Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelainan Pada Ovarium

Kelainan Pada Ovarium

Ratings: (0)|Views: 358 |Likes:
Published by Wahyu Puji Astuti

More info:

Published by: Wahyu Puji Astuti on Sep 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2013

pdf

text

original

 
KELAINAN PADA OVARIUM
BAB II PEMBAHASAN 1.SALPINGITIS AKUT Salpingitis menjalar ke ovarium hingga juga terjadi oophoritis. Salpingitis dan oophoritis diberi nama adnexitis. a.Etiologi : Palingsering disebabkan oleh gonococcus, disamping itu oleh staphylococ, streptococ dan bac tbc.Infeksi dapat terjadi sebagai berikut : a) Naik dari cavum uteri b) Menjalar dari alat yangberdekatan seperti dari appendiks yang meradang c) Haematogen terutama salpingitistuberculosa Salpingitis biasanya bilateral. b.Gejala-gejala - Demam tinggi dengan menggigil,pasien sakit keras. - Nyeri kiri dan kanan di perut bagian bawah terutama kalau ditekan -Defense ki dan ka di atas lig Poupart - Mual dan muntah ; jadi ada gejala abdomen akutkarena terjadi perangsangan peritoneum. - Kadang-kadang ada tenesmi ad anum karenaproses dekat pada rectum atau sigmoid. - Toucher : nyeri kalau portio digoyangkan, nyeri kiridan kanan dari uterus, kadang-kadang ada penebalan dari tuba, tuba yang sehat taj dapatdiraba. Harus diketahui bahwa tekanan pada ovarium selalu menimbulkan nyeri walaupuntidak meradang. 2.MENORRHAGI DAN DYSMENORRHOE Sekunder biasanya terjadioophoritis. Salpingoophoritis lebih sering disebut adnexitis. Karena adnexitis, terjadiperlekatan dengan usus yang dapat diraba sebagai tumor. Jadi tumor ini merupakan tumor
radang dan disebut “adnex tumor”. Tumor dari ovarium sendiri disebut tumor 
 ovarium. Kadang-kadang terjadi pyosalpinx dan pyovarium dan setelah pus diabsorpsi terjadihydrosalpinx. Kalau tekanan dalam hydrosalpinx cukup besar maka cairan dapat mencari jalan ke dalam cavum uteri, maka sekonyong-konyong keluar cairan dari genitalia penderita(hydrops tubae prfluens). Kejadian ini dapat berulang. kalau nanah masuk ke dalam ronggaperut melalui ostium tubae abdominale maka terjadilah pelveoperitonitis atau Douglas abses.Douglas abses dan peritonitis kadang-kadang terjadi karena pyoslapinx pecah walaupun ini jarang terjadi. Peritonitis