Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2012

Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2012

Ratings: (0)|Views: 396 |Likes:
Published by Rusyana Anay
TENTANG PENGAWASAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH
TENTANG PENGAWASAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH

More info:

Published by: Rusyana Anay on Sep 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/27/2013

pdf

text

original

 
 BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUMREPUBLIK INDONESIAPERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUMNOMOR 1 TAHUN 2012TENTANGPENGAWASAN PEMILIHAN UMUMKEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESABADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM,Menimbang
: a.
 
bahwa dalam rangka mewujudkan penyelenggara pemilihanumum umum yang berintegritas dan berkredibilitas sertapenyelenggaraan pemilihan umum yang berasaskan langsung,umum, bebas, rahasia, jujur, adil, dan demokratis, perludilaksanakan pengawasan Pemilihan Umum Kepala Daerahdan Wakil Kepala Daerah;b.
 
bahwa dalam rangka pelaksanaan tugas, wewenang, dankewajiban Badan Pengawas Pemilu sesuai ketentuan Pasal73, Pasal 74, dan Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang Nomor15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum,maka Pengawasan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan WakilKepala Daerah, perlu ditetapkan dengan Peraturan BadanPengawas Pemilu;c.
 
bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang PenyelenggaraPemilihan Umum, dalam hal pemilihan gubernur, bupati, danwalikota yang akan berlangsung sebelum terbentuknyaBawaslu berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, pembentukanpengawas untuk pemilihan gubernur, bupati, dan walikotaberpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebelum Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 diundangkan;d.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkanPeraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum tentangPengawasan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan WakilKepala Daerah;
Mengingat
: 1.
 
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
 
2
Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali,terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);2.
 
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang PenyelenggaraPemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 101, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 5246);3.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentangPemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan PemberhentianKepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 22, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4480)sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir denganPeraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentangPerubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, danPemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4865);
MEMUTUSKAN:Menetapkan
 :
PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUMTENTANG PENGAWASAN PEMILIHAN UMUM KEPALADAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan:
1.
 
Pemilihan Umum, selanjutnya disingkat Pemilu, adalah sarana pelaksanaankedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas,rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesiaberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2.
 
Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah selanjutnya disingkat PemiluKada adalah Pemilu untuk memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerahsecara langsung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkanPancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
3.
 
Komisi Pemilihan Umum, selanjutnya disingkat KPU, adalah lembagaPenyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri yangbertugas melaksanakan Pemilu.
4.
 
Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan UmumKabupaten/Kota, selanjutnya disingkat KPU Provinsi dan KPUKabupaten/Kota, adalah Penyelenggara Pemilu yang bertugas melaksanakanPemilu di provinsi dan kabupaten/kota.
 
3
5.
 
Panitia Pemilihan Kecamatan, selanjutnya disingkat PPK, adalah panitia yangdibentuk oleh KPU Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Pemilu di tingkatkecamatan atau nama lain.
6.
 
Panitia Pemungutan Suara, selanjutnya disingkat PPS, adalah panitia yangdibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk melaksanakan Pemilu di tingkatdesa atau nama lain/ kelurahan.
7.
 
Badan Pengawas Pemilu, selanjutnya disingkat Bawaslu, adalah lembagapenyelenggara Pemilu yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
8.
 
Panitia Pengawas Pemilu Provinsi dan Panitia Pengawas PemiluKabupaten/Kota, selanjutnya disingkat Panwaslu Provinsi dan PanwasluKabupaten/Kota, adalah panitia yang dibentuk oleh Bawaslu untukmengawasi penyelenggaraan Pemilu Kada di wilayah provinsi dankabupaten/kota.
9.
 
Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, selanjutnya disingkat PanwasluKecamatan, adalah Panitia yang dibentuk oleh Panwaslu Kabupaten/Kota yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan ataunama lain.
10.
 
Pengawas Pemilu Lapangan adalah petugas yang dibentuk oleh PanwasluKecamatan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di desa ataunama lain/ kelurahan.
11.
 
Pengawas Pemilu Kada adalah Bawaslu, Panwaslu Provinsi, PanwasluKabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, dan Pengawas Pemilu Lapangan.
12.
 
Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, selanjutnyadisingkat Pasangan Calon adalah peserta Pemilu Kepala Daerah dan WakilKepala Daerah yang diusulkan dan/ atau dicalonkan oleh partai politik ataugabungan partai politik dan perseorangan, yang telah memenuhi persyaratandan telah diumumkan secara luas oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsiatau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.
13.
 
 Tempat Pemungutan Suara, selanjutnya disingkat TPS, adalah tempatdilaksanakannya pemungutan suara.
14.
 
Pengawasan Pemilu adalah kegiatan mengamati, mengkaji, memeriksa, danmenilai proses penyelenggaraan Pemilu sesuai peraturan perundang-undangan.
15.
 
 Temuan adalah hasil pengawasan Bawaslu, Panwaslu Provinsi, PanwasluKabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, dan Pengawas Pemilu Lapangan yang didapat secara langsung maupun tidak langsung berupa data atauinformasi tentang dugaan terjadinya pelanggaran Pemilu.
BAB IIASAS DAN TUJUANBagian KesatuAsas Pengawas PemiluPasal 2
Pengawas Pemilu Kada dalam melaksanaan pengawasan berpedoman pada asas:a.
 
mandiri;

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
ibnujandi liked this
Rian Hermanu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->