Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perdarahan Uterus Abnormal

Perdarahan Uterus Abnormal

Ratings: (0)|Views: 517|Likes:
Published by Anton Arifin

More info:

Published by: Anton Arifin on Sep 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

 
PERDARAHAN UTERUS ABNORMAL
Perdarahan uterus yang abnormal adalah satu-satunya keluhan paling umum pada wanita usia reproduktif yang membawa mereka ke dokter. Semua dokter yangmemberikan perawatan primer bagi perempuan oleh karenanya harus terbiasa dengan penyebabnya dan memiliki pendekatan yang terorganisir dan logis terhadap evaluasidan penanganan dari masalah tersebut.Perdarahan uterus anovulatoar atau disfungsional menggambarkan spektrumdari pola perdarahan menstruasi yang abnormal yang dapat terjadi pada wanitaanovulatoar yang tidak memiliki penyakit dari segi medis ataupun patologi pada pelvis.Mekanisme yang terlibat dalam perdarahan anovulatoar bervariasi, tetapi masing-masing mencerminkan pola yang abnormal dari stimulasi hormon steroid yangmenyimpang dari urutan karakterisasi siklus menstruasi ovulasi yang normal. Kuncikeberhasilan untuk penatalaksanaan klinis perdarahan disfungsional adalah denganmengenali atau mengidentifikasi mekanisme yang beroperasi atau bertanggung jawab.Perdarahan anovulatoar dapat secara efektif dan meyakinkan ditangani dengan rejimen pengobatan medis berdasarkan
 sound physiologic concepts
. Rejimen pengobatan yangdijelaskan dalam bab ini adalah dalam bentuk 
time-tested 
(diuji berdasar waktu)
 
dandirancang untuk mencapai dua tujuan khusus, namun saling terkait. Yang pertamaadalah untuk me-
reverse
kelainan pertumbuhan dan perkembangan endometrium yangdihasilkan dari anovulasi kronis dan menjadikannya rentan terhadap laju menstruasiyang berlebihan(deras) dan memanjang. Yang kedua adalah untuk menginduksi ataumengembalikan siklus mens yang teratur yang mudah diprediksi yaitu volume dandurasinya yang normal.Pendarahan yang berhubungan dengan berbagai macam patologi baik itu didalam maupun di luar saluran reproduksi dapat menyamar sebagai perdarahananovulatoar. Anamnesis riwayat menstruasi dan pemeriksaan fisik yang teliti biasanyaakan memberikan sebagian besar informasi yang dibutuhkan untuk membedakan
 
anovulasi dari penyebab perdarahan abnormal lainnya. Ketika diduga kuat ada kelainanatau pengobatan untuk perdarahan yang diduga anovulatoar gagal, maka diindikasikanuntuk langsung dilakukan evaluasi tambahan.Dokter menggunakan berbagai istilah untuk menggambarkan pola yangabnormal dari perdarahan menstruasi yang tidak selalu berarti atau menyampaikan halyang sama kepada yang lainnya. Istilah tradisional/biasa yang memiliki akar Yunaniatau Latin masih digunakan secara luas untuk menggambarkan kelainan yang berbedayang berkaitan dengan frekuensi, keteraturan, durasi dan volume menstruasi.
Istilah tradisional yang menggambarkan Kelainan Perdarahan menstruasi
 Amenore
tidak ada menstruasi
Oligomenore
menstruasi jarang, terjadi pada interval >35 hari
 Polymenorrhea
mens sering, terjadi pada interval <24 hari
 Metrorrhagia
menstruasi terjadi pada interval yang tidak teratur 
 Menorrhagia
atau
 Hypermenorrhea
 menstruasi abnormal yang panjang atau berat, berlangsung >7hari atau melibatkan kehilangan darah sebanyak >80 mlMeskipun definisi di atas telah cukup dikenal, namun istilah tersebut tidak selalu digunakan atau dipahami secara akurat. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, pendarahan rahim yang abnormal secara umum menggambarkan semua pola perdarahan abnormal yang mungkin timbul dari berbagai penyebab, termasuk diantaranya anovulasi, kehamilan, patologi rahim, dan koagulopati. Istilah pendarahanrahim disfungsional identik dengan perdarahan anovulatoar ketika tidak ada kehamilan
 
atau kelainan lain yang dapat dibuktikan (diagnosis eksklusi), dan istilah
menorrhagia
menjelaskan keadaan perdarahan berat, teratur, atau berkepanjangan. Namun, di negaralain, perdarahan uterus disfungsional dan menorrhagia seringkali digunakan untuk menggambarkan perdarahan ovulatoar (teratur) atau anovulatoar (tidak teratur) yang berat atau berkepanjangan. Kebingungan mengenai makna yang tepat dari istilahtradisional telah mendorong untuk meninggalkan mereka, yang mendukung penggunaan istilah sederhana yang dapat dipahami oleh pasien dan diterjemahkandengan mudah ke dalam bahasa lain selain bahasa Inggris, dengan tujuan akhirnyaadalah untuk meningkatkan komunikasi antara penyedia layanan kesehatan, peneliti,dan pasien. Untuk itu, rekomendasi yang lahir dari konferensi konsensus internasionalmengusulkan digunakannya istilah-istilah untuk menggambarkan ciri yang paling penting dari perdarahan menstruasi selama tahun-tahun reproduksi, sebagaimana berikut:KarateristikKetentuan DeskriptifBatas NormalFrekuensi menstruasiSering NormalJarang< 24 hari24-38 hari>38 hariKeteraturan (variasi siklus ke siklus)Tidak adaTeratur tidak teratur -+ 2-20 hari> 20 hariLamanya mens MemanjangnormalSingkat> 8 hari4-8 hari< 4 hari

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Hasty Wahyuni liked this
Nabila Annisa liked this
Faradila Hakim liked this
Melinda Astris liked this
Cynthia Stefanie liked this
armayliesn liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->