gonorrhoica mempunyai tendens untuk tetap terlokalisasi tidak menjadi peritonitis umum. Pada salpingitis gonorrhoica tubae yang menjadi berat jatuh dalamcavum Douglasi dan menimbulkan retroflexio uteri fixata. Kalau ini terjadi maka padatoucher cavum Douglasi nyeri tekan dan juga pada coitus penderita mengalami perasaannyeri (dyspareunia). Diagnosa banding : 1.Kehamilan ektopik : biasanya tidak ada demam.LED tidak meninggi dan lekositose tidak seberapa. Kalau tes kehamilan positif (GalliMainini) maka adnexitis dapat dikesampingkan tapi kalau negatif keduanya mungkin.2.Appendicitis : tempat nyeri tekan lebih tinggi (Mc. Burney). Terapi : - Istirahat, broadspectrum antibiotica dan corticosteroid. - Usus harus kosong. 3.ADNEXITIS KRONISAEtiologi Adnexitis kronis terjadi : a) Sebagai lanjutan dari adnexitis akut. b) Dari permulaansifatnya kronis seperti adnexitis tuberculosa. Gejala-gejala - Anamnetis telah menderitaadnexitis akut - Nyeri di perut bagian bawah : nyeri ini bertambah sebelum dan sewaktu haid.Kadang-kadang nyeri di pinggang atau waktu buang air besar - Dysmenorrhoe - Menorrhagi -Infertilitas Diagnosa Dengan toucher dapat teraba adnex tumor. Adnex tumor ini dapatberupa pyosalpinx atau hydrosalpinx. Karena perisalpingitis dapat terjadi perlekatan denganalat-alat sekitarnya. LED meninggi dan biasanya ada leko disebut salpingitis isthmica nodosadimana proses radang hanya nampak pada pars isthmica berupa tonjolan kecil yang dapatmenyerupai myoma. Adnexitis pada seorang virgo harus menimbulkan kecurigaan padaadnexitis tuberculosa. DD : Kalau adnex tumor bilateral maka diagnosa boleh dikatakan pasti.Adnex tumor yang unilateral harus dibedakan dari : - Appendicitis chronic - Kehamilanektopik yang terganggu (abortus tubair) Terapi : - Antibiotika dan istirahat - UKG - Kalautidak ada perbaikan dipertimbangkan terapi operatif. 4.TUMOR OVARIUM Berbagai jenistumor ovarium pada komplikasi kehamilan. Insidensi tumor pada kelainan sel yang terjadipada kelompok beberapa usia diketahui melalui pemeriksaan USG secara rutin selamakehamilan. Dari hasil kilas balik KAT 2 dan kawan-kawan tahun 1983 menemukan rata-ratainsidensi pada masa adneksal 1-200 kehamilan. Whitecar dan asosiasi (1999) melaporkan
 
