporer.
 
2.
 
Pemulihan pekerjaan dan matapencaharian
 
Mengarusutamakan pemulihan pekerjaan dalam investasirehabilitasi dan rekonstruksi.
 
Pusat pelayanan pekerjaan dalam kondisi darurat/emergensi.
 
Membuka lapangan pekerjaan dalam kegiatan rehabilitasi danrekonstruksi melalui kegiatan pelatihan khusus jangka pendek.
 
Mencanangkan bantuan pemulihan bisnis (konstruksi,perdagangan, produksi bahan baku, dll) termasuk SIYB,pembiayaan mikro/
micro finance
, BDS, dll.
 
Perbaikan kapasitas institusi bursa kerja.Cash for Work
Cash for work 
/CFW merupakan bagian tetap dari pemulihan awal tsunamidi Aceh. Program CFW ikut andil dalam pemulihan komunitas melalui proyek-proyek pembersihan dan rekonstruksi. CFW menyediakan pendapatan/
income
 sementara bagi masyarakat untuk memulai ekonomi lokal dan menyediakandukungan bagi pasar. CFW menyediakan sumber pendapatan essensial bagibanyak partisipan program dan rumah tangganya, CFW merupakan satu-satunyapendapatan pada bulan-bulan pertama setelah tsunami. CFW memberikansumber uang tunai bagi korban tsunami dam membantu pemberdayaan populasiterdampak untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Laporan lainmenyatakan bahwa CFW memberikan keuntungan secara psikososial dengancara memberikan aktivitas produktif bagi korban tsunami dan memberikankomunitas kesempatan untuk bekerja secara gotong royong.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->