Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lamp 2 SPM Ketahanan Pangan

Lamp 2 SPM Ketahanan Pangan

Ratings: (0)|Views: 367 |Likes:

More info:

Published by: D Firdaus Sani Lewenussa on Sep 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

 
-1-
LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PERTANIANNOMOR : 65/Permentan/OT.140/12/2010TANGGAL : 22 Desember 2010PETUNJUK TEKNISPERENCANAAN PEMBIAYAANSTANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETAHANAN PANGANPROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA
I.PENDAHULUAN
A.
Latar BelakangBerdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang PedomanPenyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta PeraturamMenteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis dan Penyusunandan Penetapan SPM, pemerintah wajib menyusun SPM berdasarkan urusan wajibyang merupakan pelayanan dasar, sebagai bagian dari pelayanan publik. SedangkanPeraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2007 selanjutnya mengatur tentangRencana Pencapaian Standar Pelayanan Minimal berdasarkan Analisis Kemampuandan Potensi Daerah.Menindaklanjuti hal tersebut di atas, Kementerian Pertanian telah menetapkanPeraturan Menteri tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketahanan PanganProvinsi dan Kabupaten/Kota.Dalam rangka penerapan dan pencapaian SPM Bidang Ketahanan Pangan secarabertahap diperlukan panduan perencanaan pembiayaan pencapaian SPM BidangKetahanan Pangan di provinsi dan kabupaten/kota untuk dijadikan acuan bagipemerintah daerah dengan memperhatikan potensi dan kemampuan daerah.B.Tujuan dan SasaranPetunjuk Teknis ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kesamaan visikepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam penyusunan perencanaanpembiayaan penerapan SPM Bidang Ketahanan Pangan di Provinsi danKabupaten/Kota. Adapun sasaran dari Petunjuk Teknis ini adalah tersusunnya perencanaanpembiayaan SPM Bidang Ketahanan Pangan oleh pemerintah Daerah Provinsi danKabupaten/Kota dalam rangka pencapaian secara bertahap SPM Bidang KetahananPangan di daerahnya.C.Pengertian
1.
Indikator kinerja SPM Bidang Ketahanan Pangan adalah tolok ukur prestasikuantitatif dan kualitatif di bidang ketahanan pangan yang digunakan untukmenggambarkan besaran yang hendak di penuhi dalam pencapaian SPM bidangketahanan pangan di Provinsi dan Kabupaten/ Kota berupa masukan proses,hasil, dan/atau manfaat pelayanan.
 
-2-
2.
Batas waktu pencapaian adalah batas waktu yang dibutuhkan untuk mencapaitarget (nilai) indikator SPM secara bertahap yang ditentukan untuk mencapai SPMdaerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.
3.
Langkah kegiatan adalah tahapan kegiatan yang harus dilaksanakan untukmemenuhi capaian indikator SPM sesuai situasi dan kondisi serta kemampuankeuangan pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten/kota.
4.
Kurun waktu adalah kurun/waktu dalam pelaksanaan kegiatan periode 1 (satu)tahun.
5.
Satuan kerja/Lembaga penanggung jawab adalah lembaga di daerah yangbertanggung jawab dalam penerapan SPM. Penentuan Satuan Kerja PerangkatDaerah (SKPD) ini harus mempertimbangkan tugas pokok dan fungsi, kualifikasidan kompetensi sumber daya SKPD yang bersangkutan.
6.
Kemampuan dan potensi daerah adalah kondisi keuangan daerah seperti PAD,DAU, dan DAK serta sumber daya yang dimiliki daerah untuk menyelenggarakanurusan wajib pemerintahan daerah dan dalam rangka pembelanjaan untukmembiayai penerapan SPM.
7.
Rencana Pencapaian SPM adalah target pencapaian SPM yang dituangkandalam dokumen perencanaan daerah yang dijabarkan pada RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), RKPD, Renstra-SKPD danRenja-SKPD untuk digunakan sebagai dasar perhitungan kebutuhan biaya dalampenyelenggaraan pelayanan dasar.
8.
 Analisis kemampuan dan potensi daerah terkait data dan informasi menyangkutkapasitas dan sumber daya yang dimiliki daerah.
9.
Program adalah penjabaran kebijakan SKPD dalam bentuk upaya yang berisi satuatau lebih kegiatan dengan menggunakan sumber daya yang disediakan untukmencapai hasil yang terukur sesuai dengan misi SKPD.
10.
Kegiatan adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh satu atau lebih unitkerja pada SKPD sebagai bagian dari pencapaian sasaran terukur pada suatuprogram dan terdiri dari sekumpulan tindakan pengerahan sumber daya baik yangberupa personal (sumber daya manusia), barang modal termasuk peralatan danteknologi, dana, atau kombinasi dari beberapa atau kesemua jenis sumber dayatersebut sebagai masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) dalambentuk barang/jasa.
D.
Dasar Hukum
1.
Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan danPenerapan Standar Pelayanan Minimal.
2.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2007 tentang Petunjuk TeknisPenyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Minimal.
3.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2007 tentang RencanaPencapaian Standar Pelayanan Minimal.
E.
Ruang LingkupRuang lingkup Petunjuk Teknis perencanaan pembiayaan pencapaian SPM bidangketahanan pangan, meliputi:
 