insidensi pada 1300 kehamilan dengan tumor dilakukan laparotomi. Koonings dan rekankerja (1988) dilaporkan pada satu neoplasma adneksa pada setiap 197 persalinan sectiocaesarea. Kebanyakan tumor ovarium dan gangguan sel Whitecar danasosiasi (1999) menjelaskan 130 masa adneksal diagnosa selama kehamilan, 30% terutamagangguan sel 28% serous or mucinous cystadenomas, 13% korpus luteal dan 70% gangguansel lainnya. Manajemen Di awal kehamilan ovarium akan membesar, mengakibatkansuspeksi pada neoplasma. Ovarium berkurang 6 cm dari biasanya dan dari bentuk corpuslotium. Thornton and Wells (1987) melaporkan dari hasil USG pendekatan konservatif padamanajemen gangguan ovarium dapat berdasarkan pada karakteristik USG. Merekamerekomendasikan penelitian pada kehamilan diameternya meningkat 10 cm karenameningkatnya bahaya pada kanker dan membesarnya sel-sel pembesaran sel 5 cm ataukurang dapat dikesampingkan sendiri pembesaran sel harus diketahui jika memilikipendekatan pada pembesaran sel sederhana. Whiccer dan rekan kerja perhatian karenasetengah dari 41 wanita dengan pembesaran sel sederhana memiliki neoplasma. PATOLOGIKELAINAN OVARIUM Tumor ovarium merupakan entititas patologik yang sangatberagam. Keberagaman ini disebabkan oleh adanya tiga jenis sel yang membentuk ovariumnormal: epitel penutup (coelomic) permukaan yang multipoten, sel germinativum totipoten,dan sel stroma/ genjel seks yang multipoten. Disgerminoma merupakan tumor yang berasaldari germ cell, dapat menghasilkan alfa feto protein. Tumor ovarium kesan ganas inidicurigai disgerminoma jika pada makroskopisnya tampak tumor berwarna putih keabuandengan konsistensi pada seperti daging disertai area nekrosis dan perdarahan. Disgerminomaciri mikroskopisnya pada perbesaran lemah, tampak potongan jaringan tumor dengan sel2yang tersusun dalam lobulus/ sarang2/ lembaran2, dipisahkan trabekulai jaringan ikat. Pada jaringan ikat ini terdapat infiltrasi sel limfosit matang. Kemudian tampak sel tumor yangbesar, uniform, sitoplasma jernih dan luas karena mengandung bahan glikogen, inti bulat danbesar, anak inti jelas. Mucinous Cystadenoma Ovary dicurigai jika pada makroskopisnyatampak tumor berbentuk kista berwarna putih keabuan dengan permukaan luar yang halusdan multilokuler Mucinous Cystadenoma Ovary ciri mikroskopisnya tampak struktur dindingkista yang dilapisi sel epitel silindris, dengan inti terletak di basal, sitoplasma luas di atas(karena terdistensi bahan musin). Tampak pula lumen kelanjar berisi bahan amorf yangeosinofilik (kemerahan). Serous Cystadenoma Ovary dicurigai jika pada makroskopisnyatumor tampak berbentuk kista berwarna putih keabuan dengan permukaan luar dalam yanghalus, berdinding tipis dan transparan. Serous Cystadenocarcinoma Ovary dicurigai jika padamakroskopisnya tampak jaringan ovarium yang kistik,unilokuler, putih keabuan, permukaandalam/luar halus, dinding tipis dan transparan. Serous Cystadenocarcinoma Ovary cirimikroskopisnya tampak sel anaplastik dengan bentukan papil yang tumbuh invasiv ke dalamstroma dinding kista. (Benign) Mature Cystic Teratoma Ovarii atau Kista Dermoidmerupakan tumor yang berasal dari diferensiasi ectodermal dari sel yang totipoten. Kistadermoid sering diderita pada wanita selama masa reproduksi dengan keluhan benjolan diregio iliaca dekstra sebesar telur angsa, mobile, kenyal, dan tidak nyeri. Kista Dermoiddicurigai apabila pada makroskopis tampak bentukan kista(berongga), terdapat dermalplaque, terdapat rambut, lemak, dan jaringan lain. Mature Cystic Teratoma cirimikroskopisnya tampak tumor cystic, dinding dilapisi epitel squamous, di bawahnya adalapisan kulit (gld. Sebacea, rambut, sel lemak, dsb). Kadang-kadang ada struktur lain(cartilage, tulang, epitel squamous, folikel rambut, jaringan ikat) dengan komponen ektodermyang dominan. 5.PENYAKIT TUMOR OVARIUM KISTA Penyakit kista ovarium, mungkinsebagian di antara kita masih tabu apa sebenarnya yang di maksud dengan penyakit kistaovarium. Pengertian kista ovarium Kista adalah kantong berisi cairan, kista seperti balonberisi air, dapat tumbuh di mana saja dan jenisnya bermacam-macam. Kista yang berada didalam atau permukaan ovarium (indung telur) disebut kista ovarium atau tumor ovarium.
 
