Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
13Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Disproporsi Sefalopelvik

Disproporsi Sefalopelvik

Ratings: (0)|Views: 1,261|Likes:

More info:

categoriesTypes, Reviews, Book
Published by: Rakhmadi Sya'ban Nur on Sep 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/12/2013

pdf

text

original

 
CPD
Sebenarnya ada 2 macam disproporsi, yg sebenarnya sih, kurang lebih saja:a.
 
Disproporsi sefalopelvik (CPD) yang merupakan ketidaksesuaian antara ukuran panggul denganukuran kepala janinb.
 
Disproporsi fetopelvik (FPD) yang merupakan ketidaksesuaian antara ukuran panggul denganukuran janin.Antropometri janina.
 
kepala janin: bagian tubuh yang paling besar dan paling keras yang akan dilahirkan. Besar danposisi kepala janin akan sangat menentukan dan mempengaruhi jalannya persalinan. Kepalasecara garis besar dapat dibagi menjadi tulang tengkorak (cranium), tulang dasar tengkorak(basis kranii) dan tulang muka. Ukuran diameter kepala bayi yang menentukan di antaranya:1.
 
suboksipito-bregmatikus (9,5 cm): pada presentasi belakang kepala.2.
 
Oksipito-frontalis (11,75 cm): pada presentasi puncak kepala3.
 
Oksipito mentalis (13,5 cm): pada presentasi dahi4.
 
Submento-bregmatikus (9,5 cm): pada presentasi muka5.
 
Biparietalis (9,5 cm): ukuran terbesar melintang dari kepala6.
 
Bitemporalis (8 cm): ukuran antara os temporal kiri dan kananb.
 
Bagian tubuh janin yang lain: lebar bahu (diameter biacromialis): 12 cm, lingkaran bahu: 34 cm,lebar bokong (diameter intertrokanterika): 12 cm, lingkar bokong: 27 cm.Pemeriksaan janin: kalo di klinik karena diameter terbesar kepala janin yang PASTI hanya dapatdiperiksa dengan USG padahal sering tidak ada USG di klinik/puskesmas, maka yang digunakanuntuk menentukan perkiraan imbang fetopelvik dengan berdasarkan nilai TBJ (salah kaprah)PanggulUkuran panggul sebenarnya ada 2 yakni:a.
 
Ukuran panggul dalamSeperti sudah dijelaskan pad anatomi panggul, maka dilakukan pemeriksaan pelvimetri klinik untukmenetukan ukuran rata2 panggul normal dari:
 
PAP: menentukan konjugata vera
 
PTP: menentukan diameter interspina
 
PBP: menentukan diameter intertuberb.
 
Ukuran panggul luarYang diukur sebagai berikut:
 
 
Distansia spinarum (±24 cm-26cm): jarak antara kedua spina iliaka anterior superior (SIAS)sinistra dan dekstra
 
Distansia kristarum (±28 cm-30 cm): jarak yang terpanjang antara 2 tempat yang simetrispada Krista iliaka sinistra dan dekstra.
 
Distansia oblikua eksterna (ukuran miring luar): jarak antara spina iliaka posterior sinistra kespina iliaka anterior superior (SIAS) dekstra dan sebaliknya jarak antara spina iliaka posteriordekstra ke SIAS sinistra. Keduanya saling bersilang, dan pada panggul normal ukurankeduanya tidak jauh berbeda.
 
Distansia intertrokanterika: jarak antara kedua trokanter mayor.
 
Konjugata eksterna (Boudeloque) ± 18 cm: jarak antara bagian atas simfisis ke prosesusspinosus lumbal 5.
 
Distansia tuberum (± 10 cm): jarak antara tuber iskii kanan dan kiri. Pakai jangka OSeander.Bila jarak ini kurang dari normal, maka arkus pubis < 90 derajat.Nah, setelah tau ada 2 ukuran panggul, kita akan berbicara tentang panggul sempit:

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Eni Naw liked this
widipuri liked this
Yid Bajang liked this
Rozita Zita liked this
Yustina Ervinna liked this
Fiqia Nur Alifah liked this
anugraha_41 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->