Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cara Menghadapi Fitnah 1

Cara Menghadapi Fitnah 1

Ratings: (0)|Views: 139|Likes:
Published by dicky_kurniadi_1

More info:

Published by: dicky_kurniadi_1 on Sep 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/17/2013

pdf

text

original

 
CARA MENGHADAPI FITNAH
Salah satu kaidah yang wajib diikuti ketika terjadi Fitnah adalah hendaknya anda mempunyaisikap
ar-Rifq
(lemah lembut),
at-
Tha’anni
(perlahan-lahan) dan
al-Hilm
(santun), dan
 janganlah anda tergesa-gesa
.Perkara yang pertama adalah
ar-Rifq
. Sungguh Nabi bersabda -dalam hadits yang tsabit daribeliau- dalam Ash-Shahih :
“Tidaklah ar 
-Rifq ada pada sesuatu kecuali akan memperindahnya, dan tidaklah ar-Rifq
dicabut dari sesuatu kecuali akan menjelekkannya.”
 Maka hendaknya anda mempunyai sikap ar-Rifq dan perlahan-lahan dalam segala urusan dan janganlah menjadi orang yang gampang marah. Janganlah anda menjadi orang yang tidak mempunyai ar-Rifq, karena ar-Rifq selamanya tidak akan membuat anda menyesal. Tidaklahar-Rifq ada dalam suatu perkara kecuali akan memperindahnya, baik dalam berpikir,bersikap, dalam apa yang akan anda hukumi, dalam apa yang akan anda ambil.Maka ambillah dengan baik, ambillah dengan (cara) yang baik, dan ambillah sesuatu yangbaik! Jauhilah perkara yang buruk, yaitu terlepasnya ar-Rifq dari ucapan atau perbuatan andadalam segala urusan.Perkara yang kedua, hendaklah anda mempunyai sikap
at-
Tha’anni
(perlahan-lahan).At-
Tha’anni merupakan sifat yang terpuji, karena Alloh berfirman :
“Dan manusia berdoa
untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-
 gesa.”
QS. Al-
Israa’ ; 11
 Para Ulama berkata : Dalam ayat ini terdapat celaan terhadap manusia yang manamempunyai sikap tergesa-gesa, karena barangsiapa mempunyai sifat ini maka dia tercela.Oleh karena itu, adalah Nabi sho
lallohu ‘alaihi wasallam tidak termasuk orang yang tergesa
-gesa.Perkara yang ketiga ;
al-Hilm
(santun). Sikap al-Hilm ketika muncul fitnah dan ketikakeadaan berubah, adalah sangat terpuji. Dengan al-Hilm akan memungkinkan seseoranguntuk melihat segala sesuatu sesuai hakikatnya dan melihat segala urusan sesuaikenyataannya.
 
Al-Hilm dalam setiap perkara merupakan hal yang terpuji, dimana al-Hilm, al-
A’anah dan ar 
-Rifq menjadikan akal seseorang bisa memperhatikan dengan baik ketika terjadi fitnah. Hal inimenunjukkan baiknya cara seseorang berpikir dan memandang.Adapun sikap yang mesti dikembangkan seorang muslim dalam menghadapi fitnah antaralain :
Konsentrasi dalam beribadah kepada Alloh merupakan jaminan keselamatan dariFitnah.
 Imam Muslim meriwaya
tkan dari Ma’qil bin Yasar, bahwasanya Rosulullah bersabda,
 
“Beribadah ketika terjadi anarkhis laksana berhijrah kepadaku.”
 Anarkhis disini adalah pembunuhan dan peperangan serta sikap fanatisme, hizbiyyah, danlainnya. Lafazh Ibadah disini mencakup semua macam ibadah, berupa kejujran, ikhlash,
muraqabatullah, taqwa, waro’, sabar, teguh di atas haq, serta disiplin mempelajari ilmu yang
bermanfaat dan mengajarkannya. Demikian juga amal sholeh seperti sholat, puasa, akhlaqyang indah.Andaikan setiap muslim memperhatikan dengan seksama kepada ibadah sebagaimana yangdiinginkan oleh Alloh, maka tentu tidak akan tersisa baginya waktu untuk hanyut dalamFitnah, bertengkar dan berdebat.Benarlah Nabi bersabda,
“Ada dua nikmat yang banyak manusia terkecoh padanya :
nikmat 
kesehatan dan waktu luang.”
HR. Bukhari dari Ibnu Abbas.
 Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Segeralah beramal (sebelum datangnya) fitnah
laksana potongan-potongan malam yang gulita, dimana seseorang pada pagi hari dalamkeadaan mukmin lalu sore hari dalam keadaan kafir dan sore hari dalam keadaan mukmin
lalu pagi hari dalam keadaan kafir. Dia menjual agamanya dengan sepotong harta dunia.”
 HR. Muslim dari Abu Hurairah.
Fitnah akan menghancur-leburkan siapa yang mengintip ke dalamnya !!!
 Al
loh ta’ala berfirman,
“Dan peliharalah dirimu dari fitnah yang tidak khusus menimpa
orang-
orang yang dzalim saja diantara kamu.”
QS. Al-Anfal ; 25Pikirkanlah dengan jernih !!! Bagaimana Alloh memerintahkan kepada kita untuk menghindari semua fitnah! Sedangkan siapa yang tidak tunduk kepada perintah-Nya, makabalasannya sebagaimana yang Dia firmankan :
“Maka hendaklah orang 
-orang yang
menyalahi perintah Rosul takut akan ditimpa fitnah atau ditimpa adzab yang pedih.”
QS.An-Nuur ; 63Tersebut dalam hadits Abu Hurairah bahwa Rosulullah bersabda,
“Akan terjadi Fitnah, seorang yang duduk saat itu lebih baik dari pada yang berdiri…”
 
Muttafaqun’alaih
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->