Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Fungsi Dan Kedudukan

Fungsi Dan Kedudukan

Ratings: (0)|Views: 28 |Likes:

More info:

Published by: Abu-Hafs Muhammad-Rifyal El-Indrapury on Sep 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2013

pdf

text

original

 
Fungsi dan Kedudukan Pancasila
39 Votes
Fungsi dan Kedudukan Pancasila
 
1.Pancasila Sebagai Dasar Negara
Dasar negara merupakan alas atau fundamen yang menjadi pijakan dan mampumemberikan kekuatan kepada berdirinya sebuah negara. Negara Indonesia dibangun juga berdasarkan pada suatu landasan atau pijakan yaitu Pancasila. Pancasila, dalamfungsinya sebagai dasar negara, merupakan sumber kaidah hukum yang mengaturnegara Republik Indonesia, termasuk di dalamnya seluruh unsur-unsurnya yaknipemerintah, wilayah dan rakyat. Pancasila dalam kedudukannya seperti inilah yangmerupakan dasar pijakan penyelenggaraan negara dan seluruh kehidupan negaraRepublik Indonesia.Pancasila sebagai dasar negara mempunyai arti menjadikan Pancasila sebagai dasaruntuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan. Konsekuensinya adalah Pancasilamerupakan sumber dari segala sumber hukum. Hal ini menempatkan Pancasilasebagai dasar negara yang berarti melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam semuaperaturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, sudah seharusnyasemua peraturan perundang-undangan di negara Republik Indonesia bersumber padaPancasila. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasibahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh strukturkekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yangmenguasai dasar negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum atau suasana kebatinantersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. Empat pokok pikiranPembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalampasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Barulah dari pasal-pasal Undang-UndangDasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undanganlainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah danlain sebagainya.
2. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->