Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
12Activity
×
P. 1
BAB II

BAB II

Ratings: (0)|Views: 4,812|Likes:
Published by lidarifi

More info:

Published by: lidarifi on Sep 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/10/2013

pdf

text

original

 
 7
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.
 
Tinjauan Umum (Tentang) Profesi Kenotariatan
1.
 
Sejarah Singkat Profesi Notaris
Istilah Notaris pada dasarnya berasal dari perkataan “
notarius
" yakninama yang diberikan kepada orang-orang Romawi di mana tugasnyamenjalankan pekerjaan menulis pada masa itu. Ada juga pendapat
mengatakan bahwa nama Notaris berasal dari perkataan “
nota literia
”, berarti
tanda atau karakter yang menyatakan suatu perkataan. Notaris dalampemerintahan gereja sebagai suatu
college
tertutup dan dikepalai oleh
 primicerius notarium
yang pada mulanya merupakan pejabat administrasilambat laun telah menjadi kebiasaan bahwa sengketa hukum oleh Pausdiserahkan kepada Dewan Konselirnya untuk memutuskan hal tersebut dannotaris ikut memberikan pertimbangan.Tidak hanya dilingkungan gereja saja, istilah notarius pun dikenaldilingkungan kerajaan. Pada abad kelima dan keenam istilah notariusdiberikan kepada penulis atau sekretaris raja. Dalam perkembangannya padaakhir abad kelima sebutan notaris diperuntukkan pula bagi pegawai-pegawaiistana yang melakukan pekerjaan administratif. Khusus terbatas untuk  kepentingan istana, sedangkan untuk kepentingan masyarakat umum dilayanioleh
tabelliones
pejabat yang memberikan pelayanaan penulisan bagimasyarakat umum. Pada dasarnya peranan pejabat ini kurang lebih samadengan peranan Notaris pada zaman sekarang, hanya saja tidak bersifat
embtelijike
sehingga tulisan-tulisan yang dibuatnya tidak otentik. Baru padaabad ketiga belas akta notaris bersifat sebagai akta umum yang diakui, danpada abad kelima belas akta yang dibuat notaris digunakan untuk kepentingandan mempunyai kekuatan pembuktian walaupun tidak pernah diakui secaraumum.
 
 8
Profesi kenotariatan di Indonesia dibawa masuk dan dikenalkan olehBelanda diawal abad ke tujuh belas yang waktu itu sudah menjajah Indonesia.Notaris pertama disebut sebagai
notarium publicum
diangkat dan diambilsumpahnya oleh gubernur Jendral J. P. Coen, maksudnya agar dalammelaksanakan tugas jabatannya sebagai
notarium publicum
berlaku tulus,setia, baik, dapat dipercaya serta tidak melakukan
Frande
 (penggelapan/korupsi). Tugas Notaris pertama ini adalah melayani sertamelakukan semua
libel
 / 
smaadschribt 
(bahasa latin, libellus-buku atau surat,selebaran atau pamflet), surat wasiat dibawah tangan (codcil), akta kontrak perdangangan, perjanjian kawin, surat wasiat (tertament) serta akta-akta danketentuan-ketentuan yang perlu dari kota praja untuk kepentingan penjajahBelanda. Dikatakan demikian, karena sebelum Indonesia merdeka lembaganotariat hanya berlaku bagi sebagian Eropah dan mereka yang tunduk.Regulasi pertama kali tentang kenotariatan dikeluarkan pemerintah Belandadalam bentuk instructive berupa petunjuk atas syarat-syarat jabatan. Dalaminstructie tanggal 16 Juni 1625, meliputi 10 pasal yang sarat dengan nilai-nilaietika, antara lain sebagai berikut:1.
 
Notaris minimal harus memiliki pengetahuan tentang hukum (
costumen,statuyten en rechten
) dari negeri-negeri dibawah kekuasaan Belanda.2.
 
Notaris harus diuji lebih dahulu3.
 
Notaris harus memberi jaminan sanggup tidak melakukan kesalahanatau kealpaan.4.
 
Notaris harus menyelenggarakan protocol daftar yang setiap waktudiperlihatkannya kepada ketua pengadilan (
raet 
) dan kejaksaan (
magistraet 
) dikota yang bersangkutan.5.
 
Notaris tanpa pandang pilih harus melakukan jabatan mereka sebaik-baiknya, bila perlu melayani fakir miskin dengan gratis dan prodeo.6.
 
Notaris tidak akan melakukan atau menerima pemalsuan-pemalsuan(barang, alat, dan lain-lain)
 
 9
7.
 
Notaris memegang teguh rahasia jabatan8.
 
Notaris tidak akan membuat akta untuk kepentingan atau keperluanpribadi9.
 
Notaris tidak akan mengeluarkan salinan akta selain untuk yangberkepentingan (
belaghebbende
)Dalam perkembangannya kemudian, pemerintah Belanda melakukanpenyesuaian regulasi jabatan notaris di Indonesia dengan mengeluarkan stbno. 3 yang mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 1860. Dikatakan dengandiundangkannya notaris Reglement stb no. 3 1860 ini dianggap sebagaipondasi dan dengan pelembagaan notaris di Indonesia. Dikatakan demikiankarena, pemerintah orde reformasi mengeluarkan Undang-undang nomor 30Tahun 2001 tentang jabatan notaris yang banyak sebagai pengambil jatipertahanan jabatan notariat stb 1860-3 dan
 Reglement of Het Notaris Ambet in
 Indonesia (Stb 1860:3) peraturan pemerintah colonial Belanda.Dengan adanya UUJN tersebut para notaris dalam melakukan tugasdan fungsinya dapat mengikuti perkembangan hukum dan kebutuhanmasyarakat yang bergerak semakin maju dan menginginkan adanyaperlindungan dan jaminan kepastian hukum.2.
 
Pengertian, kewenangan, dan kewajiban notarisPengertian notaris menurut pasal 1 Undang-undang Jabatan Notarisadalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik dankewenangan lainnya sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang ini.Menurut pasal 1 UUJN jelas bahwa notaris adalah pejabat umum, artinyaorang yang diangkat untuk bertugas menjalankan amanat jabatan-jabatannyadengan maksud dan tujuan melayani kepentingan umum atau masyarakat.Walaupun notaris selaku pejabat umum yang dilengkapi dengan kekuasaanumum (
regel
) untuk melayani kepentingan umum (
 public service
) sertamempunyai jangkauan publik, tetapi notaris bukanlah pegawai negeri seperti

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->