Etiologi Kista ovarium sering terjadi pada wanita di masa reproduksinya. Sebagian besarkista terbentuk karena perubahan kadar hormon yang terjadi selama siklus haid, produksi danpelepasan sel telur dari ovarium. Gejala-gejala Tumor Kista Ovarium Sebagian besar kistaovarium tidak menimbulkan gejala, atau hanya sedikit nyeri yang tidak berbahaya. Tetapiadapula kista yang berkembang menjadi besar dan menimpulkan nyeri yang tajam. Pemastianpenyakit tidak bisa dilihat dari gejala-gejala saja karena mungkin gejalanya mirip dengankeadaan lain seperti endometriosis, radang panggul, kehamilan ektopik (di luar rahim) ataukanker ovarium. Meski demikian, penting untuk memperhatikan setiap gejala atau perubahanditubuh Anda untuk mengetahui gejala mana yang mungkin kita rasakan diantaranya: - Perutterasa penuh, berat, kembung - Tekanan pada dubur dan kandung kemih (sulit buang airkecil) - Haid tidak teratur - Nyeri panggul yang menetap atau kambuhan yang dapatmenyebar ke punggung bawah dan paha. - Nyeri sanggama - Mual, ingin muntah, ataupengerasan payudara mirip seperti pada saat hamil. 6.SINDROM OVARIUM POLIKISTIK(SOPK) Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) merupakan kelainan endokrinopati yang palingbanyak dijumpai pada wanita usia reproduksi. Sindrom ini ditandai dengan kumpulanbeberapa gejala seperti gangguan haid, gangguan ovulasi, hiper androgenism dan gambaranovarium polikistik. Kurang lebih 60-70% wanita dengan berat badan lebih, dan 40-50%wanita dengan berat badan normal dapat menunjukkan gejala seperti tersebut diatas. Tentusaja hal ini menjadi terkait erat dengan kondisi infertilitas (gangguan kesuburan), terutamayang terkait dengan siklus yang tidak berovulasi. Sindrom ini juga memiliki kaitan eratdengan kondisi resistensi insulin. Tatalaksana SOPK dengan masalah gangguan kesuburanpertama adalah memperbaiki gaya hidup seperti berolahraga teratur, menciptakan berat badanyang ideal dan menjaga pola makan, kedua adalah menggunakan obat-obatan pemicukesuburan dan yang ketiga jika memang terdapat resistensi insulin dapat diberikan obat yang
dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Tindakan operatif “drilling” ovarium dengan
laparoskopi atau pembuatan bayi tabung merupakan upaya terakhir jika cara pengobatanlainnya tidak memberikan hasil yang memuaskan. Diagnosis Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) Gejala yang sering dikeluhkan penderita SOPK antara lain adalah siklus haid yangsering terlambat atau tidak datang haid untuk waktu yang lama. Disamping itu terdapat pulagejala lain yang terkait dengan hiperandrogenism seperti wajah yang mudah berjerawat atautumbuh rambut yang berlebihan pada tempat-tempat yang khas untuk pria, misal kumis, janggut, jambang, dada, perut, punggung dan sebagainya. Sindrom Ovarium Polikistik dengan gangguan kesuburan Kondisi gangguan ovulasi menyebabkan SOPK menjadi salahsatu penyebab dari gangguan kesuburan. Kondisi oligo/anovulasi dapat dikenali dari adanyaperubahan siklus haid. Jika siklus haid yang normal adalah berkisar antara 21-35 hari, makaperubahan siklus haid yang pada awalnya dikeluhkan oleh penderita SOPK ini adalah siklushaid yang jarang (melebihi 35 hari) atau bahkan tidak mendapat haid lebih daripada 3 bulan.Jika kondisi ini telah terjadi menahun maka keluhan gangguan haid lain yang akandikeluhkan adalaadanya siklus haid yang ireguler atau tidak teratur. Haid menjadi lama,kadang hanya bercak-bercak darah saja, dan kadang menjadi banyak . Kegemukan, resistensiinsulin dan gangguan kesuburan SOPK sering dikaitkan dengan adanya timbunan lemak tubuh yang berlebihan terutama di dalam rongga perut. Pasien yang memilki indeks massatubuh (IMT) lebih besar dari pada 25 kg/m2 atau lingkar perut yang lebih besar dari pada 80cm akan sangat berisiko untuk memiliki kelainan SOPK ini. Timbunan lemak yangberlebihan terutama di dalam rongga perut akan menimbulkan perubahan keseimbangan zat-zat kimiawi tertentu yang dapat mengakibatkan menurunnya sensitivitas insulin. Kadarinsulin menjadi lebih tinggi daripada normal. Kondisi hiperinsulin ini disebut dengan istilahresistensi insulin. Berdasarkan kriteria yang diteliti oleh dr. Muharam dan rekan, makakondisi resistensi insulin dapat ditegakkan jika dijumpai kadar insulin puasa lebih daripada10.1 ui/ml atau jika dijumpai nisbah glukosa puasa terhadap insulin puasa kurang daripada 10

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->