-3-
1.
Rencana pencapaian SPM.
2.
Pengintegrasian rencana pencapaian SPM dalam bentuk dokumen perencanaandan penganggaran.
3.
Mekanisme pembelanjaan penerapan SPM dan perencanaan pembiayaiampencapaian SPM bidang ketahanan pangan di Kabupaten/Kota.4.Sistem penyampaian informasi rencana dan realisasi pencapaian target tahunanSPM kepada masyarakat.II.RENCANA PENCAPAIAN SPMDalam menentukan rencana pencapaian dan penerapan SPM, pemerintahan daerah harusmempertimbangkan:1.Kondisi awal tingkat pencapaian pelayanan dasaKondisi awal tingkat pencapaian pelayanan dasar dilihat dari kegiatan yang sudahdilakukan oleh daerah sampai saat ini, terkait dengan jenis-jenis pelayanan yang adadi dalam SPM Bidang Ketahanan Pangan di Provinsi dan Kabupaten/Kota.2.Target pelayanan dasar yang akan dicapaiTarget pelayanan dasar yang akan dicapai mengacu pada target pencapaian yangsudah disusun oleh Kementerian Pertanian dalam Peraturan Menteri Pertaniantentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketahan Pangan Provinsi danKabupaten/Kota dan Lampirannya tentang Petunjuk Teknis Standar PelayananMinimal Bidang Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota, merupakan bagianyang tidak terpisahkan.3.Kemampuan, potensi, kondisi, karakteristik dan prioritas daerahRencana pencapaian SPM Bidang Ketahanan Pangan di daerah mengacu pada bataswaktu pencapaian SPM Bidang Ketahanan Pangan secara nasional yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian dengan memperhatikan analisis kemampuandan potensi daerah. Analisis kemampuan daerah disusun berdasarkan data, statistik dan informasi yangakurat dan dapat dipertanggung jawabkan baik yang bersifat khusus maupun umum.Pengertian khusus dalam hal ini adalah data, statistik dan informasi yang secaralangsung terkait dengan penerapan SPM Bidang Ketahanan Pangan diKabupaten/Kota, misalnya data teknis, sarana dan prasarana fisik, personil, alokasianggaran untuk melaksanakan SPM Bidang Ketahanan Pangan di Kabupaten/Kota.Sedangkan pengertian umum dalam hal ini adalah data, statistik, dan informasi yangsecara tidak langsung terkait dengan penerapan SPM Bidang Ketahanan Pangan,namun keberadaannya menunjang pelaksanaan SPM secara keseluruhan. Misalkankondisi geografis, demografis, pendapatan daerah, sarana prasarana umum dan sosialekonomi.Potensi daerah yang dimaksud dalam hal ini mengandung pengertian ketersediaansumber daya yang dimiliki baik yang telah dieksploitasi maupun yang belumdieksploitasi yang keberadaannya dapat dimanfaatkan untuk menunjang pencapaianSPM.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->