Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tutor Hema

Tutor Hema

Ratings: (0)|Views: 112 |Likes:
Published by Lulut Kusumawati

More info:

Published by: Lulut Kusumawati on Sep 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

 
1
PEMERIKSAAN STATUS BESI TUBUHPENDAHULUAN
Besi mempunyai banyak fungsi penting dalam tubuh, terutama perannya dalam hemoglobinsebagai alat transport oksigen. Kandungan besi dalam tubuh orang normal berkisar antara 3-5gram atau pada pria sekitar 50 mg/kg BB dan pada wanita sekitar 35 mg/kg BB. Dalam tubuhbesi terdapat dalam dua bentuk, yaitu ferro (Fe
2+
) dan ferri (Fe
3+
). Pada suasana netral ataualkali besi berbentuk Fe
3+
dan dalam suasana asam besi berbentuk Fe
2+
. Dalam tubuh besitidak pernah dalam bentuk bebas (
 free iron),
tetapi selalu berikatan dengan protein tertentu.Besi bebas akan merusak jaringan karena memiliki sifat sebagai radikal bebas. Metabolismebesi dimulai sejak dari penyediaan besi dalam diet, absorpsi, transportasi serta distribusinyadalam tubuh.
ABSORBSI BESI
Absorbsi besi tergantung dari jumlah besi dalam diet dan kebutuhan tubuh. Pada makanansehari-hari umumnya mengandung kira-kira 15 mg besi dan hanya sekitar 1 mg besi (5-10%)akan ditransfer masuk dalam darah. Besi diserap di duodenum proximal, dan sebagian kecildi jejunum. Umumnya besi dalam makanan terdapat dalam bentuk non heme (dalam bentuk Fe
3+
). Ferri ini harus diubah menjadi bentuk ferro supaya bisa diabsorbsi dalam usus. Besidalam bentuk ferri (Fe
3+
) direduksi menjadi bentuk ferro (Fe
2+
). Kemudian besi Fe
2+
diangkutkedalam enterosit. Besi dalam enterosit, kemudian sebagian disimpan dalam bentuk feritindan sisanya dibawa menembus membran basolateral. Didalam plasma, bentuk Fe
2+
diubahmenjadi Fe
3+
yang kemudian berikatan dengan transferin yang merupakan proteinpengangkut besi dalam plasma darah. Cairan lambung meningkatkan absorbsi besi,sedangkan cairan pankreas menurunkan absorbsi besi. Beberapa bahan dapat mempengaruhiabsorbsi besi. Vitamin C dan daging dapat meningkatkan absorbsi besi, sedangkan phytatedan tannin menghambat absorbsi besi.
SIKLUS BESI
Sebanyak 75% dari kompleks transferrin-besi diangkut ke prekursor eritrosit di sumsumtulang yang memiliki banyak reseptor untuk transferin. Sebanyak 80
 – 
90% molekul besi yangmasuk ke dalam prekursor eritrosit akan dibebaskan, sedangkan transferin akan kembali kedalam sirkulasi. Besi yang telah dibebaskan akan masuk ke dalam mitokondria untuk 
 
2
diproses bergabung dengan protoporfirin menjadi heme, sisanya tersimpan dalam bentuk feritin. Eritrosit yang matang akan masuk ke sirkulasi darah dan sesudah 120 hari eritrositditelan oleh makrofag dalam RES. Metabolisme besi terutama bersumber dari hemoglobineritrosit tua yang dihancurkan oleh makrofag sistem RES. Pada RES besi dikeluarkan darihemoglobin dan kembali ke plasma, kemudian diikat oleh transferrin. Kecepatan pelepasanbesi ke dalam sirkulasi oleh makrofag lebih cepat terjadi pada pagi hari, sehingga kadar besiplasma menunjukkan variasi diurnal.Pada keadaan normal tubuh akan kehilangan 1 mg besi perhari dan akan digantikan melaluiabsorpsi. Besi dari sumber makanan yang diserap duodenum berkisar 1
 – 
2 mg, sebanyak itupula yang dapat hilang karena deskuamasi kulit, keringat, urin dan tinja.
 
PENGUKURAN KANDUNGAN BESI PADA TUBUH
Pemeriksaan kadar besi dalam serum meliputi pemeriksaan
serum iron (SI), Total Iron Binding Capacity (TIBC)
, saturasi transferrin, ferritin serum, transferrin serum danhemosiderin dari hapusan sumsum tulang.Persiapan untuk tes SI dan TIBC :1.
 
Sampel tes
 
Pasien disarankan untuk menghentikan obat oral yang mengandung besiminimal 12 jam sebelum pengambilan sampel
 
Sampel yang bisa dipakai dalam pengambilan sampel adalah serum atauplasma heparin. EDTA, oksalat dan sitrat bisa mengganggu uji ini.2.
 
Peralatan
Glassware
 Untuk menghindari kontaminasi dengan besi, sebaiknya digunakan tabung plastik 
disposable
, ukuran 12x75 mm. Jika menggunakan
glassware
, maka harus dicucidengan detergent, kemudian rendam dalam HCl 2 mol/L selama 6-12 jam, selanjutnyabilas dengan
iron-free water.
 
3
3.
 
 Iron-free water.
Biasanya memakai
deionized water.
Dikatakan bebas besi dimana air harusmengandung minimal 0,2 µmol besi/liter.
SERUM IRON
I.
 
Pemeriksaan Serum Iron yang direkomendasikan
 ICSH (International Council for Standardization in Haematology)
 Prinsip :Besi dilepaskan dari ikatannya dengan transferrin, direduksi dari bentuk Fe
3+
menjadiFe
2+
dan serum protein dipresipitasi dengan menggunakan reagen asam campuran(
mixed acid reagent 
). Besi ferro dalam supernatan direaksikan dengan larutankromogen akan membentuk komplek warna (
 pink solution)
dan dibaca denganfotometer pada panjang gelombang 562 nm.Reagen :1.
 
Protein precipitant 
100 g/L
trichloracetic acid 
(0,61 M) dan 30 ml/L
thioglycollic acid 
dalam 1mol/L HCl.Larutan ini stabil selama 2 bulan dalam gelap. Karena pertimbangan masalahkesehatan dan keamanan pada penggunaan
thioglycollic acid 
, maka
ascorbicacid 
digunakan sebagai alternatif agen reduktor, meskipun mungkin lebihdipengaruhi oleh adanya
copper 
.Dalam 45 ml HCl 1 mol/L ditambahkan 5 ml larutan
trichloracetic acid 
6,1mol/L, kemudian ditambahkan lagi dengan 200 mg
ascorbic acid 
kemudiandicampur.2.
 
Larutan kromogen
 
25
 
mg ferrozine dilarutkan dalam 100 ml sodium acetate 1,5 mol/LLarutan ini dapat stabil hingga 4 minggu bila disimpan dalam gelap.3.
 
Larutan standar besi (80
μ
mol/l)
 
a.
 
Tambahkan 200
μ
L HCl 2 mol/L dalam 22,1 ml
deionized water 
, dancampur.b.
 
Tambahkan 100
μ
L larutan standar besi (1000
μ
g Fe/mL dalam 1 % HCl)dan campur.c.
 
Stabil hingga 2 bulan pada suhu ruangan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->